Meski Ada Perdagangan Online, Peran WPPE Tetap Dibutuhkan

akurat logo
Prabawati Sriningrum
Senin, 17 Juli 2017 19:24 WIB
Share
 
Meski Ada Perdagangan Online, Peran WPPE Tetap Dibutuhkan
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyatakan, perusahaan sekuritas harus merekrut banyak sumber daya WPPE.. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/kye/17

AKURAT.CO, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyatakan, perusahaan sekuritas harus merekrut banyak sumber daya WPPE. Lantaran kebutuhan pasar modal Indonesia terhadap WPPE, tak sebanding dengan ketersediaan sumber daya WPPE.

"Kebutuhan WPPE mencapai 10.000 orang, padahal saat ini BEI mencatat jumlah WPPE baru sekitar 3.000 orang. Sedangkan salesman asuransi ada 500.000 orang, artinya peluang WPPE masih terbuka lebar bagi 7.000 orang," ujar Tito di Gedung BEI Jakarta, Senin (17/7).

Tito menjelaskan, terdapat insentif khusus bagi para calon WPPE. Diantaranya dengan mengurangi beban administrasi ujian masuk.

"Kita perlu itu dan encourage itu, sekarang kita subsidi sehingga ujian WPPE cuma Rp 100.000," imbuhnya.

Menurutnya, peran Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) tetap sangat dibutuhkan kendati penggunaan aplikasi perdagangan efek secara online telah diterapkan. Mengingat meskipun telah bertransaksi melalui online, para investor masih memerlukan komunikasi secara langsung dengan pihak sekuritas.

"Teman-teman investor di Indonesia tetap tanya pagi-pagi jam 07.00, ada gosip apa? Online bilang begini benar nggak?," tegas dia.

Bahkan, kata Tito, komunikasi yang berjalan antara pihak investor dengan WPPE tak hanya mengenai transaksi. Melainkan mengenai sentimen yang mempengaruhi pasar modal.

"Komunikasi terkait sentimen seputar pasar modal," tandasnya.[]


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Indonesia Harus Bangga dengan Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:41 WIB

Indonesia sepatutnya bangga dengan ideologi pancasila yang mampu merekat semua suku dan etnis yang berlatar belakang berbeda.


Setnov Masih Jabat Ketum, CSIS: Elektabilitas Golkar Pasti Menurun

Jumat, 24 November 2017 23:37 WIB

J. Kristiadi, menilai bahwa elektabilitas Partai Golkar akan terus menurun jika Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua Umum.


PAN Tidak Setuju Pergantian Ketua DPR Tunggu Putusan Praperadilan

Jumat, 24 November 2017 23:29 WIB

PAN minta pergantian Ketua DPR demi menyelamatkan aspirasi warga Indonesia


'Indiana Joan' Asal Australia Dituduh Menjarah Makam Kuno Timur Tengah

Jumat, 24 November 2017 23:22 WIB

Joan Howard, menjadi sasaran kemarahan internasional terkait koleksinya berupa artefak-artefak Timur Tengah yang jumlahnya sangat banyak.


Siapakah Aktor Intelektual dari Persoalan Golkar Setelah Setnov Jadi Tersangka dan Ditahan?

Jumat, 24 November 2017 23:15 WIB

Dave Laksono enggan menjelaskan siapa aktor intelektual dibelakangnya yang membuat permasalahan partai Golkar seperti saat ini.



Kompetisi Robotik, Upaya Mengangkat Daya Saing dan Marwah Madrasah

Jumat, 24 November 2017 23:04 WIB

Tujuan kompetisi ini untuk mempromosikan bahwa pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pendidikan dasar madrasah, tidak anti pada teknologi


Teror Bom di Mesir, Ini Penjelasan Resmi KBRI Mesir

Jumat, 24 November 2017 23:03 WIB

Serangan bom terjadi pada saat pelaksanaan salat Jumat, 24 November 2017.


Pelatih PSG Ingin Mbappe Sakiti Sang Mantan

Jumat, 24 November 2017 23:02 WIB

Ini akan menjadi kali pertama Mbappe jumpa AS Monaco


Korban Teror Bom Mesir Bertambah Jadi 235 Tewas

Jumat, 24 November 2017 23:00 WIB

Korban tewas bom Mesir terus bertambah.


Conte Tak Mau Salah Menilai Salah

Jumat, 24 November 2017 22:49 WIB

Conte menilai Salah pemain yang sempurna


RAPBD 2018 DKI 'Bengkak', Sandi: Itu Rezim Ahok-Djarot

Jumat, 24 November 2017 22:39 WIB

Sandiaga menyebut bahwa yang memasukan anggaran tersebut adalah Gubernur sebelumnya.


Jelang Kejurnas, Sejumlah Atlet Bulutangkis Punya Berbagai Kendala

Jumat, 24 November 2017 22:24 WIB

Salah satunya persiapan yang mepet


Penertiban PKL di Jakarta Rawan Maladministrasi, Sandi: Jika PNS Terlibat Tindak Tegas

Jumat, 24 November 2017 22:06 WIB

ORI menyebut beberapa wilayah di Jakarta rawan praktik maladministrasi dalam penataan dan penertiban pedagang kaki lima.


Reuni 212, Sandi: Katanya Saya Diundang

Jumat, 24 November 2017 21:48 WIB

Sandiaga Uno mengaku belum menerima undangan peringatan satu tahun aksi 212 yang rencananya digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).