TKI Dihimbau Mudik Melalui Jalur Resmi

akurat logo
Aji Nurmansyah
Senin, 12 Juni 2017 19:21 WIB
Share
 
TKI Dihimbau Mudik Melalui Jalur Resmi
Ratusan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dideportasi Malaysia tiba di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (26/5). Sebanyak 132 TKI ilegal yang bekerja di Negeri Sabah yang dideportasi pemeirntah Malaysia kali ini terdiri 101 laki-laki, 19 perempuan, tiga anak laki-laki dan 10 anak perempuan. . Sebanyak 132 TKI ilegal yang bekerja di Negeri Sabah yang dideportasi pemerintah Malaysia kali ini terdiri 101 laki-laki, 19 perempuan, tiga anak laki-laki dan 10 anak perempuan.. ANTARA FOTO/M Rusman/pd/17

AKURAT.CO, Merayakan Idul Fitri di bersama keluarga tercinta di kampung halaman masing-masing merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat yang berada ditanah rantau. Begitu juga bagi warga negara Indonesia yang tengah bekerja sebagai TKI di berbagai negara di dunia.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah pada Juni 2017 tahun ini. Tentu banyak masyarakat hendak mudik ke kampung masing-masing untuk merayakan lebaran bersama keluarga. Begitu pun dengan banyak warga Negara Indonesia yang bekerja di luar negeri, khususnya Malaysia.

Menanggapi hal tersebut Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid menghimbau kepada seluruh TKI yang berada di luar negeri agar ketika mudik hendaknya melalui jalur prosedur yang resmi.

Nusron mengungkap kan bahwa begitu banyak kejadian yang menimpa para TKI saat kembali ke tanah air, mulai dari masalah hukum hingga masalah keselamatan seperti yang sudah sering terjadi.

Hal ini disampaikan Nusron dalam acara konferensi pers “Launching Penempatan TKI ke Taiwan dengan SkemaZero Cost” melalui rilisnya yang diterima Akurat.co di Jakarta, Senin (12/6).

"Kita minta tolong terutama kepada para TKI yang berada di Malaysia, agar mudik tahun ini biasanya pada nekat untuk menggunakan jalur yang tidak resmi dan transportasi tidak resmi. Mengingat kejadian tiga tahun terakhir ini hampir setiap menjelang Idul Fitri itu selalu ada musibah, kalau tidak di Nunukan, Dumai atau di Batam, atau di kawasan Tanjung Balai, yang perbatasan di Sumatra.” ujar Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid.

Ia melanjutkan, jalur masuk secara tidak resmi biasanya pintu masuknya kalau di Nunukan dari Tawau, di Batam dari Johor, di Tanjung Balai berarti dari Penang. Rata-rata yang lewat jalur tersebut merupakan mereka yang dalam kondisi belum beruntung mendapatkan pekerjaan, atau menjadi TKI nonprosedural.

Kalau mudik menggunakan jalur resmi, biasanya mereka akan dikenakan biometri di Imigrasi dan kemungkinan tidak bisa balik. Maka, kata Nusron, solusinya adalah ketika ingin menjadi TKI harus melalui cara-cara yang prosedural. Sehingga dari sisi keamanan dan keselamatan lebih bisa terjamin.

"Oleh karena itu, kami menghimbau kepada para TKI di Malaysia dan juga kepada seluruh jajaran media terutama media online memberikan informasi mengenai pulang mudik dengan jalur resmi demi terjaganya keamanan dan keselamatan TKI. Sehingga, melalui jalur resmi semua para TKI yang mudik bisa kembali berkumpul bersama keluarga merayakan Idul Fitri," ungkap Nusron. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pergantian Setya Novanto Hanya Menunggu Waktu, Agar Tidak Ditinggal Pemilih

Sabtu, 25 November 2017 00:07 WIB

Pangi Syarwi Chaniago mengatakan bahwa ?pergantian Setya Novanto sebagai Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar hanya menunggu waktu.


GMT Institute Beri Pelatihan kepada Lembaga Manajemen Aset Negara

Jumat, 24 November 2017 23:54 WIB

GMT Institute sebagai lembaga yang khusus memberikan pelatihan praktis di bidang manajemen properti bagi pengembang.


Din Syamsuddin 'Tersanjung' Pengakuan Tokoh Buddha Tentang Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:48 WIB

Din Syamsuddin mengungkapkan kesaksian dua tokoh agama dari Jepang bahwa Pancasila bisa menjadi contoh bagi dunia.


Indonesia Harus Bangga dengan Pancasila

Jumat, 24 November 2017 23:41 WIB

Indonesia sepatutnya bangga dengan ideologi pancasila yang mampu merekat semua suku dan etnis yang berlatar belakang berbeda.


Setnov Masih Jabat Ketum, CSIS: Elektabilitas Golkar Pasti Menurun

Jumat, 24 November 2017 23:37 WIB

J. Kristiadi, menilai bahwa elektabilitas Partai Golkar akan terus menurun jika Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua Umum.


PAN Tidak Setuju Pergantian Ketua DPR Tunggu Putusan Praperadilan

Jumat, 24 November 2017 23:29 WIB

PAN minta pergantian Ketua DPR demi menyelamatkan aspirasi warga Indonesia


'Indiana Joan' Asal Australia Dituduh Menjarah Makam Kuno Timur Tengah

Jumat, 24 November 2017 23:22 WIB

Joan Howard, menjadi sasaran kemarahan internasional terkait koleksinya berupa artefak-artefak Timur Tengah yang jumlahnya sangat banyak.


Siapakah Aktor Intelektual dari Persoalan Golkar Setelah Setnov Jadi Tersangka dan Ditahan?

Jumat, 24 November 2017 23:15 WIB

Dave Laksono enggan menjelaskan siapa aktor intelektual dibelakangnya yang membuat permasalahan partai Golkar seperti saat ini.



Kompetisi Robotik, Upaya Mengangkat Daya Saing dan Marwah Madrasah

Jumat, 24 November 2017 23:04 WIB

Tujuan kompetisi ini untuk mempromosikan bahwa pendidikan Islam di Indonesia, termasuk pendidikan dasar madrasah, tidak anti pada teknologi


Teror Bom di Mesir, Ini Penjelasan Resmi KBRI Mesir

Jumat, 24 November 2017 23:03 WIB

Serangan bom terjadi pada saat pelaksanaan salat Jumat, 24 November 2017.


Pelatih PSG Ingin Mbappe Sakiti Sang Mantan

Jumat, 24 November 2017 23:02 WIB

Ini akan menjadi kali pertama Mbappe jumpa AS Monaco


Korban Teror Bom Mesir Bertambah Jadi 235 Tewas

Jumat, 24 November 2017 23:00 WIB

Korban tewas bom Mesir terus bertambah.


Conte Tak Mau Salah Menilai Salah

Jumat, 24 November 2017 22:49 WIB

Conte menilai Salah pemain yang sempurna


RAPBD 2018 DKI 'Bengkak', Sandi: Itu Rezim Ahok-Djarot

Jumat, 24 November 2017 22:39 WIB

Sandiaga menyebut bahwa yang memasukan anggaran tersebut adalah Gubernur sebelumnya.