Izin HGU Tak Diperpanjang, Begini Ratapan Karyawan PT Cemerlang Abadi

akurat logo
Sunardi Panjaitan
Senin, 16 April 2018 23:01 WIB
Share
 
  Izin HGU Tak Diperpanjang, Begini Ratapan Karyawan PT Cemerlang Abadi
Pemerintah memutuskan izin hak guna usaha (HGU) milik perusahaan perkebunan sawit, PT Cemerlang Abadi di Kabupaten Aceh Barat Daya tidak diperpanjang. Izin HGU tersebut telah berakhir Desember 2017 lalu.. AKURAT.CO/Sudjarwo

AKURAT.CO, Pemerintah memutuskan izin hak guna usaha (HGU) milik perusahaan perkebunan sawit, PT Cemerlang Abadi di Kabupaten Aceh Barat Daya tidak diperpanjang. Izin HGU tersebut telah berakhir Desember 2017 lalu.

Tidak diperpanjangnya HGU PT Cemerlang Abadi membuat para karyawan bersedih. Pasalnya, dengan tidak beroperasinya perusahaan maka mereka terancam kehilangan pekerjaan.

"Kalau Pemerintah tidak lagi memperpanjang izin HGU PT Cemerlang Abadi ini cukup sedih kami yang putra daerah di sini. Karena jika perusahaan kelapa sawit ini tutup kami kehilangan pekerjan," ungkap Muhammad Isa, salah satu karyawan PT Cemerlang Abadi seperti dipetik dari Antara, Senin (16/4).

Isa bersama ratusan karyawan lainnya sangat mengharapkan agar izin HGU PT Cemerlang Abadi- Babahrot yang telah berakhir Desember 2017 dapat diperpanjang lagi oleh pemerintah, sebab perusahaan tersebut menampung tenaga kerja lokal.

"Saya sudah empat tahun bekerja di perusahaan sini. Alhamdulillah, kalau gajinya saya pikir cukup lumayanlah. Beda kalau kita tidak bekerja pada perusahaan," ungkapnya.

"Dulu, sebelum saya bekerja di perusahaan ini, pendapatan saya sering macet, terkadang dapat terkadang tidak. Namun, setelah saya menjadi karyawan pada perkebunan ini kebutuhan keluarga saya sudah mencukupi," tuturnya.

Isa mengatakan, jumlah karyawan yang sehari-hari bekerja di kebun kelapa sawit milik PT Cemerlang Abadi mencapai 400 kepala keluarga termasuk belasan wanita janda yang berasal dari sejumlah desa yang berada di seputaran perusahaan.

"Bukan karyawan saja yang sedih, tapi para pedagang juga gelisah jika pemerintah tidak lagi memperpanjang izin HGU ini. Ekonomi dipasar Babahrot akan macet," ujar Syarifuddin, mantan Kepala Desa Simpang Gadeng, Kecamatan Babahrot. Tokoh masyarakat itu menambahkan, ekonomi masyarakat Kecamatan Babahrot selama ini cukup bergeliat. Tiap hari para pedagang kelontong, baju bahkan dealer sepeda motor datang ke lahan menjual dagangannya pada karyawan.

"Dimana ada karyawan perusahaan di kawasan tersebut perekonomian bergiliat. Jika perusahaan tutup, sumber mata pencaharian pekerja hilang, maka secara otomatis pertumbuhan ekonomi masyarakat akan menjadi lambat," ujarnya.

Wakil Bupati Abdya, Muslizar sebelumnya menegaskan, pemerintah daerah tidak lagi mengeluarkan rekomendasi izin perpanjangan HGU perusahaan itu, karena lahan di kawasan tersebut akan dijadikan sawah baru untuk masyarakat.

"Logikanya begini, lahan seluas 7 ribu hektare jika dikalikan setiap hektare 3 naleh sawah kemudian diberikan pada rakyat miskin masing-masing 1 naleh/kepala keluarga, maka ada 21 ribu warga yang mendapatkan lahan sawah di sana," tuturnya.

Maksud satu naleh yang disebutkan oleh Wabup Abdya tersebut adalah luas lahan sawah jika ditanam tanaman padi menghabiskan benih sebanyak 16 bambu, atau sama dengan 3 naleh sawah luas arealnya satu hektare lahan.

"Untuk apa kita perpanjang lagi HGU itu, sementara sekarang 95 persen saham PT Cemerlang Abadi itu dikuasi oleh perusahaan Singapura," katanya dalam sebuah acara baru-baru ini.[]


Editor. Sunardi Panjaitan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Jasad Dosen Palestina Tiba di Gaza

Jumat, 27 April 2018 04:05 WIB

Jasad dosen Palestina Fadi al-Batsh yang tewas ditembak di Malaysia telah kembali ke Jalur Gaza


Megawati Dukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara

Jumat, 27 April 2018 03:35 WIB

Megawati Soekarnoputri, sangat mendukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara yang akan digagas oleh DPP Ikhwanul Muballighin.


Indonesia Berpotensi Jadi Anggota Pasific Alliance

Jumat, 27 April 2018 03:30 WIB

Indonesia berpotensi menjadi negara anggota (associate member) blok perdagangan Pacific Alliance, yang digagas empat negara Amerika Latin.


Babak I: Sepuluh Pemain Atletico Tahan Imbang The Gunners

Jumat, 27 April 2018 03:10 WIB

Meski bermain dengan 11 pemain, Arsenal kontra Atletico masih sama kuat


Wilayah India Disambar 36.749 Petir dalam 13 Jam

Jumat, 27 April 2018 03:05 WIB

Negara bagian Andhra Pradesh, India, disambar 36.749 petir hanya dalam waktu 13 jam.


Gelar Try Out, PDIP Bantu Siswa Tak Grogi Hadapi Soal SBMPTN

Jumat, 27 April 2018 02:30 WIB

DPP PDI Perjuangan (PDIP) kembali menggelar Program 'Try Out' Nasional Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


Susunan Pemain Arsenal Vs Atletico: Tim Tamu Minus Costa

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

Arsene Wenger pasang Danny Welbeck, dan Alexandre Lacazette demi membobol gawang tim tamu yang dijaga Jan Oblak.


Kemendikbud: UU Nomor 5 Tahun 2017 Ciptakan Penguatan Ekosistem Kebudayaan

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan melibatkan masyarakat dalam memajukan kebudayaannya.


Petani Dukung Pasangan Gus Ipul-Puti di Pilgub Jatim

Jumat, 27 April 2018 01:55 WIB

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jawa Timur mendukung pasangan Gus Ipul-Puti di Pilkda 2018.


Tak Ingin Sejarah Dimanipulasi, Pena 98 Gelar Acara Peringatan 20 Tahun Reformasi

Jumat, 27 April 2018 01:45 WIB

Pena 98 tidak mau kembali seperti zaman Orde Baru


Komdis PSSI Bersidang, Hargianto dan Basith Dilarang Main Dua Laga

Jumat, 27 April 2018 01:25 WIB

Kasus pemukulan gelandang Bhayangkara FC, Muhammad Hargianto, terhadap Ahmad Subagja Basith menjadi perhatian Komdis PSSI.


Pangdam Tegaskan akan Usut Tuntas Prajurit TNI Terlibat Pengeboran Minyak Ilegal

Jumat, 27 April 2018 01:05 WIB

Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi dan tindakan tegas terhadap prajurit terlibat pengeboran minyak.


Gelar Pertemuan, PDIP Gandeng Ikhwanul Mubalighin Wujudkan Islam Nusantara

Jumat, 27 April 2018 00:30 WIB

Megawati menerima kunjungan dari Ketua Umum Ikhwanul Muballighin Mudjib Khudori beserta jajaran pengurusnya di Kantor DPP PDIP.


59 Jadi Korban Ledakan Sumur Minyak, Walhi: Negara Gagal Lindungi Warganya

Jumat, 27 April 2018 00:25 WIB

Walhi menilai, negara telah gagal dalam melindungi rakyat untuk memanfaatkan sumber daya alam (SDA).


Hilman Mattauch Mengaku Dimarahi Ajudan Novanto Karena Kecelakaan

Jumat, 27 April 2018 00:20 WIB

Hilman Mattauch mengaku dimarahi saat mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto masuk ruang perawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau(RSMPH).