Calon Anggota Ingin BPK Berperan dalam Pencegahan, DPR: Itu Diluar Tupoksi!

akurat logo
Siti Nurfaizah
Selasa, 17 April 2018 14:10 WIB
Share
 
Calon Anggota Ingin BPK Berperan dalam Pencegahan, DPR: Itu Diluar Tupoksi!
Komisi XI DPR RI menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) terhadap 18 Calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (16/4).. AKURAT.CO/Siti Nurfaizah

AKURAT.CO, Salah satu calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Bambang Joko Pratondo mengusulkan BPK bukan hanya berperan sebagai lembaga pemeriksa namun juga pencegahan.

Ini disampaikan pada saat Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) hari ini (17/4) bersama Komisi XI DPR RI. Dimana rangkaian ujian ini untuk menggantikan posisi Agus Joko Pramono yang akan berakhir pada 1 Agustus 2018 mendatang.

Uji kelayakan ini juga merupakan sesi kedua, dimana Komisi XI akan mengujikan 6 calon anggota BPK dari 18 calon anggota BPK yang diajukan dan berlangsung sejak Senin, 16 April 2018 hingga Rabu, 19 April 2018.

"Bersasarkan tugas BPK pasal 6 ayat 1 UU No. 15 tahun 2016 adalah memeriksa dan pengelolaan dana tanggung jawab keuangan negara yang dilakukan oleh pemerintaham pusat, daerah, lembaga lainnya, BI, BUMN, BLU, BUMD dan lembaga lainnya. Berdasarkan tugas dan wewenang tersebut, BPK mempunyai tugas utama yaitu pemeriksaan tetapi ada tugas lain yang tidak kalah penting yaitu pencegahan," jelasnya Bambang saat uji kelayakan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (17/4).

Dengan peran pencegahan tersebut Bambang Joko berharap poin yang diperoleh BPK lebih besar dari temuan keuangan.

"Walaupun banyak fungsional dari auditor, targetnya adalah temuan dalam proses keuangan. Saya harapkan kedepan BPK kalo punya pencegahan poinnya lebih besar dari temuan keuangan," ujarnya.

Usulan ini pun mendapat tanggapan dari anggota DPR RI Ahmadi Noor Supit dari Fraksi Partai Golkar yang menyakan seberapa penting peran pencegahan bagi BPK sebab peran tersebut bukan merupakan fungsi BPK.

"Kalau kita lihat visi dan misi sebagian besar menarik, yang harus dipikirkan apakah memang dibutuhkan peran BPK dalam pencegahan? pencegahan bagus tapi apakah BPK tupoksinya ambil itu?," katanya.

Selain itu, Anggota DPR RI Saiful Rasyid dari Fraksi Partai Gerindra juga menanggapi bahwa fungsi pencegahan oleh BPK tidak mungkin dapat dilakukan sebab tugas BPK sebagai pemeriksa adalah mutlak sesuai tupoksinya.

"Auditor negara akan saklak. Tidak bisa lagi kurangi tupoksi BPK. Kesimpulan dari target kerja hampir seluruhnya dikerjakan BPK dan ada yang tidak mungkin dikerjakan BPK karena diluar tupoksi BPK," sambungnya. []


Editor. Denny Iswanto

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Jasad Dosen Palestina Tiba di Gaza

Jumat, 27 April 2018 04:05 WIB

Jasad dosen Palestina Fadi al-Batsh yang tewas ditembak di Malaysia telah kembali ke Jalur Gaza


Megawati Dukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara

Jumat, 27 April 2018 03:35 WIB

Megawati Soekarnoputri, sangat mendukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara yang akan digagas oleh DPP Ikhwanul Muballighin.


Indonesia Berpotensi Jadi Anggota Pasific Alliance

Jumat, 27 April 2018 03:30 WIB

Indonesia berpotensi menjadi negara anggota (associate member) blok perdagangan Pacific Alliance, yang digagas empat negara Amerika Latin.


Babak I: Sepuluh Pemain Atletico Tahan Imbang The Gunners

Jumat, 27 April 2018 03:10 WIB

Meski bermain dengan 11 pemain, Arsenal kontra Atletico masih sama kuat


Wilayah India Disambar 36.749 Petir dalam 13 Jam

Jumat, 27 April 2018 03:05 WIB

Negara bagian Andhra Pradesh, India, disambar 36.749 petir hanya dalam waktu 13 jam.


Gelar Try Out, PDIP Bantu Siswa Tak Grogi Hadapi Soal SBMPTN

Jumat, 27 April 2018 02:30 WIB

DPP PDI Perjuangan (PDIP) kembali menggelar Program 'Try Out' Nasional Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


Susunan Pemain Arsenal Vs Atletico: Tim Tamu Minus Costa

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

Arsene Wenger pasang Danny Welbeck, dan Alexandre Lacazette demi membobol gawang tim tamu yang dijaga Jan Oblak.


Kemendikbud: UU Nomor 5 Tahun 2017 Ciptakan Penguatan Ekosistem Kebudayaan

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan melibatkan masyarakat dalam memajukan kebudayaannya.


Petani Dukung Pasangan Gus Ipul-Puti di Pilgub Jatim

Jumat, 27 April 2018 01:55 WIB

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jawa Timur mendukung pasangan Gus Ipul-Puti di Pilkda 2018.


Tak Ingin Sejarah Dimanipulasi, Pena 98 Gelar Acara Peringatan 20 Tahun Reformasi

Jumat, 27 April 2018 01:45 WIB

Pena 98 tidak mau kembali seperti zaman Orde Baru


Komdis PSSI Bersidang, Hargianto dan Basith Dilarang Main Dua Laga

Jumat, 27 April 2018 01:25 WIB

Kasus pemukulan gelandang Bhayangkara FC, Muhammad Hargianto, terhadap Ahmad Subagja Basith menjadi perhatian Komdis PSSI.


Pangdam Tegaskan akan Usut Tuntas Prajurit TNI Terlibat Pengeboran Minyak Ilegal

Jumat, 27 April 2018 01:05 WIB

Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi dan tindakan tegas terhadap prajurit terlibat pengeboran minyak.


Gelar Pertemuan, PDIP Gandeng Ikhwanul Mubalighin Wujudkan Islam Nusantara

Jumat, 27 April 2018 00:30 WIB

Megawati menerima kunjungan dari Ketua Umum Ikhwanul Muballighin Mudjib Khudori beserta jajaran pengurusnya di Kantor DPP PDIP.


59 Jadi Korban Ledakan Sumur Minyak, Walhi: Negara Gagal Lindungi Warganya

Jumat, 27 April 2018 00:25 WIB

Walhi menilai, negara telah gagal dalam melindungi rakyat untuk memanfaatkan sumber daya alam (SDA).


Hilman Mattauch Mengaku Dimarahi Ajudan Novanto Karena Kecelakaan

Jumat, 27 April 2018 00:20 WIB

Hilman Mattauch mengaku dimarahi saat mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto masuk ruang perawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau(RSMPH).