Neraca Perdagangan Surplus Karena Anjloknya Impor Indonesia

akurat logo
Denny Iswanto
Senin, 17 Juli 2017 13:56 WIB
Share
 
Neraca Perdagangan Surplus Karena Anjloknya Impor Indonesia
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus pada neraca perdagangan Indonesia pada bulan Juni 2017 sebesar USD 1,63 miliar karena anjloknya tingkat Impor Indonesia.. Foto : AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus pada neraca perdagangan Indonesia pada bulan Juni 2017 sebesar USD 1,63 miliar karena anjloknya tingkat Impor Indonesia.

"Surplus tersebut naik signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai USD 470 juta. Untuk detail surplus ini dari tingkat ekspor yang sebesar USD 11,64 miliar dan impor USD 10,1 miliar," kata Kepala BPS, Suhariyanto saat jumpa pers dengan media di kantornya, Senin (17/7).

Untuk total surplus neraca perdagangan Indonesia pada semester ganjil, lanjut Suhariyanto telah mencapai US$7,63 miliar dan merupakan surplus yang tertinggi sejak tahun 2012.

"Dulu pernah terjadi surplus tertinggi di tahun 2012 sebesar USD15 miliar, setelah kita teliti capaian tahun ini ternyata yang tertinggi sejak tahun 2012. Tentu saja ini perkembangan yang menggembirakan," ujar Kecuk, panggilan akrab kepala BPS.

Namun surplus ini seakan semua karena menurut data BPS secara rinci, surplus neraca perdagangan Juni tahun ini disebakan oleh penurunan nilai impor Indonesia yang anjlok mencapai USD 10,01 miliar atau turun 27,26% dibanding Mei 2017, demikian pula apabila dibandingkan Juni 2016 turun 17,21%.

"Impor nonmigas Juni 2017 tercatat hanya mencapai USD8,40 miliar turun 29,88% dibanding Mei 2017. Lalu untuk impor migas Juni 2017 mencapai USD 1,61 miliar atau turun 9,79% dibanding periode yang sama juga," tambah Suhariyanto.

Penurunan impor migas ini, lanjut Kecuk, dipicu oleh turunnya impor semua komponen mulai dari minyak mentah 7,20% hasil minyak 11,23% dan gas hingga 8,7%.

Sementara itu, nilai ekspor Indonesia Juni 2017 juga tercatat menurun hingga 18,82% dibanding Mei 2017 mencapai USD 11,64 miliar dan menurun 11,82% jika dibandingkan dengan Juni 2016.

"Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2017 mencapai USD 79,96 miliar atau meningkat 14,03% dibanding periode yang sama tahun 2016, sedangkan ekspor nonmigas mencapai USD 72,36 miliar atau meningkat 13,73%," jelas Kecuk.

Secara volume perkembangan ekspor impor menurut data BPS juga mengalami penurunan dikarenakan fluktuasi harga perdagangan global yang sangat mempengaruhi kinerja perdagangan Indonesia.

"Selain itu karena adanya libur Lebaran karena ada pelarangan truk pengangkut barang untuk melewati jalan tol dan libur perdagangan juga karena pelabuhan dipakai untuk mudik. Ini yang membuat volume ekspor impor turun. Setiap lebaran trendnya selalu turun," tandas dia. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Harga minyak Dunia Mulai Pulih dari Penurunan

Sabtu, 18 November 2017 09:26 WIB

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, naik 1,41 dolar AS


Anji Ungkap Bidadari yang Membawanya Menang AMI Awards 2017

Sabtu, 18 November 2017 09:16 WIB

Bentuk kebahagiaan dari kemenangannya di AMI Awards itu dicurahkan Anji melalui akun instagram pribadinya.


Kemajuan Reformasi Pajak Tak Jelas, Dolar AS Melemah

Sabtu, 18 November 2017 09:15 WIB

Dolar AS tertekan karena para investor masih khawatir bahwa rencana reformasi perpajakan tersebut tidak dapat dicapai


Kebakaran Melanda Kawasan Kalianyar Jakarta Barat

Sabtu, 18 November 2017 09:11 WIB

Kebakaran terjadi tepatnya di depan stasiun pos Duri yang tengah dibangun


Pemilik Restoran Ini dapat 'Hadiah' Dari SongSongCouple

Sabtu, 18 November 2017 09:10 WIB

Seorang pemilik restoran kedatangan Song Hye Kyo dan Song Joong Ki di restorannya dan ia pun mendapatkan.........kira-kira dapat apa yaa?


5 Makanan Ini Bikin Hangat di Musim Hujan

Sabtu, 18 November 2017 09:05 WIB

Kira-kira makanan apa saja yaaa yang bisa menghangatkan tubuh saat musim hujan? Yuk intip kulinernya.


Reformasi Perpajakan AS Masih Dibahas, Bursa Saham Wall Street Tertekan

Sabtu, 18 November 2017 09:04 WIB

rancangan undang-undang reformasi pajak AS tekan bursa saham Wall Street


8 Wanita Tuding Eks Presiden AS George HW Bush Lakukan Pelecehan

Sabtu, 18 November 2017 08:59 WIB

Para wanita yang mengaku menjadi korban pelecehan Bush senior memiliki kemiripan kasus.


Memasuki Hari Kelima, Banjir Pedalaman Sungai Lahei Terus Meluas

Sabtu, 18 November 2017 08:55 WIB

Untuk sementara nilai kerugian dan korban harta benda masih belum diketahui


Bursa Saham Spanyol Anjlok

Sabtu, 18 November 2017 08:43 WIB

Sebanyak 31 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mencatat kerugian


Saham-Saham Inggris Berakhir Melemah

Sabtu, 18 November 2017 08:37 WIB

perusahaan air Inggris United Utilities Group mencatat kerugian paling besar (top loser)


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Sabtu, 18 November 2017 08:35 WIB

KPU memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Saham-Saham Jerman Terjun Payung

Sabtu, 18 November 2017 08:33 WIB

Perusahaan perawatan kesehatan Eropa, Fresenius SE, mengalami kerugian paling besar (top loser)


Bursa Saham Prancis Parkir di Zona Merah

Sabtu, 18 November 2017 08:29 WIB

Produsen kendaraan Prancis Peugeot jatuh 2,79 persen, merupakan pencetak penurunan terbesar (top loser)


Ke Pasar Pakai Daster, Sarwendah Tuai Pujian

Sabtu, 18 November 2017 08:23 WIB

Gunakan daster, Sarwendah dipuji warganet