Ketua Aprindo: HBD Indonesia HIPPINDO Dorong Belanja Masyarakat

akurat logo
Rizal Mahmuddhin
Senin, 17 Juli 2017 22:01 WIB
Share
 
Ketua Aprindo: HBD Indonesia HIPPINDO Dorong Belanja Masyarakat
Pengunjung memilih pakaian saat berlangsungnya "Depok Midnight Sale" di pusat belanja Margo City, Depok, Jawa Barat, Sabtu (17/6) malam. Acara obral malam hari yang dimulai sejak pukul 20.00-00.00 tersebut dimanfaatkan pengunjung berburu kebutuhan Lebaran dengan diskon besar-besaran.. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc/17

AKURAT.CO, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey menuturkan ada perbedaan antara daya beli dan mendukung orang untuk berbelanja.

"Kalau mendukung orang berbelanja, itu kan mendorong supaya belanja, kalau daya beli itu mengenai kondisi, kondisi ekonomi, mikro dan makro," ujarnya dalam konferensi pers Hari Belanja Diskon (HBD) Indonesia yang diinisiasi oleh Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), di Jakarta, Senin (17/7).

Ia menambahkan, "Acara ini mendorong orang supaya berbelanja lah, yang tadinya menahan berbelanja menjadi mau berbelanja. Tapi kalau orang tidak memiliki daya beli ya, tidak berbelanja,"

Roy menuturkan, beberapa masyarakat Indonesia memiliki daya beli yang cukup besar, namun demikian mereka enggan melakukan transaksi jual beli karena tidak adanya acara atau kegiatan yang dapat memicu keinginan berbelanja. Untuk itu ia berharap, dengan diadakannya acara HBD Indonesia yang diselenggarakan HIPPINDO mampu menerbitkan minat berniaga masyarakat tersebut.

"Mungkin mau cari diskon dulu, harga terbaik, cari momen dulu baru berbelanja karena kan di masyarakat kita ada lapisan menengah, atas dan bawah," tuturnya.

Terkait momen Ramadan dan Lebaran 2017, Roy mengungkapkan, menurut catatan terjadi penurunan penjualan yang cukup signifikan, yakni sekitar 30-40 persen. Hal itu ditengarai karena masyarakat menahan melakukan pembelian dan juga ada pengaruhnya dengan daya beli.

Tak hanya itu, beberapa faktor lain juga diduga menjadi pemicu kenapa penjualan menurun sejak Juli 2017, yakni karena bersamaan dengan momen Tahun Ajaran Baru, sehingga keuangan masyarakat di alokasikan ke biaya pendidikan.

"Sejak Juli turun, tetapi itu volatile, Juli karena banyak biaya pendidikan, biaya uang pangkal dan sekolah. Agustus mulai akan naik tapi tidak sepenuhnya, turun lagi, akhir agustus naik lagi, volatile naik turun," imbuhnya.

Terkait proyeksinya hingga di penghujung 2017, Roy menuturkan bahwa pertumbuhan ritel yang terjadi masih akan berada di angka kisaran 8-9 persen .

"Masih single digit, bisa antara 8-9 persen sama seperti tahun lalu. Minimal sama seperti tahun lalu 9 persen," pungkasnya.[]


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

GMT Institute Beri Pelatihan kepada Lembaga Manajemen Aset Negara

Jumat, 24 November 2017 23:54 WIB

GMT Institute sebagai lembaga yang khusus memberikan pelatihan praktis di bidang manajemen properti bagi pengembang.


Din Syamsuddin 'Tersanjung' Pengakuan Tokoh Buddha Tentang Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:48 WIB

Din Syamsuddin mengungkapkan kesaksian dua tokoh agama dari Jepang bahwa Pancasila bisa menjadi contoh bagi dunia.


Indonesia Harus Bangga dengan Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:41 WIB

Indonesia sepatutnya bangga dengan ideologi pancasila yang mampu merekat semua suku dan etnis yang berlatar belakang berbeda.


Setnov Masih Jabat Ketum, CSIS: Elektabilitas Golkar Pasti Menurun

Jumat, 24 November 2017 23:37 WIB

J. Kristiadi, menilai bahwa elektabilitas Partai Golkar akan terus menurun jika Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua Umum.


PAN Tidak Setuju Pergantian Ketua DPR Tunggu Putusan Praperadilan

Jumat, 24 November 2017 23:29 WIB

PAN minta pergantian Ketua DPR demi menyelamatkan aspirasi warga Indonesia


'Indiana Joan' Asal Australia Dituduh Menjarah Makam Kuno Timur Tengah

Jumat, 24 November 2017 23:22 WIB

Joan Howard, menjadi sasaran kemarahan internasional terkait koleksinya berupa artefak-artefak Timur Tengah yang jumlahnya sangat banyak.


Siapakah Aktor Intelektual dari Persoalan Golkar Setelah Setnov Jadi Tersangka dan Ditahan?

Jumat, 24 November 2017 23:15 WIB

Dave Laksono enggan menjelaskan siapa aktor intelektual dibelakangnya yang membuat permasalahan partai Golkar seperti saat ini.



Kompetisi Robotik, Upaya Mengangkat Daya Saing dan Marwah Madrasah

Jumat, 24 November 2017 23:04 WIB

Tujuan kompetisi ini untuk mempromosikan bahwa pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pendidikan dasar madrasah, tidak anti pada teknologi


Teror Bom di Mesir, Ini Penjelasan Resmi KBRI Mesir

Jumat, 24 November 2017 23:03 WIB

Serangan bom terjadi pada saat pelaksanaan salat Jumat, 24 November 2017.


Pelatih PSG Ingin Mbappe Sakiti Sang Mantan

Jumat, 24 November 2017 23:02 WIB

Ini akan menjadi kali pertama Mbappe jumpa AS Monaco


Korban Teror Bom Mesir Bertambah Jadi 235 Tewas

Jumat, 24 November 2017 23:00 WIB

Korban tewas bom Mesir terus bertambah.


Conte Tak Mau Salah Menilai Salah

Jumat, 24 November 2017 22:49 WIB

Conte menilai Salah pemain yang sempurna


RAPBD 2018 DKI 'Bengkak', Sandi: Itu Rezim Ahok-Djarot

Jumat, 24 November 2017 22:39 WIB

Sandiaga menyebut bahwa yang memasukan anggaran tersebut adalah Gubernur sebelumnya.


Jelang Kejurnas, Sejumlah Atlet Bulutangkis Punya Berbagai Kendala

Jumat, 24 November 2017 22:24 WIB

Salah satunya persiapan yang mepet