LPS Mulai Turunkan Suku Bunga Penjaminan 25 Bps

akurat logo
Romys Binekasri
Kamis, 14 September 2017 15:55 WIB
Share
 
LPS Mulai Turunkan Suku Bunga Penjaminan 25 Bps
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Halim Alamsyah.. Foto: infobanknews.com

AKURAT.CO, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk menurunkan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam Rupiah sebesar 25 bps baik di bank umum maupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR). 

Sementara untuk tingkat bunga penjaminan untuk simpanan valuta asing (valuta asing) diputuskan tetap. Kebijakan ini diambil dalam rapat anggota komisioner periode September 2017. 

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah mengatakan, dengan penurunan ini maka tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam Rupiah di bank umum menjadi 6 persen dari periode sebelumnya 6,25 persen sedangkan untuk valas tetap sebesar 0,75 persen. 

"LPS telah memutuskan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam Rupiah dan valuta asing di bank umum serta simpanan dalam Rupiah di Bank Perkreditan Rakyat," ujarnya di Kawasan SCBD, Kamis (14/9). 

Halim menuturkan, tingkat bunga penjaminan untuk periode 15 September 2017 sampai dengan 15 Januari 2018 untuk simpanan dalam Rupiah di bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat turun sebesar 25 bps. "Sedangkan tingkat bunga penjaminan simpanan valuta asing tetap," imbuhnya. 

Sementara itu untuk tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam Rupiah di Bank Perkreditan Rakyat menjadi 8,5 persen dari periode sebelumnya 8,75 persen. 

Dia menjelaskan, penurunan tingkat bunga penjaminan LPS untuk simpanan dalam Rupiah, dengan pertimbangan terutama pada perkembangan suku bunga simpanan bank benchmark LPS yang menunjukkan penurunan mana suku bunga pasar dalam tren menurun yang terjadi sejak awal tahun 2017. 

"Suku bunga simpanan bank-bank yang dipantau oleh LPS secara rata-rata mengalaml penurunan sebesar 22 bps sejak awaI tahun," kata dia. 

Selain itu, Halim mengatakan pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia pada Agustus lalu, dengan menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps dari 4,75 persen menjadi 4,50 persen untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan, juga menjadi pertimbangan LPS dalam menurunkan tingkat bunga penjaminan. 

"Evaluasi terhadap kondisi likuiditas saat lni dan prospek hingga tiga bulan ke depan menunjukkan bahwa likuiditas perbankan masih berada dalam posisi yang memadai," kata dia. 

Sesuai ketentuan LPS, apabila suku bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi tingkat bunga penjaminan simpanan, maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin. 

Berkenaan dengan hal tersebut, bank diharuskan untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan. 

Sejalan dengan tujuan untuk melindungi nasabah dan memperluas cakupan tingkat bunga penjaminan, LPS menghimbau agar perbankan lebih memperhatikan ketentuan tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rangka penghimpunan dana. Dalam menjalankan usahanya, bank hendaknya memperhatikan kondisi likuiditas ke depan. 

Dengan demikian, bank diharapkan dapat mematuhi ketentuan pengelolaan likuiditas perekonomian oleh Bank Indonesia, serta pengaturan dan pengawasan perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan 

Anggota Dewan Komisioner merangkap Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan menuturkan, dalam menentukan suku bunga penjaminan LPS menggunakan metode backward looking. "Melihat kondisi suku bunga pasar dan deposito yang ada di 62 bank," kata Fauzi di kesempatan yang sama. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Perubahan Cuaca yang Tidak Menentu Berpotensi Munculnya Wabah Penyakit Ini

Sabtu, 18 November 2017 11:39 WIB

Perubahan cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan beberapa macam penyakit.


Indonesia-Malaysia Gunakan Cara Scientific Tepis Tuduhan Uni Eropa Terkait Kelapa Sawit

Sabtu, 18 November 2017 11:39 WIB

Indonesia dan Malaysia berinisiatif untuk mendirikan yang kita sebut councel of palm Oil Produsing Countries.


Billy Reid Hadirkan Sunglasses ala Zaman Klasik

Sabtu, 18 November 2017 11:33 WIB

Brand ini mengeluarkan koleksi kacamata model terbaru yang menjanjikan penggunanya lebih percaya diri.


Buka Cabang Baru, Equity Finance Indonesia Bidik Pembiayaan Rp130 Miliar

Sabtu, 18 November 2017 11:33 WIB

Selama ini pembiayaan di Bali, lebih banyak diserap oleh sektor pariwisata mengingat Pulau Dewata merupakan daerah tujuan wisata.


Bukti Mencengangkan, Mobil Listrik Ternyata Tidak Selalu Ramah Lingkungan

Sabtu, 18 November 2017 11:32 WIB

Mobil listrik diklaim ramah lingkungan dan dianggap tidak mengeluarkan emisi penyebab polisi, Tapi...


Pemkab Gandeng Kementerian Kominfo Gelar Edukasi UMKM Go Online

Sabtu, 18 November 2017 11:32 WIB

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan program pemerintah menuju 8 juta UMKM.


108 Pemuda asal Maluku Utara Lulus Seleksi Masuk TNI

Sabtu, 18 November 2017 11:28 WIB

Selama sepekan lebih para peserta mengikuti karantina yang dipusatkan di Kompi Khusus Yonif RK 732/Banau


Berbahaya! Jangan Merokok di Depan Anak-Anak!

Sabtu, 18 November 2017 11:27 WIB

Rokok merupakan penyebab utama kanker. Sangat penting bagi keluarga untuk bekerja sama menjauhkan anak dari rokok.


Misi Rahasia Zuma SpaceX Ditunda Peluncurannya

Sabtu, 18 November 2017 11:25 WIB

Zuma adalah misi yang sifat dan badan di baliknya sangat mesterius.


Reaksi Mahfud MD terkait Rencana Pengacara Setnov Tuntut KPK ke Pengadilan HAM

Sabtu, 18 November 2017 11:19 WIB

Mahfud MD menilai pengacara Setya Novanto tak mengetahui fungsi dan tugas pengadilan HAM Internasional.


Puluhan UMKM Ramaikan Pekan Poros Maritim Berbasis Rempah

Sabtu, 18 November 2017 11:16 WIB

Dulu, Indonesia menjadi penghasil lada terbesar di dunia, tetapi sekarang Indonesia berada di urutan keempat.


Kini Anda Bisa Simpan dan Bagikan Stories di Instagram

Sabtu, 18 November 2017 11:12 WIB

Fitur-fitur ini akan tersedia bagi seluruh pengguna Instagram dalam beberapa minggu mendatang.


Dituduh Pindah Agama, Ini Jawaban Rina Nose

Sabtu, 18 November 2017 11:11 WIB

Rina Nose angkat bicara terhadap tuduhan yang dianggapnya sudah melewati batas.


Heboh, Burung Misterius Serang Pesawat British Airways Hingga Mendarat Darurat

Sabtu, 18 November 2017 11:09 WIB

Pendeta Kristen menyebut peristiwa tersebut sebagai serangan 'Setan dalam Bentuk Burung'


Rapper Gary Sambut Anak Pertama Lewat Cara Ini

Sabtu, 18 November 2017 11:05 WIB

Kabar bahagia datang dari Rapper asal Korea Selatan Gary dan sang istri baru saja menyambut anak pertamanya.