Defisit Anggaran Melebar, Tak Bisa Atasi Kemiskinan

akurat logo
Denny Iswanto
Senin, 17 Juli 2017 22:07 WIB
Share
 
Defisit Anggaran Melebar, Tak Bisa Atasi Kemiskinan
Warga mencari rumput untuk pakan ternak di areal sawah yang mengering di Kampung Banagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (11/7). Memasuki musim kemarau, sejumlah areal persawahan di Kabupaten Ciamis sudah mulai mengering dan sulit mendapatkan air akibatnya lahan pertanian di kawasan tersebut ditelantarkan.. Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/pras/17

AKURAT.CO, Pemerintah mengaku utang pemerintah Indonesia yang mencapai Rp 3.672 triliun hingga Mei 2017 yang menyebabkan defisit APBN makin melebar belum mampu untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (17/7), yang menyatakan bahwa utang negara ini diperuntukkan dalam membangun infrastruktur dan tidak langsung untuk pengentasan kemiskinan.

Badan Pusat Statistik (BPS) memang telah mengeluarkan hasil surveinya yang mengumumkan, jumlah penduduk miskin di Indonesia meningkat 10.000 orang menjadi 27,77 juta orang di Maret 2017 daripada bulan yang sama di tahun lalu sejumlah 27,76 jiwa.

"Penyerapan tenaga kerja yang bisa berdampak pada pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran, akan terasa ketika proyek pembangunan infrastruktur berjalan. Utang pemerintah arahnya banyak ke infrastruktur, tapi tergantung tahapan pembangunannya. Kalau baru pinjam, tapi belum ada pembangunannya, ya tidak akan menurunkan kemiskinan," jelas Darmin.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah akan terus menggenjot pembangunan infrastruktur untuk menyerap tenaga kerja terutama kelas menengah kebawah, meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga dapat mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran.

"Tapi angka kemiskinan naik sedikit karena itu bukan sifat yang mendasar, tapi lebih karena persoalan musim, harga, dan produksi, ya itu kan saat bulan Maret, banyak hujan dan ada gagal panen jadi harga mahal," ujar Darmin menambahkan penjelasannya.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, M Sairi Hasbullah saat ditemui di kantor pusat BPS Jakarta, mengungkapkan, pembangunan infrastruktur yang dikejar pemerintah saat ini telah berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat kelompok terbawah.

"Di sektor konstruksi misalnya, pendapatan orang miskin naik 2%, sektor perdagangan lebih dari 2%, dan buruh di sektor industri hampir 3%. Tapi ada dinamika lain, pembangunan infrastruktur memang menaikkan pendapatan, tapi garis kemiskinan dan inflasi atau harga-harga kebutuhan pokok naiknya lebih cepat," tutup Sairi. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Jennifer Hudson dan David Otunga Pisah Usai 10 Tahun Bersama

Sabtu, 18 November 2017 09:28 WIB

Aktris Jennifer Hudson dan David Otunga dikabarkan sudah mengakhiri hubungan mereka setelah 10 tahun bersama


Harga minyak Dunia Mulai Pulih dari Penurunan

Sabtu, 18 November 2017 09:26 WIB

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, naik 1,41 dolar AS


Anji Ungkap Bidadari yang Membawanya Menang AMI Awards 2017

Sabtu, 18 November 2017 09:16 WIB

Bentuk kebahagiaan dari kemenangannya di AMI Awards itu dicurahkan Anji melalui akun instagram pribadinya.


Kemajuan Reformasi Pajak Tak Jelas, Dolar AS Melemah

Sabtu, 18 November 2017 09:15 WIB

Dolar AS tertekan karena para investor masih khawatir bahwa rencana reformasi perpajakan tersebut tidak dapat dicapai


Kebakaran Melanda Kawasan Kalianyar Jakarta Barat

Sabtu, 18 November 2017 09:11 WIB

Kebakaran terjadi tepatnya di depan stasiun pos Duri yang tengah dibangun


Pemilik Restoran Ini dapat 'Hadiah' Dari SongSongCouple

Sabtu, 18 November 2017 09:10 WIB

Seorang pemilik restoran kedatangan Song Hye Kyo dan Song Joong Ki di restorannya dan ia pun mendapatkan.........kira-kira dapat apa yaa?


5 Makanan Ini Bikin Hangat di Musim Hujan

Sabtu, 18 November 2017 09:05 WIB

Kira-kira makanan apa saja yaaa yang bisa menghangatkan tubuh saat musim hujan? Yuk intip kulinernya.


Reformasi Perpajakan AS Masih Dibahas, Bursa Saham Wall Street Tertekan

Sabtu, 18 November 2017 09:04 WIB

rancangan undang-undang reformasi pajak AS tekan bursa saham Wall Street


8 Wanita Tuding Eks Presiden AS George HW Bush Lakukan Pelecehan

Sabtu, 18 November 2017 08:59 WIB

Para wanita yang mengaku menjadi korban pelecehan Bush senior memiliki kemiripan kasus.


Memasuki Hari Kelima, Banjir Pedalaman Sungai Lahei Terus Meluas

Sabtu, 18 November 2017 08:55 WIB

Untuk sementara nilai kerugian dan korban harta benda masih belum diketahui


Bursa Saham Spanyol Anjlok

Sabtu, 18 November 2017 08:43 WIB

Sebanyak 31 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mencatat kerugian


Saham-Saham Inggris Berakhir Melemah

Sabtu, 18 November 2017 08:37 WIB

perusahaan air Inggris United Utilities Group mencatat kerugian paling besar (top loser)


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Sabtu, 18 November 2017 08:35 WIB

KPU memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Saham-Saham Jerman Terjun Payung

Sabtu, 18 November 2017 08:33 WIB

Perusahaan perawatan kesehatan Eropa, Fresenius SE, mengalami kerugian paling besar (top loser)


Bursa Saham Prancis Parkir di Zona Merah

Sabtu, 18 November 2017 08:29 WIB

Produsen kendaraan Prancis Peugeot jatuh 2,79 persen, merupakan pencetak penurunan terbesar (top loser)