Garuda Delay 3 Jam, Ini Respon Fahri Hamzah yang Juga Terkena Imbas

akurat logo
Denny Iswanto
Minggu, 22 April 2018 15:50 WIB
Share
 
Garuda Delay 3 Jam, Ini Respon Fahri Hamzah yang Juga Terkena Imbas
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah ketika ditemui awak media AKURAT.CO di ruang tunggu Bandara Internasional Lombok Praya yang juga salah satu penumpang terdampak delay pada penerbangan maskapai Garuda Indonesia (GA 0433) tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Lombok, Minggu (22/4). AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO, Penerbangan Garuda Indonesia, Minggu (22/4), berkode GA 0433 dari Lombok tujuan Jakarta yang dijadwalkan sudah boarding pukul 14.50 WITA ini dinyatakan terlambat untuk tinggal landas karena alasan operasional hingga pukul 17.50 WITA, alias terlambat 3 jam.

Karena kondisi ini sebagian penumpang merasa sangat resah karena penundaan penerbangan ini begitu lama dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu sebelumnya. Pihak bandara pun berasalan bahwa penundaan ini dikarenakan ada kendala teknis atau operasional di pesawat.

Salah satu penumpang yakni Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah juga merasakan kerugian yang sangat besar akibat delay 3 jam penerbangan Garuda yang terjadi ini. Padahal dirinya sudah dijadwalkan untuk menghadiri suatu acara yang penting juga di Lampung sore nanti.

"Saya sebenarnya ada acara yang harus saya datangi di Lampung. Karena Garuda delay saya jadinya cari pesawat lain. Ini saya dapat Batik Air penerbangan jam 4 nanti, untungnya dapat ganti," kata dia kepada AKURAT.CO di Lombok, NTB, Minggu (22/4).

Dia menyatakan bahwa persaingan di maskapai penerbangan sebenarnya sangatlah kompetitif dan sangat susah. Sehingga harapannya Garuda tidak ada delay dan mampu bersaing dengan yang lain.

"Lihat saja Uni Emirat Arab, mereka punya dua maskapai penerbangan kelasnya internasional padahal penduduknya cuma 500.000 jiwa dan hanya satu pulau. Contohnya Emirates dan Etihad. Sedangkan kita ribuan pulaunya, penduduk banyak, maskapai penerbangan internasional cuma satu, Garuda. Itupun ngos-ngosan sekarang ini," tutur dia.

Fahri juga mengatakan, bukan untuk bermaksud menggebuk Garuda dia memberikan statement seperti itu tapi banyak maskapai lain yang juga pernah delay dan dapat kritikan dari masyarakat. Tidak fair apabila Garuda juga tidak dikritik.

"Garuda memang yang paling safety dari maskapai lain tapi kan ada yang lain-lain dalam kompetisi seperti jadwal dan lain-lain. Dalam berkompetisi memang berat karena ini adalah kekuatan pasar. Harus ada ide besar untuk membuat Garuda mampu berkompetisi," tegasnya. []


Editor. Sunardi Panjaitan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Dinar Pastikan Kemenangan Indonesia atas Prancis

Selasa, 22 Mei 2018 11:21 WIB

Dua poin Indonesia sebelumnya disumbangkan Gregoria Mariska Tunjung dan Della Destiara Haris/Ni Ketut Mahadewi Istaran.


Dihadapan Komisi XI, Agus Akan Laporkan Capaiannya Selama Jadi Bos BI

Selasa, 22 Mei 2018 11:17 WIB

Agus Martowardojo ditunjuk secara resmi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia pada Mei 2013


800 Warga Iran Sakit Setelah Makan Jamur Beracun

Selasa, 22 Mei 2018 11:15 WIB

Tujuh orang yang tewas akibat jamur itu berasal dari wilayah Kermanshah.


Portugal Tetapkan 23 Pemain untuk Tempur di PD 2018

Selasa, 22 Mei 2018 11:09 WIB

Youngster di Piala Eropa 2016 kini tak terpakai


Timbul Masalah, Din Syamsuddin Minta Rilis 200 Mubaligh Ditarik

Selasa, 22 Mei 2018 11:08 WIB

"Saya kira perlu ditarik saja, enggak perlu minta maaf, umat pasti sudah memaafkan,"


Rupiah Jeblok, Bisnis Otomotif Astra Tekor

Selasa, 22 Mei 2018 11:06 WIB

Meskipun sektor otomotif mengalami kerugian namun keuangan Astra tetap aman.


Di Depan Kabah, Pogba Doakan Umat Muslim di Seluruh Dunia

Selasa, 22 Mei 2018 10:57 WIB

Ini bukan pertama kalinya Pogba menunaikan ibadah umrah


AS: Kami Akan Terapkan Sanksi Terberat dalam Sejarah Iran

Selasa, 22 Mei 2018 10:50 WIB

Dalam pidato pertama kebijakan luar negeri, Pompeo mengungkap “Rencana B” untuk melawan Iran.


Mendagri: Harkitnas dan 20 Tahun Reformasi, Indonesia Harus Semakin Kuat!

Selasa, 22 Mei 2018 10:43 WIB

Tjahjo mengatakan, berbeda dalam hal pendapat, kepentingan, ormas ataupun partai politik merupakan hal yang biasa saja dalam demokrasi.


Tak Kunjung Sembuh, Novel Kembali Dibawa Ke Singapura

Selasa, 22 Mei 2018 10:38 WIB

KPK harap kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan bisa diselesaikan dengan baik.


Timnas Argentina Tanpa Top Skor Liga Italia di Piala Dunia

Selasa, 22 Mei 2018 10:37 WIB

Total ada lima penyerang yang dibawa ke Rusia


Astra Sayangkan Langkah Gubernur BI yang Ragu-Ragu Intervensi Rupiah

Selasa, 22 Mei 2018 10:31 WIB

Pongki meminta BI untuk melakukan langkah-langkah efektif untuk pulihkan keperkasaan rupiah agar tidak menimbulkan dampak berkepanjangan


Bertemu Sandiaga Uno, AHY: Pertemuan Kompetitor di Pilgub DKI

Selasa, 22 Mei 2018 10:30 WIB

AHY membeberkan hasil pertemuannya dengan Sandiaga Uno Jumat (18/5) malam lalu.


Menpora: Kebijakan Jokowi Beri Harapan Baru Semua Cabor

Selasa, 22 Mei 2018 10:26 WIB

Presiden Joko Widodo memberikan kepercayaan kepada tiap cabor untuk mengelola keuangan secara langsung


Asyik Nyabu, Polisi Ciduk Dua Pria Ini

Selasa, 22 Mei 2018 10:23 WIB

"Kami menangkap keduanya saat sedang mengonsumsi sabu."