Dirut PP Sebut Tapera Bagus untuk Lower Society

akurat logo
Aji Nurmansyah
Jumat, 14 Juli 2017 17:09 WIB
Share
 
Dirut PP Sebut Tapera Bagus untuk Lower Society
Seorang pria melintas di depan deretan rumah bantuan untuk nelayan di Pesisir Pantai di Desa Meli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (5/7). Keberadaan rumah layak huni bantuan pemerintah itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan nelayan.. Foto: ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/pras/17.

AKURAT.CO, Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) yang sudah diresmikan oleh DPR RI, namun baru bisa direasasikan pada 2018 mendatang. Padahal, kebutuhan masyarakat terhadap rumah tinggal pada tahun ini masih banyak yang belum terpenuhi.

Menurut data Badan Pusat Statistik kebutuhan akan rumah tinggal berdasrkan konsep kepemilikan mencapi 13,5 juta unit pada tahun 2014 dan di prediksi meningkat signifikan pda tahun 2017 ini. Di sisi lain jika perhitungan berdasarkan konsep hunian, kebutuhan rumah tinggal mencapai angka 7,6 juta unit.

Menangapi hal tersebut Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) PP menyayangkan regulasi terkait PT PP masih belum bisa diterapkan. Menurutnya pemerintah perlu berpihak kepada masyarakat kecil. Sebab itu, Tapera layak untuk segera diterapkan.

"Kalau ada sebuah skema payment yang bagus, orang kecil bisa dapat keberpihakan terhadap rumah murah," ujar Tumiyana saat ditemui di Plaza Mandiri di Jakarta, Jumat (14/7).

Karena itu, ia menyatakan bahwa program Tapera harus segera didorong penerapannya. Tumiyana meminta semua pihak untuk untuk ikut berfikiran postif dan membantu terwujudnya perumahan yang murah dan layak huni. Hal ini sesuai dengan cita-cita Presiden Jokowi yang ingin mewujudkan program 1 juta rumah dalam masa pemerintahnya.

"Jadi Tapera itu layak didorong untuk bisa membantu orang-orang yang lower sociaety," tambahnya.

Lebih lanjut Tumiyana mengungkapkan sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang konstruksi terutam perumahan, pihaknya akan berusaha mewujudkan dan memenuhi kekurangan stok perumahan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Baik melalui program Tapera maupun program rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Jennifer Hudson dan David Otunga Pisah Usai 10 Tahun Bersama

Sabtu, 18 November 2017 09:28 WIB

Aktris Jennifer Hudson dan David Otunga dikabarkan sudah mengakhiri hubungan mereka setelah 10 tahun bersama


Harga minyak Dunia Mulai Pulih dari Penurunan

Sabtu, 18 November 2017 09:26 WIB

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, naik 1,41 dolar AS


Anji Ungkap Bidadari yang Membawanya Menang AMI Awards 2017

Sabtu, 18 November 2017 09:16 WIB

Bentuk kebahagiaan dari kemenangannya di AMI Awards itu dicurahkan Anji melalui akun instagram pribadinya.


Kemajuan Reformasi Pajak Tak Jelas, Dolar AS Melemah

Sabtu, 18 November 2017 09:15 WIB

Dolar AS tertekan karena para investor masih khawatir bahwa rencana reformasi perpajakan tersebut tidak dapat dicapai


Kebakaran Melanda Kawasan Kalianyar Jakarta Barat

Sabtu, 18 November 2017 09:11 WIB

Kebakaran terjadi tepatnya di depan stasiun pos Duri yang tengah dibangun


Pemilik Restoran Ini dapat 'Hadiah' Dari SongSongCouple

Sabtu, 18 November 2017 09:10 WIB

Seorang pemilik restoran kedatangan Song Hye Kyo dan Song Joong Ki di restorannya dan ia pun mendapatkan.........kira-kira dapat apa yaa?


5 Makanan Ini Bikin Hangat di Musim Hujan

Sabtu, 18 November 2017 09:05 WIB

Kira-kira makanan apa saja yaaa yang bisa menghangatkan tubuh saat musim hujan? Yuk intip kulinernya.


Reformasi Perpajakan AS Masih Dibahas, Bursa Saham Wall Street Tertekan

Sabtu, 18 November 2017 09:04 WIB

rancangan undang-undang reformasi pajak AS tekan bursa saham Wall Street


8 Wanita Tuding Eks Presiden AS George HW Bush Lakukan Pelecehan

Sabtu, 18 November 2017 08:59 WIB

Para wanita yang mengaku menjadi korban pelecehan Bush senior memiliki kemiripan kasus.


Memasuki Hari Kelima, Banjir Pedalaman Sungai Lahei Terus Meluas

Sabtu, 18 November 2017 08:55 WIB

Untuk sementara nilai kerugian dan korban harta benda masih belum diketahui


Bursa Saham Spanyol Anjlok

Sabtu, 18 November 2017 08:43 WIB

Sebanyak 31 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mencatat kerugian


Saham-Saham Inggris Berakhir Melemah

Sabtu, 18 November 2017 08:37 WIB

perusahaan air Inggris United Utilities Group mencatat kerugian paling besar (top loser)


KPU: 14 Parpol Belum Penuhi Syarat Administrasi

Sabtu, 18 November 2017 08:35 WIB

KPU memberikan tenggang waktu kepada 14 parpol untuk melengkapi kekurangan tersebut.


Saham-Saham Jerman Terjun Payung

Sabtu, 18 November 2017 08:33 WIB

Perusahaan perawatan kesehatan Eropa, Fresenius SE, mengalami kerugian paling besar (top loser)


Bursa Saham Prancis Parkir di Zona Merah

Sabtu, 18 November 2017 08:29 WIB

Produsen kendaraan Prancis Peugeot jatuh 2,79 persen, merupakan pencetak penurunan terbesar (top loser)