Kurangnya Lapangan Pekerjaan Picu Rendahnya Daya Beli Masyarakat

akurat logo
Rizal Mahmuddhin
Senin, 17 Juli 2017 20:02 WIB
Share
 
Kurangnya Lapangan Pekerjaan Picu Rendahnya Daya Beli Masyarakat
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey, menuturkan bahwa turunnya daya beli masyarakat disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan yang mampu menyerap tenaga kerja usia produktif.. Foto: AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Indonesia merupakan negara yang mengalami kenaikan perekonomian ketiga setelah China dan India pada 2017, kendati demikian daya beli masyarakat justru mengalami penurunan.

Menanggapi kondisi itu Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey, menuturkan bahwa turunnya daya beli masyarakat disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan yang mampu menyerap tenaga kerja usia produktif.

"Analisanya begini, karena usia produktif kita sudah lebih besar dari usia mapan. Dengan usia yang produktivitasnya lebih tinggi, lapangan kerja kita belum bisa menyerap produktivitas yang tinggi itu... Berbelanja hanya sesuai kemampuannya. Kemampuannya yang rendah, daya beli yang rendah. Karena mereka sekarang ada banyak sarjana yang lulus tapi menjadi telemarketers, jadi sales, agen asuransi, ada banyak dokter yg baru lulus juga, jadi itu produktivitasnya tinggi di Indonesia tapi karena serapan pekerjaan formil yang kurang, sehingga otomatis mereka berbelanja tapi tidak dalam basket belanja yang besar," terang Roy di Jakarta, Senin (17/7).

Ia menuturkan, langkah pertama yang harus dilakukan pemerintah dalam menghadapi problematika itu, ialah dengan membuka lapangan pekerjaan lebih banyak lagi.

"Pertama, pemerintah perlu membuka lapangan pekerjaan, 'kan iklim investasi di Indonesia bagus, jadi bagaimana investasi bisa segera dikonretkan sehingga lapangan pekerjaan segera terbuka, dengan begitu usia produktivitas dapat tersalur sehingga mereka mempunyai penghasilan yangg baik," imbuhnya.

Menurutnya, penghasilan yang baik akan mampu mendorong tingkat konsumsi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga harus ikut andil dalam menahan harga energi, sebab harga energi sangat sensitif terhadap faktor pengeluaran rumah tangga.

Selanjutnya, ujar Roy, Pemerintah juga perlu meninjau kembali BI rate supaya bunga pinjaman bisa turun, mengingat keputusan The Fed yang tak jadi menaikan suku bunga di pertengahan tahun ini.

Terakhir, dana alokasi desa dan umum segera dikucurkan supaya produktivitas di daerah juga meningkat. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Din Syamsuddin 'Tersanjung' Pengakuan Tokoh Buddha Tentang Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:48 WIB

Din Syamsuddin mengungkapkan kesaksian dua tokoh agama dari Jepang bahwa Pancasila bisa menjadi contoh bagi dunia.


Indonesia Harus Bangga dengan Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:41 WIB

Indonesia sepatutnya bangga dengan ideologi pancasila yang mampu merekat semua suku dan etnis yang berlatar belakang berbeda.


Setnov Masih Jabat Ketum, CSIS: Elektabilitas Golkar Pasti Menurun

Jumat, 24 November 2017 23:37 WIB

J. Kristiadi, menilai bahwa elektabilitas Partai Golkar akan terus menurun jika Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua Umum.


PAN Tidak Setuju Pergantian Ketua DPR Tunggu Putusan Praperadilan

Jumat, 24 November 2017 23:29 WIB

PAN minta pergantian Ketua DPR demi menyelamatkan aspirasi warga Indonesia


'Indiana Joan' Asal Australia Dituduh Menjarah Makam Kuno Timur Tengah

Jumat, 24 November 2017 23:22 WIB

Joan Howard, menjadi sasaran kemarahan internasional terkait koleksinya berupa artefak-artefak Timur Tengah yang jumlahnya sangat banyak.


Siapakah Aktor Intelektual dari Persoalan Golkar Setelah Setnov Jadi Tersangka dan Ditahan?

Jumat, 24 November 2017 23:15 WIB

Dave Laksono enggan menjelaskan siapa aktor intelektual dibelakangnya yang membuat permasalahan partai Golkar seperti saat ini.



Kompetisi Robotik, Upaya Mengangkat Daya Saing dan Marwah Madrasah

Jumat, 24 November 2017 23:04 WIB

Tujuan kompetisi ini untuk mempromosikan bahwa pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pendidikan dasar madrasah, tidak anti pada teknologi


Teror Bom di Mesir, Ini Penjelasan Resmi KBRI Mesir

Jumat, 24 November 2017 23:03 WIB

Serangan bom terjadi pada saat pelaksanaan salat Jumat, 24 November 2017.


Pelatih PSG Ingin Mbappe Sakiti Sang Mantan

Jumat, 24 November 2017 23:02 WIB

Ini akan menjadi kali pertama Mbappe jumpa AS Monaco


Korban Teror Bom Mesir Bertambah Jadi 235 Tewas

Jumat, 24 November 2017 23:00 WIB

Korban tewas bom Mesir terus bertambah.


Conte Tak Mau Salah Menilai Salah

Jumat, 24 November 2017 22:49 WIB

Conte menilai Salah pemain yang sempurna


RAPBD 2018 DKI 'Bengkak', Sandi: Itu Rezim Ahok-Djarot

Jumat, 24 November 2017 22:39 WIB

Sandiaga menyebut bahwa yang memasukan anggaran tersebut adalah Gubernur sebelumnya.


Jelang Kejurnas, Sejumlah Atlet Bulutangkis Punya Berbagai Kendala

Jumat, 24 November 2017 22:24 WIB

Salah satunya persiapan yang mepet


Penertiban PKL di Jakarta Rawan Maladministrasi, Sandi: Jika PNS Terlibat Tindak Tegas

Jumat, 24 November 2017 22:06 WIB

ORI menyebut beberapa wilayah di Jakarta rawan praktik maladministrasi dalam penataan dan penertiban pedagang kaki lima.