BI Perwakilan Papua Resmikan Kas Titipan di Nabire

akurat logo
Sudjarwo
Kamis, 14 September 2017 17:05 WIB
Share
 
BI Perwakilan Papua Resmikan Kas Titipan di Nabire
Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua, Joko Supratikto (kedua dari kiri) saat meresmikan Kantor Kas titipan di Kabupaten Nabire. . Foto: Istimewa

AKURAT.CO, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua baru saja meresmikan kas titipan di Kabupaten Nabire dan saat ini telah memiliki 9 kas titipan di Provinsi Papua, dimana sebelumnya kas titipan sudah berada di Kabupaten Merauke, Timika, Biak, Wamena, Sorong, Fakfak, Bintuni dan Serui.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua Joko Supratikto, Kamis (14/9) menjelaskan, bahwa kas titipan tersebut merupakan suatu layanan yang akan menghadirkan BI lebih dekat di seluruh daerah, dengan perantara dari bank-bank umum lainnya.

“Dengan adanya kas titipan BI di Kabupaten Nabire ini, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua kantor cabang Nabire, akan diberlakukan fungsinya sebagai pengelola Kas Titipan atau sebagai pengganti BI di Nabire dan juga akan memberikan pelayanan setoran, penarikan, maupun penukaran dari bank-bank umum lainnya, layaknya bertransaksi langsung dengan BI," ujar Joko dalam keterangan tertulisnya yang diterima Akurat.co di Jayapura Papua, Kamis (14/9).

Joko menjelaskan, dengan adanya Kas titipan tersebut, nantinya kualitas kelayakan uang yang beredar di Nabire dan sekitarnya diharapkan akan meningkat, sehingga masyarakat juga  dapat langsung menukarkan uang yang dimilikinya ke pecahan-pecahan yang dibutuhkan dan juga dapat mengganti uang-uang lusuh.

“Uang lusuh dan tidak layak edar dari transaksi perbankan tersebut, kami akan tahan di kas titipan untuk kemudian secara berkala ditukar dengan Uang layak edar dengan Uang Hasil Cetak Sempurna (HCS) oleh Bank Indonesia, dqn dengan adanya kas titipan itu, masyarakat di Nabire dan sekitarnya juga tidak perlu menunggu lama untuk menggunakan Uang Emisi 2016,“ jelasnya.

Menurutnya, kas titipan selain untuk mendukung pengelolaan atau sirkulasi uang rupiah, kehadiran kas titipan BI di Nabire merupakan suatu kebutuhan dan juga sebagai konsekuensi logis pembangunan ekonomi yang sedang berlangsung saat ini.

“Pertumbuhan Ekonomi di Nabire dan Paniai sebagian besar disumbangkan oleh sektor Pertanian, konstruksi, perdagangan dan pemerintahan. Hal tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, transaksi ekonomi yang diukur dari Produk Domestik Regional Bruto, atas dasar harga berlaku juga mengalami peningkatan yang cukup," ungkapnya.

Joko menambahkan, peningkatan nilai transaksi yang terjadi tersebut bersumber dari peningkatan aktivitas ekonomi, pertumbuhan ekonomi dan kenaikan harga secara keseluruhan atau terjadinya Inflasi.

“Secara alamiah, peningkatan pendapatan tersebut menyebabkan peningkatan kecenderungan konsumsi atau berbelanja masyarakat. Hal ini sekaligus mendorong kenaikan kebutuhan masyarakat akan uang. Baik tunai maupun nontunai," pungkasnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Disney Tugaskan Stephen Chbosky Menulis Film Prince Charming

Sabtu, 18 November 2017 11:41 WIB

Disney menugaskan Stephen Chbosky untuk menulis film baru 'Prince Charming'.


Aneh, Burung Misterius Hanya Menyerang Pesawat yang Ditumpangi Orang Kristen

Sabtu, 18 November 2017 11:40 WIB

Burung itu ingin menyerang langsung ke posisi pilot, dan berusaha membuat pesawat jatuh dan kecelakaan


Perubahan Cuaca yang Tidak Menentu Berpotensi Munculnya Wabah Penyakit Ini

Sabtu, 18 November 2017 11:39 WIB

Perubahan cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan beberapa macam penyakit.


Indonesia-Malaysia Gunakan Cara Scientific Tepis Tuduhan Uni Eropa Terkait Kelapa Sawit

Sabtu, 18 November 2017 11:39 WIB

Indonesia dan Malaysia berinisiatif untuk mendirikan yang kita sebut councel of palm Oil Produsing Countries.


Billy Reid Hadirkan Sunglasses ala Zaman Klasik

Sabtu, 18 November 2017 11:33 WIB

Brand ini mengeluarkan koleksi kacamata model terbaru yang menjanjikan penggunanya lebih percaya diri.


Buka Cabang Baru, Equity Finance Indonesia Bidik Pembiayaan Rp130 Miliar

Sabtu, 18 November 2017 11:33 WIB

Selama ini pembiayaan di Bali, lebih banyak diserap oleh sektor pariwisata mengingat Pulau Dewata merupakan daerah tujuan wisata.


Bukti Mencengangkan, Mobil Listrik Ternyata Tidak Selalu Ramah Lingkungan

Sabtu, 18 November 2017 11:32 WIB

Mobil listrik diklaim ramah lingkungan dan dianggap tidak mengeluarkan emisi penyebab polisi, Tapi...


Pemkab Gandeng Kementerian Kominfo Gelar Edukasi UMKM Go Online

Sabtu, 18 November 2017 11:32 WIB

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan program pemerintah menuju 8 juta UMKM.


108 Pemuda asal Maluku Utara Lulus Seleksi Masuk TNI

Sabtu, 18 November 2017 11:28 WIB

Selama sepekan lebih para peserta mengikuti karantina yang dipusatkan di Kompi Khusus Yonif RK 732/Banau


Berbahaya! Jangan Merokok di Depan Anak-Anak!

Sabtu, 18 November 2017 11:27 WIB

Rokok merupakan penyebab utama kanker. Sangat penting bagi keluarga untuk bekerja sama menjauhkan anak dari rokok.


Misi Rahasia Zuma SpaceX Ditunda Peluncurannya

Sabtu, 18 November 2017 11:25 WIB

Zuma adalah misi yang sifat dan badan di baliknya sangat mesterius.


Reaksi Mahfud MD terkait Rencana Pengacara Setnov Tuntut KPK ke Pengadilan HAM

Sabtu, 18 November 2017 11:19 WIB

Mahfud MD menilai pengacara Setya Novanto tak mengetahui fungsi dan tugas pengadilan HAM Internasional.


Puluhan UMKM Ramaikan Pekan Poros Maritim Berbasis Rempah

Sabtu, 18 November 2017 11:16 WIB

Dulu, Indonesia menjadi penghasil lada terbesar di dunia, tetapi sekarang Indonesia berada di urutan keempat.


Kini Anda Bisa Simpan dan Bagikan Stories di Instagram

Sabtu, 18 November 2017 11:12 WIB

Fitur-fitur ini akan tersedia bagi seluruh pengguna Instagram dalam beberapa minggu mendatang.


Dituduh Pindah Agama, Ini Jawaban Rina Nose

Sabtu, 18 November 2017 11:11 WIB

Rina Nose angkat bicara terhadap tuduhan yang dianggapnya sudah melewati batas.