Jangan Tergoda Pertemanan, APIP Harus Jaga Integritas Negara

akurat logo
Denny Iswanto
Selasa, 12 September 2017 14:35 WIB
Share
 
Jangan Tergoda Pertemanan, APIP Harus Jaga Integritas Negara
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan pers kepada para awak media di gedung Dhanapala, Kemenkeu Jakarta, Selasa (12/9). . Foto: AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) ‎agar tidak tergoda dengan bujukan dari nilai pertemanan dalam mengawasi setiap kementerian, lembaga, dan daerah, dalam menjalankan tugasnya terutama untuk mengawal penerimaan negara.

"Karena tugas pengawasan ini bernilai sangat tinggi karena bisa menjaga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, sehingga tidak mencoreng integritas yang dibangun Indonesia," ujar dia saat ditemui di acara Rakernas APIP di gedung Dhanapala Kemenkeu Jakarta, Selasa (12/9).

Menurut Sri Mulyani, manusia pada dasarnya sangat mudah jatuh dalam godaan, sehingga diperlukan pengawasan disetiap penerimaan negara agar tidak ada penyelewengan yang di luar sistem.

"Ini tugas yang sulit dari APIP karena begitu ada di dalam, teman-temannya yang diawasi akan mengatakan sesama teman kok begitu, kita kan dulu sama-sama, satu sekolah, satu kamar, masa kamu sekarang ngawasi saya kayak gitu sudah lah kita kan teman‎," tutur Sri Mulyani memberikan contoh yang berkembang saat ini di semua Kementerian, Lembaga dan pemerintah daerah.

Dirinya menilai budaya seperti itu sangat beracun dan berbahaya bagi negara Indonesia karena menyampingkan integritas dari para pejabat ataupun personal dari masing-masing instansi.

"‎APIP adalah suatu profesi dan fungsi yang luar biasa, saya dukung untuk berfungsi baik karena saya percaya bahwa suatu negara hanya akan besar, salah satunya indikatornya adalah efektifitas (pemasukan dan pengeluaran digunakan dengan baik) dari diri sendiri," tegas dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, masyarakat akan bersenang diri dan percaya dalam membayar pajak jika ada hal yang diterimanya.

"Baik dari pelayanan maupun bentuk yang lainnya yang dapat dirasakan dan bermanfaat untuk masyarakat. Masyarakat percaya dengan membayar pajak, nantinya akan mendapatkan pendidikan yang semakin baik, kesehatan yang semakin bagus, perlindungan dan kesejahteraan. Itu adalah perasaan yang sangat-sangat mahal dan penting harus kita perjuangkan. Sehingga akan muncul keadilan sosial, negara yang berdaulat, adil dan makmur," pungkasnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pergantian Setya Novanto Hanya Menunggu Waktu, Agar Tidak Ditinggal Pemilih

Sabtu, 25 November 2017 00:07 WIB

Pangi Syarwi Chaniago mengatakan bahwa ?pergantian Setya Novanto sebagai Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar hanya menunggu waktu.


GMT Institute Beri Pelatihan kepada Lembaga Manajemen Aset Negara

Jumat, 24 November 2017 23:54 WIB

GMT Institute sebagai lembaga yang khusus memberikan pelatihan praktis di bidang manajemen properti bagi pengembang.


Din Syamsuddin 'Tersanjung' Pengakuan Tokoh Buddha Tentang Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:48 WIB

Din Syamsuddin mengungkapkan kesaksian dua tokoh agama dari Jepang bahwa Pancasila bisa menjadi contoh bagi dunia.


Indonesia Harus Bangga dengan Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:41 WIB

Indonesia sepatutnya bangga dengan ideologi pancasila yang mampu merekat semua suku dan etnis yang berlatar belakang berbeda.


Setnov Masih Jabat Ketum, CSIS: Elektabilitas Golkar Pasti Menurun

Jumat, 24 November 2017 23:37 WIB

J. Kristiadi, menilai bahwa elektabilitas Partai Golkar akan terus menurun jika Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua Umum.


PAN Tidak Setuju Pergantian Ketua DPR Tunggu Putusan Praperadilan

Jumat, 24 November 2017 23:29 WIB

PAN minta pergantian Ketua DPR demi menyelamatkan aspirasi warga Indonesia


'Indiana Joan' Asal Australia Dituduh Menjarah Makam Kuno Timur Tengah

Jumat, 24 November 2017 23:22 WIB

Joan Howard, menjadi sasaran kemarahan internasional terkait koleksinya berupa artefak-artefak Timur Tengah yang jumlahnya sangat banyak.


Siapakah Aktor Intelektual dari Persoalan Golkar Setelah Setnov Jadi Tersangka dan Ditahan?

Jumat, 24 November 2017 23:15 WIB

Dave Laksono enggan menjelaskan siapa aktor intelektual dibelakangnya yang membuat permasalahan partai Golkar seperti saat ini.



Kompetisi Robotik, Upaya Mengangkat Daya Saing dan Marwah Madrasah

Jumat, 24 November 2017 23:04 WIB

Tujuan kompetisi ini untuk mempromosikan bahwa pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pendidikan dasar madrasah, tidak anti pada teknologi


Teror Bom di Mesir, Ini Penjelasan Resmi KBRI Mesir

Jumat, 24 November 2017 23:03 WIB

Serangan bom terjadi pada saat pelaksanaan salat Jumat, 24 November 2017.


Pelatih PSG Ingin Mbappe Sakiti Sang Mantan

Jumat, 24 November 2017 23:02 WIB

Ini akan menjadi kali pertama Mbappe jumpa AS Monaco


Korban Teror Bom Mesir Bertambah Jadi 235 Tewas

Jumat, 24 November 2017 23:00 WIB

Korban tewas bom Mesir terus bertambah.


Conte Tak Mau Salah Menilai Salah

Jumat, 24 November 2017 22:49 WIB

Conte menilai Salah pemain yang sempurna


RAPBD 2018 DKI 'Bengkak', Sandi: Itu Rezim Ahok-Djarot

Jumat, 24 November 2017 22:39 WIB

Sandiaga menyebut bahwa yang memasukan anggaran tersebut adalah Gubernur sebelumnya.