Pengiriman Bermasalah, Garam Kasar di Pekanbaru Mulai 'Hilang'

akurat logo
Safrina
Kamis, 13 Juli 2017 18:45 WIB
Share
 
Pengiriman Bermasalah, Garam Kasar di Pekanbaru Mulai 'Hilang'
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman. AKURAT.CO/Safrina

AKURAT.CO, Beberapa pekan terakhir komoditi perasa asin makanan yakni garam kasar mulai hilang di Pekanbaru.

Hal itu dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman.

“Benar, sudah beberapa minggu ini garam mulai hilang. Dari informasi yang sudah dapat kita dapat dari distribusi garam mengatakan mereka sudah tidak ada stok,” ujarnya, Kamis (13/7).

Menurut Irba, langkanya komoditi garam disebabkan ada persoalan di Pelabuhan Belawan Medan. Sehingga garam yang ada di sana tidak dapat dibawa ke Pekanbaru.

"Kita belum tahu apa kendala dan masalahnya. Yang jelas garam tersendat di Pelabuhan Belawan Medan," jelasnya.

Irba juga menambahkan, sampai saat ini memang masih ditemukan garam di pasaran dari pengecer. Namun kalau stok di distributor sudah habis.

"Kalau di pasar masih ada garam eceran tetapi untuk distributor sudah habis," katanya.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov Riau untuk mencari solusi dari persoalan ini.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Disperindag Provinsi Riau. Karena kita khawatir, garam yang masih ada di pasaran akan segera habis dan dapat berdampak pada gejolak harga," terangnya.

Irba juga mengingatkan para pedagang eceran untuk tidak melakukan spekulasi harga dengan sengaja tidak menjual garam padahal masih ada stok.

"Kita minta pedagang tidak melakukan spekulan, kasihan masyarakat. Jika ada yang benari melakukan itu, siap-siap akan kita tempuh jalur hukum," tegasnya.

Dari pemantauan di lapangan, garam kasar yang ditemukan dipasaran memiliki warna keruh dan tidak jernih dan putih seperti biasanya. Bahkan jenis garam yang pasok agen juga berbeda dari garam kasar biasanya.

Tidak hanya itu, ukuran garamnya cendrung lebih kecil. Hal ini membuat masyarakat Pekanbaru mengeluh kepada pedagang.

"Ada juga masyarakat yang komplen takaran garam kurang. Yang biasanya 1 bungkus garam itu isinya banyak, sekarang jadi sedikit. Ditambah lagi kualitas garamnya juga tidak bagus," ungkapnya Iwan, salah seorang pedagang Pasar Cik Puan Pekanbaru. []


Editor. Ainurrahman

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pergantian Setya Novanto Hanya Menunggu Waktu, Agar Tidak Ditinggal Pemilih

Sabtu, 25 November 2017 00:07 WIB

Pangi Syarwi Chaniago mengatakan bahwa ?pergantian Setya Novanto sebagai Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar hanya menunggu waktu.


GMT Institute Beri Pelatihan kepada Lembaga Manajemen Aset Negara

Jumat, 24 November 2017 23:54 WIB

GMT Institute sebagai lembaga yang khusus memberikan pelatihan praktis di bidang manajemen properti bagi pengembang.


Din Syamsuddin 'Tersanjung' Pengakuan Tokoh Buddha Tentang Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:48 WIB

Din Syamsuddin mengungkapkan kesaksian dua tokoh agama dari Jepang bahwa Pancasila bisa menjadi contoh bagi dunia.


Indonesia Harus Bangga dengan Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:41 WIB

Indonesia sepatutnya bangga dengan ideologi pancasila yang mampu merekat semua suku dan etnis yang berlatar belakang berbeda.


Setnov Masih Jabat Ketum, CSIS: Elektabilitas Golkar Pasti Menurun

Jumat, 24 November 2017 23:37 WIB

J. Kristiadi, menilai bahwa elektabilitas Partai Golkar akan terus menurun jika Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua Umum.


PAN Tidak Setuju Pergantian Ketua DPR Tunggu Putusan Praperadilan

Jumat, 24 November 2017 23:29 WIB

PAN minta pergantian Ketua DPR demi menyelamatkan aspirasi warga Indonesia


'Indiana Joan' Asal Australia Dituduh Menjarah Makam Kuno Timur Tengah

Jumat, 24 November 2017 23:22 WIB

Joan Howard, menjadi sasaran kemarahan internasional terkait koleksinya berupa artefak-artefak Timur Tengah yang jumlahnya sangat banyak.


Siapakah Aktor Intelektual dari Persoalan Golkar Setelah Setnov Jadi Tersangka dan Ditahan?

Jumat, 24 November 2017 23:15 WIB

Dave Laksono enggan menjelaskan siapa aktor intelektual dibelakangnya yang membuat permasalahan partai Golkar seperti saat ini.



Kompetisi Robotik, Upaya Mengangkat Daya Saing dan Marwah Madrasah

Jumat, 24 November 2017 23:04 WIB

Tujuan kompetisi ini untuk mempromosikan bahwa pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pendidikan dasar madrasah, tidak anti pada teknologi


Teror Bom di Mesir, Ini Penjelasan Resmi KBRI Mesir

Jumat, 24 November 2017 23:03 WIB

Serangan bom terjadi pada saat pelaksanaan salat Jumat, 24 November 2017.


Pelatih PSG Ingin Mbappe Sakiti Sang Mantan

Jumat, 24 November 2017 23:02 WIB

Ini akan menjadi kali pertama Mbappe jumpa AS Monaco


Korban Teror Bom Mesir Bertambah Jadi 235 Tewas

Jumat, 24 November 2017 23:00 WIB

Korban tewas bom Mesir terus bertambah.


Conte Tak Mau Salah Menilai Salah

Jumat, 24 November 2017 22:49 WIB

Conte menilai Salah pemain yang sempurna


RAPBD 2018 DKI 'Bengkak', Sandi: Itu Rezim Ahok-Djarot

Jumat, 24 November 2017 22:39 WIB

Sandiaga menyebut bahwa yang memasukan anggaran tersebut adalah Gubernur sebelumnya.