OJK Revisi Aturan Margin Call 10 Persen untuk Pendalaman Pasar Keuangan

akurat logo
Denny Iswanto
Kamis, 26 April 2018 13:12 WIB
Share
 
OJK Revisi Aturan Margin Call 10 Persen untuk Pendalaman Pasar Keuangan
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kedua dari kiri) ketika jumpa pers di Jakarta, Kamis (26/4). AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merevisi aturan kewajiban nasabah untuk memenuhi agunan kas (margin call) sebesar 10 persen, namun aturan ini dikecualikan untuk nasabah tertentu dan transaksi structured product valas terhadap rupiah dengan tujuan lindung nilai (hedging).

Revisi aturan tersebut, OJK menerbitkan POJK No.6/ POJK.03/2018 tentang Perubahan atas POJK Nomor 7/POJK.03/2016 tentang Prinsip Kehati-hatian dalam Melaksanakan Kegiatan Structured Product bagi bank umum.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, mengatakan peraturan itu diharapkan dapat lebih mendorong bank melaksanakan kegiatan 'structured product' khususnya 'call spread option' di pasar valas dalam negeri yang pada gilirannya akan membantu memperdalam pasar derivatif di Indonesia.

"Ini merupakan wujud nyata dari komitmen dan dukungan OJK terhadap upaya pendalaman pasar keuangan melalui upaya mendorong transaksi structured product di dalam negeri," ujar Wimboh, saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (26/4).

Kebijakan OJK dalam mendorong lindung nilai tersebut diharapkan mengurangi konsentrasi transaksi structured product di luar negeri, dan bergeser pada pasar dalam negeri pada akhirnya mampu mendorong efisiensi transaksi dan peningkatan likuiditas di pasar derivatif nasional yang berujung pada pendalaman pasar keuangan nasional.

"Kita harapkan melalui pendalaman pasar keuangan akan berdampak pada peningkatan ketersediaan sumber pembiayaan ekonomi dan juga akan sangat berperan dalam meredam pengaruh eksternal yang pada akhirnya dapat mendukung tercipta stabilitas sistem keuangan," kata Wimboh. []


Editor. Sunardi Panjaitan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Pakar: Pertemuan BJ Habibie dan Anwar Ibrahim Karena Persaudaraan yang Kuat

Selasa, 22 Mei 2018 11:31 WIB

Jadi, kata dia, kedatangan Anwar Ibrahim ke Indonesia juga karena tetangga dan Indonesia merupakan negara "the biggest moslem".


Meski Cedera, Neuer Punya Peluang Tampil di Piala Dunia

Selasa, 22 Mei 2018 11:28 WIB

Jerman akan berada satu grup dengan Korea Selatan, Meksiko, dan Swedia



Jokowi Tunjuk Indra Iskandar Sebagai Sekjen DPR

Selasa, 22 Mei 2018 11:25 WIB

Penunjukan Indra Iskandar berdasarkan surat keputusan Presiden Nomor: 49/ TPA Tahun 2018.


Ingin Masuk Data Center ke Tier 4, Ini Kendala BEI

Selasa, 22 Mei 2018 11:25 WIB

Tito: Pemindahan data center ini merupakan sebuah langkah proteksi dan memperkuat pertahanan pasar modal yang harus ditingkatkan kecepatan


Dinar Pastikan Kemenangan Indonesia atas Prancis

Selasa, 22 Mei 2018 11:21 WIB

Dua poin Indonesia sebelumnya disumbangkan Gregoria Mariska Tunjung dan Della Destiara Haris/Ni Ketut Mahadewi Istaran.


Dihadapan Komisi XI, Agus Akan Laporkan Capaiannya Selama Jadi Bos BI

Selasa, 22 Mei 2018 11:17 WIB

Agus Martowardojo ditunjuk secara resmi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia pada Mei 2013


800 Warga Iran Sakit Setelah Makan Jamur Beracun

Selasa, 22 Mei 2018 11:15 WIB

Tujuh orang yang tewas akibat jamur itu berasal dari wilayah Kermanshah.


Portugal Tetapkan 23 Pemain untuk Tempur di PD 2018

Selasa, 22 Mei 2018 11:09 WIB

Youngster di Piala Eropa 2016 kini tak terpakai


Timbul Masalah, Din Syamsuddin Minta Rilis 200 Mubaligh Ditarik

Selasa, 22 Mei 2018 11:08 WIB

"Saya kira perlu ditarik saja, enggak perlu minta maaf, umat pasti sudah memaafkan,"


Rupiah Jeblok, Bisnis Otomotif Astra Tekor

Selasa, 22 Mei 2018 11:06 WIB

Meskipun sektor otomotif mengalami kerugian namun keuangan Astra tetap aman.


Di Depan Kabah, Pogba Doakan Umat Muslim di Seluruh Dunia

Selasa, 22 Mei 2018 10:57 WIB

Ini bukan pertama kalinya Pogba menunaikan ibadah umrah


AS: Kami Akan Terapkan Sanksi Terberat dalam Sejarah Iran

Selasa, 22 Mei 2018 10:50 WIB

Dalam pidato pertama kebijakan luar negeri, Pompeo mengungkap “Rencana B” untuk melawan Iran.


Mendagri: Harkitnas dan 20 Tahun Reformasi, Indonesia Harus Semakin Kuat!

Selasa, 22 Mei 2018 10:43 WIB

Tjahjo mengatakan, berbeda dalam hal pendapat, kepentingan, ormas ataupun partai politik merupakan hal yang biasa saja dalam demokrasi.


Tak Kunjung Sembuh, Novel Kembali Dibawa Ke Singapura

Selasa, 22 Mei 2018 10:38 WIB

KPK harap kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan bisa diselesaikan dengan baik.