Bawahan Tertangkap KPK, Menhub: Kita Lakukan Pendampingan

akurat logo
Aji Nurmansyah
Kamis, 24 Agustus 2017 15:55 WIB
Share
 
Bawahan Tertangkap KPK, Menhub: Kita Lakukan Pendampingan
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi . Foto: ANTARA

AKURAT.CO, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui bahwa salah satu anak buahnya yaitu Dirjen Perhubungan Laut yang berinisial TB ditangkap tangan oleh pihak KPK di Kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat pada pukul 21.00 tadi malam. 

Budi Karya Sumadi Menyayangkan salah satu pejabat eselon satu di Kementerian yang dipimpinnya ternyata ditangkap tangan oleh KPK. Padahal menurutnya Kemenhub sedang melakukan bersih-bersih dari korupsi. Satu tahun dirinya masuk ke dalam kebinet kerja. Menhub mengaku sudah pro aktif dalam melakukan pembersihan. 

‎"Apa yang terjadi tadi malam dan tadi malam memang ada satu OTT dan untuk itu saya merasa prihatin. Saya mengucapkan maaf sedalam-dalamnya pada masyarakat. Kemenhub sendiri pada dasarnya komit dengan upaya-upaya pemeriksaan dalam rangka melakukan pembersihan dari kegiatan korupsi," ujar Menhub saat ditemui di Jakarta (24/8).

Meski mengetahui oknum bawahannya tertangkap tangan KPK. Menhub mengaku mengapresiasi dan menjunjung tinggi tegaknya hukum di Indonesia. Ia meminta  tertangkap nya pejabat eselon satu di kementerian perhubungan tersebut bisa menjadi momentum bagi seluruh pegawai di Kemenhub untuk menjauhi perilaku korupsi.

"Saya sampaikan maaf dan kesempatan ini saya juga menjunjung dan apresiasi kepada KPK yang sudah berhasil melakukan OTT. Namun demikian sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dari KPK  saya belum bisa menyampaikan hal-hal terkait kejadian itu," tambahnya.

Selanjutnya, Budi menjelaskan Kementerian Perhubungan akan memberikan langkah pendampingan terhadap Dirjen perhubungan laut, Antonius Tony Budiono (TB) tersebut. Kemenhub juga berniat menyampaikan surat resmi kepada Presiden RI Joko Widodo dan KPK terkait dengan pendampingan tersebut. Ditanya soal pemberian pendampingan kepada pelaku yang di duga korupsi, Budi beralasan supaya hal sepert itu tidak terjadi lagi dimasa mendatang. 

"Selain itu hari ini kami berkirim surat pada Presiden dan menyampaikan surat resmi pada KPK untuk melakukan pendampingan baik tentang kasus ini maupun hal lain agar kejadian ini tak terjadi lag‎i," tambah dia.

Ke depan Budi meminta semua pegawai Kementerian perhubungan terus memegang teguh komitmen untuk menjauhi perilaku Korupsi. Dan bekerja sesuai dengan regulasi yang ditetapkan. []‎


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pergantian Setya Novanto Hanya Menunggu Waktu, Agar Tidak Ditinggal Pemilih

Sabtu, 25 November 2017 00:07 WIB

Pangi Syarwi Chaniago mengatakan bahwa ?pergantian Setya Novanto sebagai Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar hanya menunggu waktu.


GMT Institute Beri Pelatihan kepada Lembaga Manajemen Aset Negara

Jumat, 24 November 2017 23:54 WIB

GMT Institute sebagai lembaga yang khusus memberikan pelatihan praktis di bidang manajemen properti bagi pengembang.


Din Syamsuddin 'Tersanjung' Pengakuan Tokoh Buddha Tentang Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:48 WIB

Din Syamsuddin mengungkapkan kesaksian dua tokoh agama dari Jepang bahwa Pancasila bisa menjadi contoh bagi dunia.


Indonesia Harus Bangga dengan Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:41 WIB

Indonesia sepatutnya bangga dengan ideologi pancasila yang mampu merekat semua suku dan etnis yang berlatar belakang berbeda.


Setnov Masih Jabat Ketum, CSIS: Elektabilitas Golkar Pasti Menurun

Jumat, 24 November 2017 23:37 WIB

J. Kristiadi, menilai bahwa elektabilitas Partai Golkar akan terus menurun jika Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua Umum.


PAN Tidak Setuju Pergantian Ketua DPR Tunggu Putusan Praperadilan

Jumat, 24 November 2017 23:29 WIB

PAN minta pergantian Ketua DPR demi menyelamatkan aspirasi warga Indonesia


'Indiana Joan' Asal Australia Dituduh Menjarah Makam Kuno Timur Tengah

Jumat, 24 November 2017 23:22 WIB

Joan Howard, menjadi sasaran kemarahan internasional terkait koleksinya berupa artefak-artefak Timur Tengah yang jumlahnya sangat banyak.


Siapakah Aktor Intelektual dari Persoalan Golkar Setelah Setnov Jadi Tersangka dan Ditahan?

Jumat, 24 November 2017 23:15 WIB

Dave Laksono enggan menjelaskan siapa aktor intelektual dibelakangnya yang membuat permasalahan partai Golkar seperti saat ini.



Kompetisi Robotik, Upaya Mengangkat Daya Saing dan Marwah Madrasah

Jumat, 24 November 2017 23:04 WIB

Tujuan kompetisi ini untuk mempromosikan bahwa pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pendidikan dasar madrasah, tidak anti pada teknologi


Teror Bom di Mesir, Ini Penjelasan Resmi KBRI Mesir

Jumat, 24 November 2017 23:03 WIB

Serangan bom terjadi pada saat pelaksanaan salat Jumat, 24 November 2017.


Pelatih PSG Ingin Mbappe Sakiti Sang Mantan

Jumat, 24 November 2017 23:02 WIB

Ini akan menjadi kali pertama Mbappe jumpa AS Monaco


Korban Teror Bom Mesir Bertambah Jadi 235 Tewas

Jumat, 24 November 2017 23:00 WIB

Korban tewas bom Mesir terus bertambah.


Conte Tak Mau Salah Menilai Salah

Jumat, 24 November 2017 22:49 WIB

Conte menilai Salah pemain yang sempurna


RAPBD 2018 DKI 'Bengkak', Sandi: Itu Rezim Ahok-Djarot

Jumat, 24 November 2017 22:39 WIB

Sandiaga menyebut bahwa yang memasukan anggaran tersebut adalah Gubernur sebelumnya.