Investor Panik, IHSG Merosot Berkelanjutan

akurat logo
Prabawati Sriningrum
Kamis, 14 September 2017 06:42 WIB
Share
 
Investor Panik, IHSG Merosot Berkelanjutan
Ilustrasi : Pergerakan Saham . Ilustrasi : Akurat.co/ Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada kisaran level support pertama dan kedua berada pada level 5.830.536 dan 5.815.399. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5.871.313 dan 5.896.893.

Terdapat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya peluang rebound pada pergerakan indeks saham.

Berita negatif yang menerpa sub-sektor konstruksi dengan pelemahan dalam WSKT, setelah mengurungkan niatnya melakukan divestasi sejumlah ruas tol nya dan akan adanya pengaturan dari pemerintah. Terkait harga acuan batubara untuk memenuhi kebutuhan PLN membuat sektor properti dan pertambangan mengalami pelemahan dan menjadi pemberat laju IHSG di pertengahan pekan ini.

" Pelaku pasar terlalu panik dan memilih keluar pasar.Aksi jual pun tak terelakan," ujar Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (14/9).

Minimnya sentimen yang dapat dianggap positif dari dalam negeri membuat IHSG rentan terkena aksi jual. Belum lagi imbas dari kembali melemahnya Rupiah dan masih berlanjutnya aksi jual asing.

" Sehingga membuat IHSG tertancap di zona merah," imbuhnya.

Terpantau asing mencatatkan nett sell Rp480,04 miliar dari sebelumnya nett sell Rp399,54 miliar. Penurunan yang terjadi telah membuka peluang pelemahan lanjutan seiring maraknya sentimen negatif. Meski di pertengahan sesi kedua aksi beli mulai ada dan membatasi pelemahan lebih dalam namun, tetap cermati cermati berbagai sentimen dan antisipasi sentimen. Baik dari pergerakan Rupiah maupun hal lainnya.

" Terutama dari berita-berita sektoral dan emiten, yang dapat membuat arah IHSG kembali bervariatif melemah," tambahnya.

Adapun sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain :

- ANTM, Daily (670) (RoE: -5.63%; PER: -16.33x; PBV: 0.92x; Beta: 0.52).

ANTM ditutup melemah di level 670 pada 13 September 2017. Terdapat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 660 –670,dengan target harga secara bertahap di level 710, 755 dan 790.

- GGRM, Daily (65575) (RoE: 15.95%; PER: 20.04x; PBV: 3.24x; Beta: 0.57).

GGRM ditutup stagnan di level 65575 pada 13 September 2017. Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 65275 –65575,dengan target harga secara bertahap di level 69050 dan 74200.

- PPRO, Daily (206) (RoE: 6.76%; PER: 39.23x; PBV: 2.65x; Beta: N/A).

PPRO ditutup menguat di level 206 pada 13 September 2017. Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 202 –206,dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 224, 256 dan 266.

- PTPP, Daily (2520) (RoE: 9.55%; PER: 13.86x; PBV: 1.32x; Beta: 1.5).

PTPP ditutup melemah di level 2520 pada 13 September 2017. Adapun indikator RSI menunjukkan jenuh jual. Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 2450 –2500,dengan target harga secara bertahap di level 2750 dan 3000.

- TLKM, Daily (4690) (RoE: 22.40%; PER: 19.61x; PBV: 4.39x; Beta: 0.9).

TLKM ditutup melemah di level 4690 pada 13 September 2017. Adapun target harga pada level 4730 berhasil tercapai. Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola white opening bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 4660 –4690,dengan target harga secara bertahap di level 4730, 4870 dan 4970.

- WTON, Daily (560) (10.49%; PER: 17.95x; PBV: 1.88x; Beta: 1.99).

WTON ditutup melemah di level 560 pada pada 13 September 2017. Adapun target harga pada level 580 berhasil tercapai. Saat ini, terdapat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 550 -560,dengan target harga secara bertahap di level 600, 610, 630 dan 700.[]


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Apartemen Cimanggis City Bisa Dicicil Rp2 Juta per Bulan

Sabtu, 18 November 2017 11:46 WIB

Besaran DP pun bisa berkurang melihat kemampuan dari calon pembeli dan mempertimbangkan hal lainnya.


Ribuan Warga Muhammadiyah Peringati Milad ke-105 di Surabaya

Sabtu, 18 November 2017 11:46 WIB

Peringatan milad Muhammadiyah di Tugu Pahlawan Surabaya diharapkan memberi spirit dalam pergerakan Muhammadiyah.


Disney Tugaskan Stephen Chbosky Menulis Film Prince Charming

Sabtu, 18 November 2017 11:41 WIB

Disney menugaskan Stephen Chbosky untuk menulis film baru 'Prince Charming'.


Aneh, Burung Misterius Hanya Menyerang Pesawat yang Ditumpangi Orang Kristen

Sabtu, 18 November 2017 11:40 WIB

Burung itu ingin menyerang langsung ke posisi pilot, dan berusaha membuat pesawat jatuh dan kecelakaan


Perubahan Cuaca yang Tidak Menentu Berpotensi Munculnya Wabah Penyakit Ini

Sabtu, 18 November 2017 11:39 WIB

Perubahan cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan beberapa macam penyakit.


Indonesia-Malaysia Gunakan Cara Scientific Tepis Tuduhan Uni Eropa Terkait Kelapa Sawit

Sabtu, 18 November 2017 11:39 WIB

Indonesia dan Malaysia berinisiatif untuk mendirikan yang kita sebut councel of palm Oil Produsing Countries.


Billy Reid Hadirkan Sunglasses ala Zaman Klasik

Sabtu, 18 November 2017 11:33 WIB

Brand ini mengeluarkan koleksi kacamata model terbaru yang menjanjikan penggunanya lebih percaya diri.


Buka Cabang Baru, Equity Finance Indonesia Bidik Pembiayaan Rp130 Miliar

Sabtu, 18 November 2017 11:33 WIB

Selama ini pembiayaan di Bali, lebih banyak diserap oleh sektor pariwisata mengingat Pulau Dewata merupakan daerah tujuan wisata.


Bukti Mencengangkan, Mobil Listrik Ternyata Tidak Selalu Ramah Lingkungan

Sabtu, 18 November 2017 11:32 WIB

Mobil listrik diklaim ramah lingkungan dan dianggap tidak mengeluarkan emisi penyebab polisi, Tapi...


Pemkab Gandeng Kementerian Kominfo Gelar Edukasi UMKM Go Online

Sabtu, 18 November 2017 11:32 WIB

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan program pemerintah menuju 8 juta UMKM.


108 Pemuda asal Maluku Utara Lulus Seleksi Masuk TNI

Sabtu, 18 November 2017 11:28 WIB

Selama sepekan lebih para peserta mengikuti karantina yang dipusatkan di Kompi Khusus Yonif RK 732/Banau


Berbahaya! Jangan Merokok di Depan Anak-Anak!

Sabtu, 18 November 2017 11:27 WIB

Rokok merupakan penyebab utama kanker. Sangat penting bagi keluarga untuk bekerja sama menjauhkan anak dari rokok.


Misi Rahasia Zuma SpaceX Ditunda Peluncurannya

Sabtu, 18 November 2017 11:25 WIB

Zuma adalah misi yang sifat dan badan di baliknya sangat mesterius.


Reaksi Mahfud MD terkait Rencana Pengacara Setnov Tuntut KPK ke Pengadilan HAM

Sabtu, 18 November 2017 11:19 WIB

Mahfud MD menilai pengacara Setya Novanto tak mengetahui fungsi dan tugas pengadilan HAM Internasional.


Puluhan UMKM Ramaikan Pekan Poros Maritim Berbasis Rempah

Sabtu, 18 November 2017 11:16 WIB

Dulu, Indonesia menjadi penghasil lada terbesar di dunia, tetapi sekarang Indonesia berada di urutan keempat.