BI: Dengan Normalisasi Margin Call Pasar Derivatif Akan Lebih Efisien

akurat logo
Denny Iswanto
Jumat, 27 April 2018 10:11 WIB
Share
 
BI: Dengan Normalisasi Margin Call Pasar Derivatif Akan Lebih Efisien
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo saat Konferensi Pers terkait nilai kurs Rupiah terkini, di Jakarta, Kamis (26/4). AKURAT.CO/Denny Iswanto
AKURAT.CO, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai normalisasi aturan kewajiban nasabah untuk memenuhi agunan kas (margin call) yang baru saja dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membuat transaksi di pasar derivatif Indonesia lebih efisien.

"OJK sudah mengumumkan untuk melakukan 'hedging' atau 'call spread', itu sudah diangkat kewajiban untuk deposit 10 persen. Itu efisien sekali," ujar Agus saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (26/4).

OJK memang baru saja merevisi 'margin call' sebesar 10 persen dimana aturan itu dikecualikan untuk nasabah tertentu dan untuk transaksi structured product valas terhadap rupiah dengan tujuan lindung nilai (hedging).

Untuk merevisi aturan tersebut, OJK menerbitkan POJK No.6/ POJK.03/2018 tentang Perubahan atas POJK Nomor 7/POJK.03/2016 tentang Prinsip Kehati-Hatian dalam Melaksanakan Kegiatan Structured Product bagi bank umum.

OJK menyatakan, peraturan itu diharapkan dapat lebih mendorong bank melaksanakan kegiatan 'structured product' khususnya 'call spread option' di pasar valas dalam negeri yang pada gilirannya akan membantu memperdalam pasar derivatif di Indonesia.

Kebijakan OJK dalam mendorong lindung nilai tersebut diharapkan mengurangi konsentrasi transaksi structured product di luar negeri dan bergeser pada pasar dalam negeri yang pada akhirnya mampu mendorong efisiensi transaksi dan peningkatan likuiditas di pasar derivatif nasional yang berujung pada pendalaman pasar keuangan nasional.

OJK berharap, melalui pendalaman pasar keuangan akan berdampak pada peningkatan ketersediaan sumber pembiayaan ekonomi dan juga akan sangat berperan dalam meredam pengaruh eksternal yang pada akhirnya dapat mendukung terciptanya stabilitas sistem keuangan.

Agus sendiri juga berharap, dengan adanya normalisasi 'margin call' tersebut dapat mendorong semakin banyaknya transaksi structured product valas terhadap rupiah untuk lindung nilai di Indonesia.

"Kita harapkan perusahaan yang belum melakukan hedging atau yang perlu peningkatan hedging, bisa masuk ke 'call spread'," kata Agus. []


Editor. Sunardi Panjaitan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Begini Cara Kanada Ambil Peluang Investasi Ditengah Maraknya Korupsi di Brazil

Selasa, 22 Mei 2018 11:36 WIB

Anggaran yang dikeluarkan Brookfield Asset Management untuk akuisisi ditaksir mencapai USD10 miliar


Pakar: Pertemuan BJ Habibie dan Anwar Ibrahim Karena Persaudaraan yang Kuat

Selasa, 22 Mei 2018 11:31 WIB

Jadi, kata dia, kedatangan Anwar Ibrahim ke Indonesia juga karena tetangga dan Indonesia merupakan negara "the biggest moslem".


Meski Cedera, Neuer Punya Peluang Tampil di Piala Dunia

Selasa, 22 Mei 2018 11:28 WIB

Jerman akan berada satu grup dengan Korea Selatan, Meksiko, dan Swedia



Jokowi Tunjuk Indra Iskandar Sebagai Sekjen DPR

Selasa, 22 Mei 2018 11:25 WIB

Penunjukan Indra Iskandar berdasarkan surat keputusan Presiden Nomor: 49/ TPA Tahun 2018.


Ingin Masuk Data Center ke Tier 4, Ini Kendala BEI

Selasa, 22 Mei 2018 11:25 WIB

Tito: Pemindahan data center ini merupakan sebuah langkah proteksi dan memperkuat pertahanan pasar modal yang harus ditingkatkan kecepatan


Dinar Pastikan Kemenangan Indonesia atas Prancis

Selasa, 22 Mei 2018 11:21 WIB

Dua poin Indonesia sebelumnya disumbangkan Gregoria Mariska Tunjung dan Della Destiara Haris/Ni Ketut Mahadewi Istaran.


Dihadapan Komisi XI, Agus Akan Laporkan Capaiannya Selama Jadi Bos BI

Selasa, 22 Mei 2018 11:17 WIB

Agus Martowardojo ditunjuk secara resmi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia pada Mei 2013


800 Warga Iran Sakit Setelah Makan Jamur Beracun

Selasa, 22 Mei 2018 11:15 WIB

Tujuh orang yang tewas akibat jamur itu berasal dari wilayah Kermanshah.


Portugal Tetapkan 23 Pemain untuk Tempur di PD 2018

Selasa, 22 Mei 2018 11:09 WIB

Youngster di Piala Eropa 2016 kini tak terpakai


Timbul Masalah, Din Syamsuddin Minta Rilis 200 Mubaligh Ditarik

Selasa, 22 Mei 2018 11:08 WIB

"Saya kira perlu ditarik saja, enggak perlu minta maaf, umat pasti sudah memaafkan,"


Rupiah Jeblok, Bisnis Otomotif Astra Tekor

Selasa, 22 Mei 2018 11:06 WIB

Meskipun sektor otomotif mengalami kerugian namun keuangan Astra tetap aman.


Di Depan Kabah, Pogba Doakan Umat Muslim di Seluruh Dunia

Selasa, 22 Mei 2018 10:57 WIB

Ini bukan pertama kalinya Pogba menunaikan ibadah umrah


AS: Kami Akan Terapkan Sanksi Terberat dalam Sejarah Iran

Selasa, 22 Mei 2018 10:50 WIB

Dalam pidato pertama kebijakan luar negeri, Pompeo mengungkap “Rencana B” untuk melawan Iran.


Mendagri: Harkitnas dan 20 Tahun Reformasi, Indonesia Harus Semakin Kuat!

Selasa, 22 Mei 2018 10:43 WIB

Tjahjo mengatakan, berbeda dalam hal pendapat, kepentingan, ormas ataupun partai politik merupakan hal yang biasa saja dalam demokrasi.