Anak Buah Sri Mulyani Resmi Diseret ke Rutan Guntur Jaya KPK

akurat logo
Denny Iswanto
Minggu, 06 Mei 2018 10:46 WIB
Share
 
Anak Buah Sri Mulyani Resmi Diseret ke Rutan Guntur Jaya KPK
Pejabat KPK dari kiri ke kanan, Saut Situmorang, Agus Rahardjo dan Febri Diansyah saat tengah konferensi pers di gedung merah putih, Kuningan, Jakarta. . AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan anak buah Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan suap. Penerimaan suap tersebut terkait pembahasan Dana Perimbangan Keuangan Daerah pada Rancangan APBN-Perubahan 2018.

"Penahanan dilakukan 20 hari ke depan sejak hari ini Sabtu 5 Mei 2018," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Minggu (6/5).

Tersangka tersebut yaitu Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Direktorat Jenderal Keuangan Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo. Dia akan ditahan di rutan cabang KPK di Pomdam Guntur Jaya. Sedangkan tersangka pemberi suap yaitu Ahmad Ghiast ditahan di rutan Polres Jakarta Pusat.

Seperti diketahui KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada anak buah Sri Mulyani pada Jumat (4/5) malam di Jakarta dan Bekasi. Operasi tangkap tangan tersebut merupakanari "commitment fee" sebesar Rp1,7 miliar atau 7 persen dari nilai 2 proyek di kabupaten Sumedang senilai tolta Rp25 miliar.

Namun uang suap untuk Yaya belum terealisasi meski Yaya sudah menerima proposal dua proyek tersebut yaitu proyek di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan di kabupaten Sumbedang senilai Rp4 miliar dan proyek di dinas PUPR kabupaten Sumedang senilai Rp21,85 miliar.

Dalam OTT tersebut, KPK total mengamankan sejumlah aset yang diduga terkait tindak pidana yaitu logam mulia seberat 1,9 kilogram, uang Rp1,844 miliar termasuk Rp400 juta yang diamankan di lokasi OTT di restoran di kawasan Halim Perdanakusumah, serta uang dalam mata uang asing 63 ribu dolar Singapura dan 12.500 dolar AS dari apartemen Yaya di Bekasi.

"Uang tadi ditemukan di apartemen saudara YP (Yaya Purnomo), karena yang bersangkutan menerima uang dolar AS dari daerah lalu diganti menjadi logam mulia. Siapa saja yang memberi kita punya data, nanti digali lebih lanjut, mudah-mudahan akan ditemukan," kata Ketua KPK Agus Rahardjo.

Sebagai tambahan informasi, Yaya Purnomo disangkakan pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar. []


Editor. Sunardi Panjaitan

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Tyson Fury Tak Sabar Lakoni Duel Comeback di Manchester

Selasa, 22 Mei 2018 11:43 WIB

Lawan Fury berikutnya dikenal sebagai spesialis KO


Gejolak Pasar Belum Reda, Wika Realty Tunda IPO

Selasa, 22 Mei 2018 11:41 WIB

Wika Realty menunda listing karena mencari momentum kondisi yang lebih pas


Begini Cara Kanada Ambil Peluang Investasi Ditengah Maraknya Korupsi di Brazil

Selasa, 22 Mei 2018 11:36 WIB

Anggaran yang dikeluarkan Brookfield Asset Management untuk akuisisi ditaksir mencapai USD10 miliar


Pakar: Pertemuan BJ Habibie dan Anwar Ibrahim Karena Persaudaraan yang Kuat

Selasa, 22 Mei 2018 11:31 WIB

Jadi, kata dia, kedatangan Anwar Ibrahim ke Indonesia juga karena tetangga dan Indonesia merupakan negara "the biggest moslem".


Meski Cedera, Neuer Punya Peluang Tampil di Piala Dunia

Selasa, 22 Mei 2018 11:28 WIB

Jerman akan berada satu grup dengan Korea Selatan, Meksiko, dan Swedia



Jokowi Tunjuk Indra Iskandar Sebagai Sekjen DPR

Selasa, 22 Mei 2018 11:25 WIB

Penunjukan Indra Iskandar berdasarkan surat keputusan Presiden Nomor: 49/ TPA Tahun 2018.


Ingin Masuk Data Center ke Tier 4, Ini Kendala BEI

Selasa, 22 Mei 2018 11:25 WIB

Tito: Pemindahan data center ini merupakan sebuah langkah proteksi dan memperkuat pertahanan pasar modal yang harus ditingkatkan kecepatan


Dinar Pastikan Kemenangan Indonesia atas Prancis

Selasa, 22 Mei 2018 11:21 WIB

Dua poin Indonesia sebelumnya disumbangkan Gregoria Mariska Tunjung dan Della Destiara Haris/Ni Ketut Mahadewi Istaran.


Dihadapan Komisi XI, Agus Akan Laporkan Capaiannya Selama Jadi Bos BI

Selasa, 22 Mei 2018 11:17 WIB

Agus Martowardojo ditunjuk secara resmi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia pada Mei 2013


800 Warga Iran Sakit Setelah Makan Jamur Beracun

Selasa, 22 Mei 2018 11:15 WIB

Tujuh orang yang tewas akibat jamur itu berasal dari wilayah Kermanshah.


Portugal Tetapkan 23 Pemain untuk Tempur di PD 2018

Selasa, 22 Mei 2018 11:09 WIB

Youngster di Piala Eropa 2016 kini tak terpakai


Timbul Masalah, Din Syamsuddin Minta Rilis 200 Mubaligh Ditarik

Selasa, 22 Mei 2018 11:08 WIB

"Saya kira perlu ditarik saja, enggak perlu minta maaf, umat pasti sudah memaafkan,"


Rupiah Jeblok, Bisnis Otomotif Astra Tekor

Selasa, 22 Mei 2018 11:06 WIB

Meskipun sektor otomotif mengalami kerugian namun keuangan Astra tetap aman.


Di Depan Kabah, Pogba Doakan Umat Muslim di Seluruh Dunia

Selasa, 22 Mei 2018 10:57 WIB

Ini bukan pertama kalinya Pogba menunaikan ibadah umrah