Genjot Belanja Riset, Pemerintah Siapkan Insentif Pajak 300 Persen

akurat logo
Aji Nurmansyah
Senin, 16 April 2018 18:00 WIB
Share
 
 Genjot Belanja Riset, Pemerintah Siapkan Insentif Pajak 300 Persen
Riset menjadi salah satu kunci Indonesia bisa bertransformasi menjadi negara maju. Hanya saja belanja riset yang ditetapkan pemerintah masih sangat kecil hanya mencapai 0,3% dari Product Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini. Padahal idealnya belanja riset harus diangka 2% dari PDB.. AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Riset menjadi salah satu kunci Indonesia bisa bertransformasi menjadi negara maju. Hanya saja belanja riset yang ditetapkan pemerintah masih sangat kecil hanya mencapai 0,3% dari Product Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini. Padahal idealnya belanja riset harus diangka 2% dari PDB.

Lantaran tak mampu memberikan kontribusi belanja riset dalam jumlah besar karenaasoh prioritas terhadap pembangunan infrastruktur. Pemerintah mendorong kegiatan riset dan vokasi oleh industri swasta dengan memberikan insentif penggurangan pajak hingga mencapai 300%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kemenperin Ngakan Timur Antara mengatakan menghadapi implementasi industri 4.0 pemerintah harus memperbanyak riset terutama dalam mendukung sektor industri unggulan.

"Sejauh ini memang sudah ada kajian investasi yang dibutuhkan menghadapi revolusi industri 4.0. Yakni dengan menguraikan sektor-sektor industri mana yang diunggulkan. Namun memang, jumlah investasi total belum ada. Hanya saja, pemerintah memastikan akan mengambil bagian,” katanya di Jakarta, Senin (16/4).

Ngakan mengakui, saat ini belanja penelitian pengambangan memang masih kecil. Namun tengah digagas agar belanja riset juga dapat ditingkatkan hingga 2% dari PDB.

“Kalau itu bisa dilakukan hingga 2030, maka aktivitas riset dipandang sudah bisa mendukung revolusi industri 4.0,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Leonard Tampubolon membenarkan bahwa belanja riset masih sangat kecil. Karena pemerintah masih mengutamakan program prioritas nasional.

"Kalau sekarang masih 0,3% untuk riset masih sulit untuk di tingkat belanja riset karena riset ini program nasional kita selama ini mengunakan belanja riset ratio terhadap PDB. Belum memungkinkan kalau riset sampai 2%," katanya di tempat yang sama.

Karena itu pemerintah mendorong sektor swasta untuk melakukan riset. Kemudian hasil riset tersebut akan dijadikan patokan dalam mengembangkan industri berbasis teknologi ke depan.

"Karena dengan 2% saja sudah mencapai Rp 320 triliun agak sulit, yang bisa kita lakukan kita mengefektifkan belanja riset. Yang kedua kita harus bisa mendorong dan memfasilitasi lembaga riset swasta," tambahnya.

Sementara itu Ngakan Timur Antara mengatakan dengan memberikan insentif pengurangan pajak diharapkan sektor swasta semakin banyak melakukan riset-riset untuk pengembangan industri dalam negeri ke depan.

"Industri yang lakukan penelitian pengembangan akan mendapat insentif berupa penggurangan pajak hingga 200% dan untuk vokasi mencapai 300%,” katanya.[]


Editor. Denny Iswanto

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Megawati Dukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara

Jumat, 27 April 2018 03:35 WIB

Megawati Soekarnoputri, sangat mendukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara yang akan digagas oleh DPP Ikhwanul Muballighin.


Indonesia Berpotensi Jadi Anggota Pasific Alliance

Jumat, 27 April 2018 03:30 WIB

Indonesia berpotensi menjadi negara anggota (associate member) blok perdagangan Pacific Alliance, yang digagas empat negara Amerika Latin.


Babak I: Sepuluh Pemain Atletico Tahan Imbang The Gunners

Jumat, 27 April 2018 03:10 WIB

Meski bermain dengan 11 pemain, Arsenal kontra Atletico masih sama kuat


Wilayah India Disambar 36.749 Petir dalam 13 Jam

Jumat, 27 April 2018 03:05 WIB

Negara bagian Andhra Pradesh, India, disambar 36.749 petir hanya dalam waktu 13 jam.


Gelar Try Out, PDIP Bantu Siswa Tak Grogi Hadapi Soal SBMPTN

Jumat, 27 April 2018 02:30 WIB

DPP PDI Perjuangan (PDIP) kembali menggelar Program 'Try Out' Nasional Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


Susunan Pemain Arsenal Vs Atletico: Tim Tamu Minus Costa

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

Arsene Wenger pasang Danny Welbeck, dan Alexandre Lacazette demi membobol gawang tim tamu yang dijaga Jan Oblak.


Kemendikbud: UU Nomor 5 Tahun 2017 Ciptakan Penguatan Ekosistem Kebudayaan

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan melibatkan masyarakat dalam memajukan kebudayaannya.


Petani Dukung Pasangan Gus Ipul-Puti di Pilgub Jatim

Jumat, 27 April 2018 01:55 WIB

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jawa Timur mendukung pasangan Gus Ipul-Puti di Pilkda 2018.


Tak Ingin Sejarah Dimanipulasi, Pena 98 Gelar Acara Peringatan 20 Tahun Reformasi

Jumat, 27 April 2018 01:45 WIB

Pena 98 tidak mau kembali seperti zaman Orde Baru


Komdis PSSI Bersidang, Hargianto dan Basith Dilarang Main Dua Laga

Jumat, 27 April 2018 01:25 WIB

Kasus pemukulan gelandang Bhayangkara FC, Muhammad Hargianto, terhadap Ahmad Subagja Basith menjadi perhatian Komdis PSSI.


Pangdam Tegaskan akan Usut Tuntas Prajurit TNI Terlibat Pengeboran Minyak Ilegal

Jumat, 27 April 2018 01:05 WIB

Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi dan tindakan tegas terhadap prajurit terlibat pengeboran minyak.


Gelar Pertemuan, PDIP Gandeng Ikhwanul Mubalighin Wujudkan Islam Nusantara

Jumat, 27 April 2018 00:30 WIB

Megawati menerima kunjungan dari Ketua Umum Ikhwanul Muballighin Mudjib Khudori beserta jajaran pengurusnya di Kantor DPP PDIP.


59 Jadi Korban Ledakan Sumur Minyak, Walhi: Negara Gagal Lindungi Warganya

Jumat, 27 April 2018 00:25 WIB

Walhi menilai, negara telah gagal dalam melindungi rakyat untuk memanfaatkan sumber daya alam (SDA).


Hilman Mattauch Mengaku Dimarahi Ajudan Novanto Karena Kecelakaan

Jumat, 27 April 2018 00:20 WIB

Hilman Mattauch mengaku dimarahi saat mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto masuk ruang perawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau(RSMPH).


Ketua DPR Bangga Wanita Indonesia Berperan Jadi Ibu Bangsa

Jumat, 27 April 2018 00:05 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga wanita Indonesia selalu berperan menjadi Ibu Bangsa yang menumbuhkembangkan semangat kebangsaan