Perekonomian Indonesia Kurang Darah dan Lesu Tiada Energi

akurat logo
Denny Iswanto
Rabu, 13 September 2017 16:13 WIB
Share
 
Perekonomian Indonesia Kurang Darah dan Lesu Tiada Energi
Pengamat Ekonomi Senior Faisal Basri (tengah) saat menghadiri forum Kafe BCA ke-7, yang diadakan di Breakout Area Menara BCA pada Rabu (13/9). . Foto: AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO, Pengamat Ekonomi Senior Faisal Basri mengatakan bahwa perekonomian Indonesia saat ini semakin loyo.

"Bisa kita lihat pertumbuhan ekonomi Indonesia memang pernah mencapai 7% tapi saat ini terus turun dan masih di angka 4%. Kondisi ekonomi kita sekarang seperti lesu darah, kurang energi," kata Faisal Basri saat ditemui di Menara BCA Jakarta, Rabu (13/9).

Dia mengatakan bahwa ekonomi Indonesia telah tertinggal dari negara-negara yang lain meskipun menjadi negara yang termasuk dalam 16 besar negara yang mempunyai Produk Domestik Bruto yang sangat besar (Negara G20).

"Kita start di level yang sama tapi kok makin melambat ekonomi kita pada saat pendapatan perkapita masih di USD 5.000. Kalau melandai pas sudah kaya masyarakatnya sih tidak apa-apa, nah ini masih kere begini sudah melambat," tegas dia.

Faisal Basri mengatakan bahwa loyonya perekonomian ini dikarenakan sektor keuangan khususnya kredit yang belum berkembang atau tumbuh tinggi dikarenakan banyak masyarakat yang belum teredukasi mengenai lembaga keuangan.

"Ibarat tabungan dan kredit ini adalah sistem jantung di dalam tubuh. Dana yang dihimpun sangat sedikit sehingga darah yang Indonesia sedot ya sedikit dan memompanya juga sedikit (penyaluran kredit). Sehingga perekonomian lesu atau tubuh jadi lesu. Lihat data saja deh, inklusi keuangan hanya 36,1% sedangkan negara lain sudah luar biasa tinggi," kata dia.

Saat disinggung mengenai tanggapan dirinya mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi kedepan di akhir tahun 2017 dan di 2018 Faisal Basri mengaku malas untuk membahasnya lagi.

"Saya sudah malas membahas itu, saya sudah sampaikan semua, coba saja liat prediksi saya sesuai tulisan saya di blog. Saya sudah tidak mau berbicara mengenai itu lagi. Tapi kalau kalian memang ingin tahu di akhir 2017 ini ekonomi hanya akan tumbuh 5% dan masih di dominasi oleh konsumsi," tutup dia. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

GMT Institute Beri Pelatihan kepada Lembaga Manajemen Aset Negara

Jumat, 24 November 2017 23:54 WIB

GMT Institute sebagai lembaga yang khusus memberikan pelatihan praktis di bidang manajemen properti bagi pengembang.


Din Syamsuddin 'Tersanjung' Pengakuan Tokoh Buddha Tentang Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:48 WIB

Din Syamsuddin mengungkapkan kesaksian dua tokoh agama dari Jepang bahwa Pancasila bisa menjadi contoh bagi dunia.


Indonesia Harus Bangga dengan Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:41 WIB

Indonesia sepatutnya bangga dengan ideologi pancasila yang mampu merekat semua suku dan etnis yang berlatar belakang berbeda.


Setnov Masih Jabat Ketum, CSIS: Elektabilitas Golkar Pasti Menurun

Jumat, 24 November 2017 23:37 WIB

J. Kristiadi, menilai bahwa elektabilitas Partai Golkar akan terus menurun jika Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua Umum.


PAN Tidak Setuju Pergantian Ketua DPR Tunggu Putusan Praperadilan

Jumat, 24 November 2017 23:29 WIB

PAN minta pergantian Ketua DPR demi menyelamatkan aspirasi warga Indonesia


'Indiana Joan' Asal Australia Dituduh Menjarah Makam Kuno Timur Tengah

Jumat, 24 November 2017 23:22 WIB

Joan Howard, menjadi sasaran kemarahan internasional terkait koleksinya berupa artefak-artefak Timur Tengah yang jumlahnya sangat banyak.


Siapakah Aktor Intelektual dari Persoalan Golkar Setelah Setnov Jadi Tersangka dan Ditahan?

Jumat, 24 November 2017 23:15 WIB

Dave Laksono enggan menjelaskan siapa aktor intelektual dibelakangnya yang membuat permasalahan partai Golkar seperti saat ini.



Kompetisi Robotik, Upaya Mengangkat Daya Saing dan Marwah Madrasah

Jumat, 24 November 2017 23:04 WIB

Tujuan kompetisi ini untuk mempromosikan bahwa pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pendidikan dasar madrasah, tidak anti pada teknologi


Teror Bom di Mesir, Ini Penjelasan Resmi KBRI Mesir

Jumat, 24 November 2017 23:03 WIB

Serangan bom terjadi pada saat pelaksanaan salat Jumat, 24 November 2017.


Pelatih PSG Ingin Mbappe Sakiti Sang Mantan

Jumat, 24 November 2017 23:02 WIB

Ini akan menjadi kali pertama Mbappe jumpa AS Monaco


Korban Teror Bom Mesir Bertambah Jadi 235 Tewas

Jumat, 24 November 2017 23:00 WIB

Korban tewas bom Mesir terus bertambah.


Conte Tak Mau Salah Menilai Salah

Jumat, 24 November 2017 22:49 WIB

Conte menilai Salah pemain yang sempurna


RAPBD 2018 DKI 'Bengkak', Sandi: Itu Rezim Ahok-Djarot

Jumat, 24 November 2017 22:39 WIB

Sandiaga menyebut bahwa yang memasukan anggaran tersebut adalah Gubernur sebelumnya.


Jelang Kejurnas, Sejumlah Atlet Bulutangkis Punya Berbagai Kendala

Jumat, 24 November 2017 22:24 WIB

Salah satunya persiapan yang mepet