Varian Kopi Nusantara

Naturalnya Aroma Pisang di Kopi Argopuro

akurat logo
Rizal Mahmuddhin
Rabu, 13 September 2017 11:58 WIB
Share
 
Naturalnya Aroma Pisang di Kopi Argopuro
Ahmad Muhisin, pengusaha kopi yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Wali Murid Sabda Ria Nada (Pokmas Walidah) asal Desa Tlogosari, Sumbermalang, Situbondo, Jawa Timur dalam pameran kopi di Pantai Indah Kapuk Jakarta, Sabtu (9/9).. Foto: AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Kopi adalah tiang besar konstruksi sosial. Begitu bunyi kalimat yang tertoreh di salah satu stand dalam pagelaran Jakarta Coffee Week pada akhir pekan lalu. Sepertinya tak keliru, sebab ajang tahunan tersebut nyatanya mampu mempertemukan banyak golongan dari berbagai daerah yang meski berbeda-beda, namun memiliki satu cinta dan cita yang sama yakni berupaya mengangkat salah satu komoditi prospektif di republik ini, kopi.

Pagelaran yang tak hanya diperuntukan sebagai ajang berkompetisi unjuk kebolehan, Pameran Pasar Kopi juga sebagai media untuk bisa saling mengenal lebih dekat kopi-kopi dari segala penjuru Nusantara.

Diantara para pegiat kopi yang terlibat dalam ajang tersebut, turut hadir Ahmad Muhisin, pengusaha kopi yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Wali Murid Sabda Ria Nada (Pokmas Walidah) asal Desa Tlogosari, Sumbermalang, Situbondo, Jawa Timur, yang sengaja datang untuk dapat memperkenalkan produk kopi daerahnya. Argopuro Coffee.

Ahmad menuturkan, kelebihan produknya terletak pada rasa kopi yang memiliki aroma pisang, terutama dari proses natural.

"Yang proses natural kita punya karakter pisang, rasa pisang, aroma pisang, dari beberapa roaster yang pernah pakai, mereka bilang yang keluar itu aroma pisang," ujarnya pada Akurat.co.

Ia mengatakan, di Argopuro kopi sudah ditanam sejak tahun 2012, namun proses pascapanen baru dimulai sekitar dua tahun lalu. Dalam proses tanam, petani kopi Argopuro masih mengunakan pupuk organik.

"Dengan menggunakan pupuk organik masih tercukupi pemenuhan nutrisi untuk tanamannya, bahkan tanpa dipupuk sudah bisa tumbuh sebenarnya," imbuhnya.

Terkait pemasaran, Ahmad mengatakan kopi Argopuro sudah tersebar di seluruh kota-kota besar yang ada di Indonesia. Sementara untuk pasar luar negeri, kopi Argopuro belum bisa melakukan ekspor.

Dia menerangkan, hal tersebut belum bisa dilakukan sebab saat ini pihaknya masih ingin memfokuskan diri untuk bisa memenuhi pangsa pasar di dalam negeri terlebih dulu.

"Kita sih, mending di dalam negeri dulu, sebab pasar dalam negeri masih punya potensi, yang penting orang Indonesia dulu mesti tahu bahwa kopinya itu enak," katanya seraya tersenyum.

Terkait jumlah produksi, dalam setahun Argopuro Coffee rata-rata bisa menghasilkan biji kopi berkisar di angka 10 ton. Sementara omzet perbulan bisa mencapai Rp10 juta.

Dalam proses pascapanen, Ahmad lebih banyak memberdayakan para ibu-ibu di daerahnya. Hal itu dilakukan agar mereka lebih produktif sehingga bisa membantu keluarga dalam mendorong tingkat kesejahteraan rumah tangga.

"Pekerja di proses sertasi ada 20 orang, di penggilingan ada 10 orang, kemudian melibatkan 20 orang petani," tuturnya.

Disinggung soal kendala, Ahmad mengungkapkan tantangan terbesar yang sering ditemui pihaknya yakni terkait menjaga konsistensi kualitas produksi, sebab rata-rata petani di daerahnya masih belum benar-benar teredukasi dengan baik, terutama pada proses petik yang sebenarnya amat menentukan mutu biji kopi.

"Menjaga kualitas kopi itu tantangannya, sebab kalau kita sudah dikenal sama orang enak, harus terus dijaga kualitasnya. Selain itu kami terus berupaya meningkatkan jumlah produksi, mengingat skala usaha kami saat ini masih kecil," terang Ahmad.

Untuk meningkatkan jumlah produksi, kedepan ia bakal memperluas lokasi tanaman kopi sehingga kapasitasnya bisa naik.

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan harapannya pada pemerintah, agar mau melihat dan lebih tergerak untuk mendorong peningkatan industri kopi.

"Harapan saya Pemerintah bisa lebih melihat potensi kopi kita, bukan hanya di Argopuro tapi juga di daerah-daerah lain seluruhnya, kopi kita punya potensi yang bagus dan punya karakter yang khas ditiap-tiap daerah. Kalau Pemerintah mau serius ikut terlibat, sebenarnya akan lebih cepat pertumbuhan industri kopi itu sendiri," tuturnya.

Ahmad melanjutkan, "Dan untuk pemain baru tidak usah terburu-buru untuk mengekspor kopinya. Karena harga dalam negeri pun jauh lebih bagus sebenarnya meskipun belinya dalam kuantitas kecil, tapi harga yang ditawarkan cafeshop itu lebih bagus." []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Apartemen Cimanggis City Bisa Dicicil Rp2 Juta per Bulan

Sabtu, 18 November 2017 11:46 WIB

Besaran DP pun bisa berkurang melihat kemampuan dari calon pembeli dan mempertimbangkan hal lainnya.


Ribuan Warga Muhammadiyah Peringati Milad ke-105 di Surabaya

Sabtu, 18 November 2017 11:46 WIB

Peringatan milad Muhammadiyah di Tugu Pahlawan Surabaya diharapkan memberi spirit dalam pergerakan Muhammadiyah.


Disney Tugaskan Stephen Chbosky Menulis Film Prince Charming

Sabtu, 18 November 2017 11:41 WIB

Disney menugaskan Stephen Chbosky untuk menulis film baru 'Prince Charming'.


Aneh, Burung Misterius Hanya Menyerang Pesawat yang Ditumpangi Orang Kristen

Sabtu, 18 November 2017 11:40 WIB

Burung itu ingin menyerang langsung ke posisi pilot, dan berusaha membuat pesawat jatuh dan kecelakaan


Perubahan Cuaca yang Tidak Menentu Berpotensi Munculnya Wabah Penyakit Ini

Sabtu, 18 November 2017 11:39 WIB

Perubahan cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan beberapa macam penyakit.


Indonesia-Malaysia Gunakan Cara Scientific Tepis Tuduhan Uni Eropa Terkait Kelapa Sawit

Sabtu, 18 November 2017 11:39 WIB

Indonesia dan Malaysia berinisiatif untuk mendirikan yang kita sebut councel of palm Oil Produsing Countries.


Billy Reid Hadirkan Sunglasses ala Zaman Klasik

Sabtu, 18 November 2017 11:33 WIB

Brand ini mengeluarkan koleksi kacamata model terbaru yang menjanjikan penggunanya lebih percaya diri.


Buka Cabang Baru, Equity Finance Indonesia Bidik Pembiayaan Rp130 Miliar

Sabtu, 18 November 2017 11:33 WIB

Selama ini pembiayaan di Bali, lebih banyak diserap oleh sektor pariwisata mengingat Pulau Dewata merupakan daerah tujuan wisata.


Bukti Mencengangkan, Mobil Listrik Ternyata Tidak Selalu Ramah Lingkungan

Sabtu, 18 November 2017 11:32 WIB

Mobil listrik diklaim ramah lingkungan dan dianggap tidak mengeluarkan emisi penyebab polisi, Tapi...


Pemkab Gandeng Kementerian Kominfo Gelar Edukasi UMKM Go Online

Sabtu, 18 November 2017 11:32 WIB

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan program pemerintah menuju 8 juta UMKM.


108 Pemuda asal Maluku Utara Lulus Seleksi Masuk TNI

Sabtu, 18 November 2017 11:28 WIB

Selama sepekan lebih para peserta mengikuti karantina yang dipusatkan di Kompi Khusus Yonif RK 732/Banau


Berbahaya! Jangan Merokok di Depan Anak-Anak!

Sabtu, 18 November 2017 11:27 WIB

Rokok merupakan penyebab utama kanker. Sangat penting bagi keluarga untuk bekerja sama menjauhkan anak dari rokok.


Misi Rahasia Zuma SpaceX Ditunda Peluncurannya

Sabtu, 18 November 2017 11:25 WIB

Zuma adalah misi yang sifat dan badan di baliknya sangat mesterius.


Reaksi Mahfud MD terkait Rencana Pengacara Setnov Tuntut KPK ke Pengadilan HAM

Sabtu, 18 November 2017 11:19 WIB

Mahfud MD menilai pengacara Setya Novanto tak mengetahui fungsi dan tugas pengadilan HAM Internasional.


Puluhan UMKM Ramaikan Pekan Poros Maritim Berbasis Rempah

Sabtu, 18 November 2017 11:16 WIB

Dulu, Indonesia menjadi penghasil lada terbesar di dunia, tetapi sekarang Indonesia berada di urutan keempat.