Gandeng 4 Negara Eropa, Luhut Ingin Kelola Sampah Berbasis Teknologi

akurat logo
Aji Nurmansyah
Senin, 11 September 2017 14:20 WIB
Share
 
Gandeng 4 Negara Eropa, Luhut Ingin Kelola Sampah Berbasis Teknologi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan (tengah), saat memberikan paparan pandangannya pada forum National Conference on Waste to Energy di Jakarta, Senin (11/9).. Foto: AKURAT.CO/Aji Nurmansyah

AKURAT.CO, Masalah pengelolaan sampah plastik masih menjadi permasalahan utama bagi masyarakat dunia. Pasalnya saat ini baru sekitar 10 persen sampah yang sudah berhasil di kelola dengan baik. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menjelaskan bahwa untuk mengurai sampah tersebut pemerintah berupaya keras mencari solusi dari masalah sampah tersebut.

Salah satunya pemerintah mencari peluang bekerja sama dengan empat negara Eropa, yaitu Denmark, Finlandia, Swedia dan Norwegia. Untuk membangun pembangkit listrik tenaga sampah (PLTS). Hal ini diyakini bisa mempercepat target pemerintah untuk mengelola permasalahan sampah hingga dengan 70 persen di tahun 2025.

"Kita sudah melakukan. Kerja sama transfer teknologi itu yang paling penting. Kita nggak mau jadi marketnya saja. Kita mau lihat teknologi nya kalau kita bisa dapat bawa teknologinya kita perbaikin kita buat jadi teknologi Indonesia," ujar Luhut saat ditemui di Jakarta, Senin (11/9). 

Menurutnya dia kerja sama dengan 4 negara tersebut selain untuk pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Kerja sama itu, diharapkan bisa mentransfer teknologi. Modern yang digunakan  untuk pengelolaan sampah di Indonesia. Pasalnya pengelolaan sampah tidak bisa dengan hitungan waktu. Melainkan harus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.  

"Jadi saya pikir apa langkah-langkah yang dibuat oleh pemerintah Indonesia untuk mendorong ini terus supaya jangan berhenti dan implementasi supaya ini bisa terus dilakukan berkelanjutan," ujar tambahnya. 

Tak hanya mengelola sampah menjadi produk energi, Luhut menjelaskan bahwa pemerintah sudah mencoba sebuah pilot projek pengelolaan sampah plastik menjadi bahan baku Aspal di Bali beberapa waktu lalu. Ke depan ia menjelaskan bahwa pilot projek jalan aspal dari sampaj plastik tersebut akan kembali di terapkan di Bekasi.

"Kita sudah mulai melakukan pilot projek di Bali sepanjang 1 kilometer jalan dari aspal plastik. Nanti di bulan Oktober kita akan melakukan di Bekasi dengan proyek sepanjangan 3 kilometer," tambah dia. 

Ke depan Pemerintah ingin terus melibatkan berbagai pihak terkait untuk menjadikan sampah. Menjadi produksi yang lebih bermanfaat semisal energi listrik, aspal dari olahan sampah dan berbagaiman olahan sampah lainnya sehingga bisa mengurangi kadar sampah di Indonesia.

"Oleh karena itu, kita harus mobilisasi kekuatan bersama-sama negara-negara yang sudah maju dalam penanganan plastik," tutup dia. []

 


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Indonesia Harus Bangga dengan Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:41 WIB

Indonesia sepatutnya bangga dengan ideologi pancasila yang mampu merekat semua suku dan etnis yang berlatar belakang berbeda.


Setnov Masih Jabat Ketum, CSIS: Elektabilitas Golkar Pasti Menurun

Jumat, 24 November 2017 23:37 WIB

J. Kristiadi, menilai bahwa elektabilitas Partai Golkar akan terus menurun jika Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua Umum.


PAN Tidak Setuju Pergantian Ketua DPR Tunggu Putusan Praperadilan

Jumat, 24 November 2017 23:29 WIB

PAN minta pergantian Ketua DPR demi menyelamatkan aspirasi warga Indonesia


'Indiana Joan' Asal Australia Dituduh Menjarah Makam Kuno Timur Tengah

Jumat, 24 November 2017 23:22 WIB

Joan Howard, menjadi sasaran kemarahan internasional terkait koleksinya berupa artefak-artefak Timur Tengah yang jumlahnya sangat banyak.


Siapakah Aktor Intelektual dari Persoalan Golkar Setelah Setnov Jadi Tersangka dan Ditahan?

Jumat, 24 November 2017 23:15 WIB

Dave Laksono enggan menjelaskan siapa aktor intelektual dibelakangnya yang membuat permasalahan partai Golkar seperti saat ini.



Kompetisi Robotik, Upaya Mengangkat Daya Saing dan Marwah Madrasah

Jumat, 24 November 2017 23:04 WIB

Tujuan kompetisi ini untuk mempromosikan bahwa pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pendidikan dasar madrasah, tidak anti pada teknologi


Teror Bom di Mesir, Ini Penjelasan Resmi KBRI Mesir

Jumat, 24 November 2017 23:03 WIB

Serangan bom terjadi pada saat pelaksanaan salat Jumat, 24 November 2017.


Pelatih PSG Ingin Mbappe Sakiti Sang Mantan

Jumat, 24 November 2017 23:02 WIB

Ini akan menjadi kali pertama Mbappe jumpa AS Monaco


Korban Teror Bom Mesir Bertambah Jadi 235 Tewas

Jumat, 24 November 2017 23:00 WIB

Korban tewas bom Mesir terus bertambah.


Conte Tak Mau Salah Menilai Salah

Jumat, 24 November 2017 22:49 WIB

Conte menilai Salah pemain yang sempurna


RAPBD 2018 DKI 'Bengkak', Sandi: Itu Rezim Ahok-Djarot

Jumat, 24 November 2017 22:39 WIB

Sandiaga menyebut bahwa yang memasukan anggaran tersebut adalah Gubernur sebelumnya.


Jelang Kejurnas, Sejumlah Atlet Bulutangkis Punya Berbagai Kendala

Jumat, 24 November 2017 22:24 WIB

Salah satunya persiapan yang mepet


Penertiban PKL di Jakarta Rawan Maladministrasi, Sandi: Jika PNS Terlibat Tindak Tegas

Jumat, 24 November 2017 22:06 WIB

ORI menyebut beberapa wilayah di Jakarta rawan praktik maladministrasi dalam penataan dan penertiban pedagang kaki lima.


Reuni 212, Sandi: Katanya Saya Diundang

Jumat, 24 November 2017 21:48 WIB

Sandiaga Uno mengaku belum menerima undangan peringatan satu tahun aksi 212 yang rencananya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).