Arab Saudi Hibahkan Dana Rp2 Triliun untuk Yerusalem

akurat logo
Andi Syafriadi
Senin, 16 April 2018 15:03 WIB
Share
 
Arab Saudi Hibahkan Dana Rp2 Triliun untuk Yerusalem
Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud mengumumkan sumbangan sebesar USD 150 juta atau sekitar Rp2 triliun untuk Yerusalem.. ARABNEWS.COM

AKURAT.CO, Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud mengumumkan sumbangan sebesar USD 150 juta atau sekitar Rp2 triliun untuk Yerusalem. Hibah tersebut merupakan dana yang ditujukan untuk perawaratan situs suci Islam di Yerusalem Timur.

Pengumuman itu disampaikan dalam pembukaan KTT Liga Arab seperti dilansir dari Arab Business, Senin (16/4).

“Arab Saudi akan memberikan hibah sebesar USD 150 juta untuk mendukung perawatan properti Islam di Yerusalem,” ujar Raja Salman.

Pengumuman pendanaan perawatan situs warisan Islam di Yerusalem muncul ketika Raja Salman mengkritik keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel dan menggeser kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Statement yang dikeluarkan oleh Trump yang kontroversial, memicu kemarahan yang mendalam di antara orang-orang Palestina yang melihat Jerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan Israel.

Israel menduduki Yerusalem Timur setelah Perang Enam Hari pada tahun 1967 dan kemudian mencaplok sebagian wilayah palestina. Hingga saat ini masyarakat Internasional menolak klaim atas pemindahan Ibukota Israel ke Yerusalem.

Banyak situs-situs suci Islam di kota palestina termasuk masjid Al-Aqsa yang sangat disucikan dan dihormati oleh Masyarakat Islam, yang diwakafkan kepada orang Yordania untuk mengurus situs tersebut.

Raja Salman juga mengumumkan akan memberikan sumbangan sebesar USD50 juta kepada UNRWA yang merupakan badan organisasi bentukan PBB untuk para pengungsi Palestina.

UNRWA yang bertugas memberikan bantuan kepada lebih dari tiga juta orang, kini menghadapi kesulitan keuangan yang serius setelah Amerika Serikat membatasi sumbangannya.

"Kami saat ini sedang mencari dana sebesar USD 441 juta untuk terus beroperasi, tetapi para investor hanya menjanjikan sekitar USD 100 juta," ujar Pierre Kragenbuhl selaku Kepala UNRWA.

Pada pertengahan Maret lalu, UNRWA mengatakan tidak memiliki dana yang diperlukan untuk terus berjalan untuk membantu para pengungsi di palestina, karena Amerika telah membatasi dananya.[]


Editor. Sunardi Panjaitan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Megawati Dukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara

Jumat, 27 April 2018 03:35 WIB

Megawati Soekarnoputri, sangat mendukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara yang akan digagas oleh DPP Ikhwanul Muballighin.


Indonesia Berpotensi Jadi Anggota Pasific Alliance

Jumat, 27 April 2018 03:30 WIB

Indonesia berpotensi menjadi negara anggota (associate member) blok perdagangan Pacific Alliance, yang digagas empat negara Amerika Latin.


Babak I: Sepuluh Pemain Atletico Tahan Imbang The Gunners

Jumat, 27 April 2018 03:10 WIB

Meski bermain dengan 11 pemain, Arsenal kontra Atletico masih sama kuat


Wilayah India Disambar 36.749 Petir dalam 13 Jam

Jumat, 27 April 2018 03:05 WIB

Negara bagian Andhra Pradesh, India, disambar 36.749 petir hanya dalam waktu 13 jam.


Gelar Try Out, PDIP Bantu Siswa Tak Grogi Hadapi Soal SBMPTN

Jumat, 27 April 2018 02:30 WIB

DPP PDI Perjuangan (PDIP) kembali menggelar Program 'Try Out' Nasional Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


Susunan Pemain Arsenal Vs Atletico: Tim Tamu Minus Costa

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

Arsene Wenger pasang Danny Welbeck, dan Alexandre Lacazette demi membobol gawang tim tamu yang dijaga Jan Oblak.


Kemendikbud: UU Nomor 5 Tahun 2017 Ciptakan Penguatan Ekosistem Kebudayaan

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan melibatkan masyarakat dalam memajukan kebudayaannya.


Petani Dukung Pasangan Gus Ipul-Puti di Pilgub Jatim

Jumat, 27 April 2018 01:55 WIB

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jawa Timur mendukung pasangan Gus Ipul-Puti di Pilkda 2018.


Tak Ingin Sejarah Dimanipulasi, Pena 98 Gelar Acara Peringatan 20 Tahun Reformasi

Jumat, 27 April 2018 01:45 WIB

Pena 98 tidak mau kembali seperti zaman Orde Baru


Komdis PSSI Bersidang, Hargianto dan Basith Dilarang Main Dua Laga

Jumat, 27 April 2018 01:25 WIB

Kasus pemukulan gelandang Bhayangkara FC, Muhammad Hargianto, terhadap Ahmad Subagja Basith menjadi perhatian Komdis PSSI.


Pangdam Tegaskan akan Usut Tuntas Prajurit TNI Terlibat Pengeboran Minyak Ilegal

Jumat, 27 April 2018 01:05 WIB

Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi dan tindakan tegas terhadap prajurit terlibat pengeboran minyak.


Gelar Pertemuan, PDIP Gandeng Ikhwanul Mubalighin Wujudkan Islam Nusantara

Jumat, 27 April 2018 00:30 WIB

Megawati menerima kunjungan dari Ketua Umum Ikhwanul Muballighin Mudjib Khudori beserta jajaran pengurusnya di Kantor DPP PDIP.


59 Jadi Korban Ledakan Sumur Minyak, Walhi: Negara Gagal Lindungi Warganya

Jumat, 27 April 2018 00:25 WIB

Walhi menilai, negara telah gagal dalam melindungi rakyat untuk memanfaatkan sumber daya alam (SDA).


Hilman Mattauch Mengaku Dimarahi Ajudan Novanto Karena Kecelakaan

Jumat, 27 April 2018 00:20 WIB

Hilman Mattauch mengaku dimarahi saat mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto masuk ruang perawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau(RSMPH).


Ketua DPR Bangga Wanita Indonesia Berperan Jadi Ibu Bangsa

Jumat, 27 April 2018 00:05 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga wanita Indonesia selalu berperan menjadi Ibu Bangsa yang menumbuhkembangkan semangat kebangsaan