Penundaan Kebijakan Larangan Sepeda Motor Potret Buruk Kerja Bersama

akurat logo
Aji Nurmansyah
Senin, 11 September 2017 20:48 WIB
Share
 
Penundaan Kebijakan Larangan Sepeda Motor Potret Buruk Kerja Bersama
Sepeda motor di jalanan ibu kota Jakarta.. Foto: okezone.com

AKURAT.CO, Setelah sekian lama mengalami pro-kontra terkait dengan larangan kendaraan bermotor melewati rute Sudirman-Thamrin. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya memutuskan untuk menunda larangan sepeda motor melintasi kawasan Sudirman-Thmarin.

Wakil Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menjelaskan bahwa pemerintah memilih menunda larangan tersebut. Lantaran melihat aspirasi masyarakat dan masih menunggu diselesaikannya transportasi masal di kawasan Jakarta.

"Jadi harus sama-sama, kalau pemerintah punya kebijakan harus diikutsertakan juga publik. Ini kan kerja bersama ya kan. Pak Gubernur kan melihat aspirasi itu tapi semangatnya intinya kajian itu dulu. intinya bicara keselamatan mengapa ada izin itu," ujar Bambang saat ditemui di Jakarta, Senin (9/11). ‎

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pemerintah DKI. Ingin agar masyarakat pengguna roda dua memiliki alternatif transportasi masalah yang murah, dan aman untuk mengantikan kendaraan roda dua. Dan transportasi yang aman dan nyaman tersebut masih belum bisa dihandle oleh Trans Jakarta, karena itu pemerintah memilih menunggu kesiapan MRT dan LRT bisa beroperasi terlebih dahulu.

"Pak Djarot ingin angkutan masal selesai dulu semua, bersih semua sehingga ada alasan mereka semua pindah ke angkutan masal kira2 gitu lah intinya, tunggu itu dulu, karena kalau itu belum siap mereka pindah kemana kan itu, sementara ide itu bisa dilakukan secara paralel, karena ini kan pembelajaran," tegas dia.

Menurut dia, Meskipun program larangan sepeda motor melitas di jalur Sudirman dan Thamrin tersebut dibatalkan. Bukan berarti pemerintah tak berani melakukan pelarangan, melainkan memilih kompromi sembari menunggu siapnya transportasi masal.  Sebab, menurut dia, sekalipun larangan dijalankan, sepeda motor memiliki banyak alternatif untuk bisa sampai ke Kawasan perkantoran Sudirman-Thamrin. 

"Sebenarnya roda dua mereka kan bisa cari alternatif gampang kok, banyak kok jalur tikus mereka pasti tahu, motor gampang mobil yang lebih susah," tandasnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pergantian Setya Novanto Hanya Menunggu Waktu, Agar Tidak Ditinggal Pemilih

Sabtu, 25 November 2017 00:07 WIB

Pangi Syarwi Chaniago mengatakan bahwa ?pergantian Setya Novanto sebagai Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar hanya menunggu waktu.


GMT Institute Beri Pelatihan kepada Lembaga Manajemen Aset Negara

Jumat, 24 November 2017 23:54 WIB

GMT Institute sebagai lembaga yang khusus memberikan pelatihan praktis di bidang manajemen properti bagi pengembang.


Din Syamsuddin 'Tersanjung' Pengakuan Tokoh Buddha Tentang Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:48 WIB

Din Syamsuddin mengungkapkan kesaksian dua tokoh agama dari Jepang bahwa Pancasila bisa menjadi contoh bagi dunia.


Indonesia Harus Bangga dengan Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:41 WIB

Indonesia sepatutnya bangga dengan ideologi pancasila yang mampu merekat semua suku dan etnis yang berlatar belakang berbeda.


Setnov Masih Jabat Ketum, CSIS: Elektabilitas Golkar Pasti Menurun

Jumat, 24 November 2017 23:37 WIB

J. Kristiadi, menilai bahwa elektabilitas Partai Golkar akan terus menurun jika Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua Umum.


PAN Tidak Setuju Pergantian Ketua DPR Tunggu Putusan Praperadilan

Jumat, 24 November 2017 23:29 WIB

PAN minta pergantian Ketua DPR demi menyelamatkan aspirasi warga Indonesia


'Indiana Joan' Asal Australia Dituduh Menjarah Makam Kuno Timur Tengah

Jumat, 24 November 2017 23:22 WIB

Joan Howard, menjadi sasaran kemarahan internasional terkait koleksinya berupa artefak-artefak Timur Tengah yang jumlahnya sangat banyak.


Siapakah Aktor Intelektual dari Persoalan Golkar Setelah Setnov Jadi Tersangka dan Ditahan?

Jumat, 24 November 2017 23:15 WIB

Dave Laksono enggan menjelaskan siapa aktor intelektual dibelakangnya yang membuat permasalahan partai Golkar seperti saat ini.



Kompetisi Robotik, Upaya Mengangkat Daya Saing dan Marwah Madrasah

Jumat, 24 November 2017 23:04 WIB

Tujuan kompetisi ini untuk mempromosikan bahwa pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pendidikan dasar madrasah, tidak anti pada teknologi


Teror Bom di Mesir, Ini Penjelasan Resmi KBRI Mesir

Jumat, 24 November 2017 23:03 WIB

Serangan bom terjadi pada saat pelaksanaan salat Jumat, 24 November 2017.


Pelatih PSG Ingin Mbappe Sakiti Sang Mantan

Jumat, 24 November 2017 23:02 WIB

Ini akan menjadi kali pertama Mbappe jumpa AS Monaco


Korban Teror Bom Mesir Bertambah Jadi 235 Tewas

Jumat, 24 November 2017 23:00 WIB

Korban tewas bom Mesir terus bertambah.


Conte Tak Mau Salah Menilai Salah

Jumat, 24 November 2017 22:49 WIB

Conte menilai Salah pemain yang sempurna


RAPBD 2018 DKI 'Bengkak', Sandi: Itu Rezim Ahok-Djarot

Jumat, 24 November 2017 22:39 WIB

Sandiaga menyebut bahwa yang memasukan anggaran tersebut adalah Gubernur sebelumnya.