USD Kembali Menguat, Rupiah Rawan Terjun

akurat logo
Prabawati Sriningrum
Rabu, 13 September 2017 06:15 WIB
Share
 
USD Kembali Menguat, Rupiah Rawan Terjun
Ilustrasi : Rupiah . Ilustrasi : Akurat.co/ Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Pergerakan nilai tukar Rupiah diperkirakan akan berada pada kisaran level support 13.210 dan resisten 13.090. Pergerakan USD yang mulai menguat seperti diperkirakan sebelumnya mulai menghambat potensi kenaikan Rupiah.

Terapresiasinya Rupiah hingga mencapai level tertingginya membuat pelaku pasar melepas posisi. Sementara pergerakan USD yang cenderung melemah dimanfaatkan pelaku pasar untuk masuk ke mata uang tersebut.

Kenaikan USD seiring dengan turunnya permintaan atas aset-aset valas safe haven lainnya antara lain JPY, EUR, dan SWF. Setelah kekhawatiran atas imbas badai Irma dan kondisi di Korea Utara kian mereda. Adanya komentar dari PBoC yang berencana untuk memangkas persyaratan cadangan guna lembaga keuangan yang menyelesaikan posisi forward valas Yuan.

" Membuat mata uang tersebut terdepresiasi dan membuat USD menguat sehingga berimbas pada melemahnya Rupiah," kata Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (13/9).

Kenaikan Rupiah yang masih bertahan naik secara tren memberikan peluang terjadinya penguatan lanjutan. Akan tetapi, adanya pemberitaan bahwa Bank sentral Tiongkok, PBoC, yang berencana untuk memangkas persyaratan cadangan, guna lembaga keuangan yang menyelesaikan posisi forward valas Yuan dapat berimbas pada meningkatnya nilai USD terhadap Yuan.

" Jika kondisi ini terjadi maka pergerakan mata uang Asia dapat terimbas pembalikan arah melemah," imbuhnya.

Pelemahan yang terjadi dapat dikatakan masih cukup wajar mengingat penguatan yang cukup signifikan dalam beberapa hari sebelumnya. Tren penguatan pun masih tampak terlihat.

Meski demikian, mulai adanya kenaikan USD dapat kembali menghambat potensi penguatan Rupiah selanjutnya. Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan Rupiah kembali variatif maupun berbalik arah melemah.

" Diperkirakan Rupiah nantinya bakal bergerak pada kisaran support 13.227 dan resisten 13.150," pungkasnya.[]


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Anji Ungkap Bidadari yang Membawanya Menang AMI Awards 2017

Sabtu, 18 November 2017 09:16 WIB

Bentuk kebahagiaan dari kemenangannya di AMI Awards itu dicurahkan Anji melalui akun instagram pribadinya.


Kemajuan Reformasi Pajak Tak Jelas, Dolar AS Melemah

Sabtu, 18 November 2017 09:15 WIB

Dolar AS tertekan karena para investor masih khawatir bahwa rencana reformasi perpajakan tersebut tidak dapat dicapai


Kebakaran Melanda Kawasan Kalianyar Jakarta Barat

Sabtu, 18 November 2017 09:11 WIB

Kebakaran terjadi tepatnya di depan stasiun pos Duri yang tengah dibangun


Pemilik Restoran Ini dapat 'Hadiah' Dari SongSongCouple

Sabtu, 18 November 2017 09:10 WIB

Seorang pemilik restoran kedatangan Song Hye Kyo dan Song Joong Ki di restorannya dan ia pun mendapatkan.........kira-kira dapat apa yaa?


5 Makanan Ini Bikin Hangat di Musim Hujan

Sabtu, 18 November 2017 09:05 WIB

Kira-kira makanan apa saja yaaa yang bisa menghangatkan tubuh saat musim hujan? Yuk intip kulinernya.


Reformasi Perpajakan AS Masih Dibahas, Bursa Saham Wall Street Tertekan

Sabtu, 18 November 2017 09:04 WIB

rancangan undang-undang reformasi pajak AS tekan bursa saham Wall Street


8 Wanita Tuding Eks Presiden AS George HW Bush Lakukan Pelecehan

Sabtu, 18 November 2017 08:59 WIB

Para wanita yang mengaku menjadi korban pelecehan Bush senior memiliki kemiripan kasus.


Memasuki Hari Kelima, Banjir Pedalaman Sungai Lahei Terus Meluas

Sabtu, 18 November 2017 08:55 WIB

Untuk sementara nilai kerugian dan korban harta benda masih belum diketahui


Bursa Saham Spanyol Anjlok

Sabtu, 18 November 2017 08:43 WIB

Sebanyak 31 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mencatat kerugian


Saham-Saham Inggris Berakhir Melemah

Sabtu, 18 November 2017 08:37 WIB

perusahaan air Inggris United Utilities Group mencatat kerugian paling besar (top loser)


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Sabtu, 18 November 2017 08:35 WIB

KPU memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Saham-Saham Jerman Terjun Payung

Sabtu, 18 November 2017 08:33 WIB

Perusahaan perawatan kesehatan Eropa, Fresenius SE, mengalami kerugian paling besar (top loser)


Bursa Saham Prancis Parkir di Zona Merah

Sabtu, 18 November 2017 08:29 WIB

Produsen kendaraan Prancis Peugeot jatuh 2,79 persen, merupakan pencetak penurunan terbesar (top loser)


Ke Pasar Pakai Daster, Sarwendah Tuai Pujian

Sabtu, 18 November 2017 08:23 WIB

Gunakan daster, Sarwendah dipuji warganet


Warga Papua Serahkan Senjata Dan Ratusan Butir Amunisi Kepada Aparat

Sabtu, 18 November 2017 07:43 WIB

Danrem 172/PWY mengapresiasi tindakan tokoh masyarakat Distrik Muaratami Papua yang menyerahkan tujuh pucuk senjata dan 170-an amunisi