KPK Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan Dalam Perlindungan TKI

akurat logo
Aji Nurmansyah
Selasa, 01 Agustus 2017 18:36 WIB
Share
 
KPK Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan Dalam Perlindungan TKI
Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dhakiri (kiri) didampingi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Santoso (kedua kanan) melihat stan produk unggulan daerah di sela peluncuran program transformasi jaminan perlindungan sosial bagi tenaga kerja Indonesia di Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (30/7). Pemerintah menetapkan BPJS Ketenagakerjaan sebagai penanggung jawab tunggal jaminan perlindungan sosial bagi CTKI/TKI di dalam maupun luar negeri, menggantikan konsorsium penyelenggara asuransi swasta terhitung 1 Agustus 2017 .. Foto: ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/aww/17

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini transformasi perlindungan TKI dari asuransi ke BPJS Ketenagakerjaan akan menjadikan upaya perlindungan kepada TKI di luar negeri menjadi lebih baik.

"Negara harus hadir dalam perlindungan TKI dengan pelayanan yang maksimal, pelayanan lebih dekat, jangkauan lebih luas. BPJS Ketenagakerjaan meyakinkan akan hal itu," kata Ketua Satgas Koordinasi Supervisi Pencegahan KPK Asep Rahmat Suwandha dalam pernyataan pers Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Selasa (1/8).

Dalam acara sosialisasi transformasi perlindungan jaminan sosial tenaga kerja Indonesia, Asep juga menambahkan transformasi perlindungan TKI ke sistem jaminan sosial itu merupakan implementasi dari empat rekomendasi yang diberikan KPK kepada Kementerian Ketenagakerjaan dalam upaya perlindungan TKI di luar negeri.

Empat rekomendasi tersebut adalah perbaikan tata kelola penempatan TKI dari daerah asal melalui Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), perbaikan pengawasan di daerah perbatasan, penyusunan "cost structure" (standar biaya), serta perlindungan TKI yang terintegrasi.

Kepada para perwakilan PPTKIS, Asep juga mengingatkan bahwa pelayanan terhadap TKI adalah terkait hal besar karena terkait kepentingan orang banyak namun di balik itu ada risiko yang besar yakni potensi tindak pidana korupsi baik berupa suap, pemerasan maupun gratifikasi.

Ia berharap para PPTKIS berhati-hati dan BPJS Ketenagakerjaan diminta untuk tidak melakukan kesalahan yang dilakukan oleh operator dalam sistem jaminan sebelumnya.

Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Maruli A Hasoloan mengatakan transformasi perlindungan TKI dari sistem asuransi ke BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan perlindungan kepada TKI lebih baik.

"Karena BPJS adalah badan publik nirlaba, bertanggung jawab langsung kepada presiden, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keunagan serta akuntan publik," ujarya. Dia juga memberikan apresiasi kepada Konsorsium Asuransi TKI yang selama ini telah memberikan layanan asuransi untuk TKI.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan jaminan sosial untuk TKI merupakan bentuk kehadiran negara dalam perlindungan TKI sebagaimana instruksi presiden.

Perlindungan yang diberikan adalah Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian sejak sebelum keberangkatan, masa penempatan hingga purna menjadi TKI.

"Manfaat yang diberikan sama dengan manfaat pada BPJS Ketenagakerjaan non-TKI," ujarnya.

Selain kedua program itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan program pilihan berupa Jaminan Hari Tua.

Agus memastikan selain mudah, murah serta jangkauan layanan yang luas, BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat lebih baik, misalnya, klaim pengobatan yang tidak terbatas serta jika TKI meninggal dunia, maka anaknya akan disekolahkan hingga sarjana.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Utama Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan TKI (BNP2TKI) Hermono mengatakan mendukung transformasi perlindungan TKI ke BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana diatur oleh Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 7 Tahun 2017 tentang Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja Indonesia yang akan berlaku sejak 1 Agustus 2017.

Terkait dengan hal itu, BNP2TKI memberikan akan fasilitasi pendaftaran, penyediaan data TKI, mengintegrasikan sistem, membantu penyelesaian klaim, mensosiaalisasikan serta melakukan evaluasi.

"Kami juga mengusulkan dibentuk tim kecil yang mengidentifikasi kondisi yang terjadi di lapangan serta membentuk 'call center' sehingga jika ada hal-hal baru di lapangan bisa segera diselesaikan," tuturnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Aneh, Burung Misterius Hanya Menyerang Pesawat yang Ditumpangi Orang Kristen

Sabtu, 18 November 2017 11:40 WIB

Burung itu ingin menyerang langsung ke posisi pilot, dan berusaha membuat pesawat jatuh dan kecelakaan


Perubahan Cuaca yang Tidak Menentu Berpotensi Munculnya Wabah Penyakit Ini

Sabtu, 18 November 2017 11:39 WIB

Perubahan cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan beberapa macam penyakit.


Indonesia-Malaysia Gunakan Cara Scientific Tepis Tuduhan Uni Eropa Terkait Kelapa Sawit

Sabtu, 18 November 2017 11:39 WIB

Indonesia dan Malaysia berinisiatif untuk mendirikan yang kita sebut councel of palm Oil Produsing Countries.


Billy Reid Hadirkan Sunglasses ala Zaman Klasik

Sabtu, 18 November 2017 11:33 WIB

Brand ini mengeluarkan koleksi kacamata model terbaru yang menjanjikan penggunanya lebih percaya diri.


Buka Cabang Baru, Equity Finance Indonesia Bidik Pembiayaan Rp130 Miliar

Sabtu, 18 November 2017 11:33 WIB

Selama ini pembiayaan di Bali, lebih banyak diserap oleh sektor pariwisata mengingat Pulau Dewata merupakan daerah tujuan wisata.


Bukti Mencengangkan, Mobil Listrik Ternyata Tidak Selalu Ramah Lingkungan

Sabtu, 18 November 2017 11:32 WIB

Mobil listrik diklaim ramah lingkungan dan dianggap tidak mengeluarkan emisi penyebab polisi, Tapi...


Pemkab Gandeng Kementerian Kominfo Gelar Edukasi UMKM Go Online

Sabtu, 18 November 2017 11:32 WIB

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan program pemerintah menuju 8 juta UMKM.


108 Pemuda asal Maluku Utara Lulus Seleksi Masuk TNI

Sabtu, 18 November 2017 11:28 WIB

Selama sepekan lebih para peserta mengikuti karantina yang dipusatkan di Kompi Khusus Yonif RK 732/Banau


Berbahaya! Jangan Merokok di Depan Anak-Anak!

Sabtu, 18 November 2017 11:27 WIB

Rokok merupakan penyebab utama kanker. Sangat penting bagi keluarga untuk bekerja sama menjauhkan anak dari rokok.


Misi Rahasia Zuma SpaceX Ditunda Peluncurannya

Sabtu, 18 November 2017 11:25 WIB

Zuma adalah misi yang sifat dan badan di baliknya sangat mesterius.


Reaksi Mahfud MD terkait Rencana Pengacara Setnov Tuntut KPK ke Pengadilan HAM

Sabtu, 18 November 2017 11:19 WIB

Mahfud MD menilai pengacara Setya Novanto tak mengetahui fungsi dan tugas pengadilan HAM Internasional.


Puluhan UMKM Ramaikan Pekan Poros Maritim Berbasis Rempah

Sabtu, 18 November 2017 11:16 WIB

Dulu, Indonesia menjadi penghasil lada terbesar di dunia, tetapi sekarang Indonesia berada di urutan keempat.


Kini Anda Bisa Simpan dan Bagikan Stories di Instagram

Sabtu, 18 November 2017 11:12 WIB

Fitur-fitur ini akan tersedia bagi seluruh pengguna Instagram dalam beberapa minggu mendatang.


Dituduh Pindah Agama, Ini Jawaban Rina Nose

Sabtu, 18 November 2017 11:11 WIB

Rina Nose angkat bicara terhadap tuduhan yang dianggapnya sudah melewati batas.


Heboh, Burung Misterius Serang Pesawat British Airways Hingga Mendarat Darurat

Sabtu, 18 November 2017 11:09 WIB

Pendeta Kristen menyebut peristiwa tersebut sebagai serangan 'Setan dalam Bentuk Burung'