Pembangunan Jalan di Papua Membuka Keterisolasian dan Mengurangi Biaya Kemahalan

akurat logo
Rizal Mahmuddhin
Sabtu, 14 April 2018 12:36 WIB
Share
 
Pembangunan Jalan di Papua Membuka Keterisolasian dan Mengurangi Biaya Kemahalan
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (ketiga kiri). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/foc/18.

AKURAT.CO, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan kelancaran konektivitas di Pulau Papua. Pada tahun 2017, Jalan Trans di Provinsi Papua Barat sepanjang 1.070,62 km telah tersambung dimana 58,97% sudah beraspal dan sisanya jalan tanah.

Pembangunan jalan di Papua bertujuan membuka keterisolasian daerah terpencil, mengurangi biaya kemahalan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penyelesaian Jalan Trans di Papua Barat sebagai bagian dari Jalan Trans Papua adalah perwujudan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dalam membangun Indonesia dari pinggiran dan pemerataan hasil-hasil pembangunan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan masyarakat sudah mulai merasakan manfaat keberadaan Jalan Trans Papua dan Jalan Perbatasan Papua.

“Pembangunan Jalan Trans Papua terus dilanjutkan dan ditargetkan akhir tahun 2019 bisa tersambung seluruhnya,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Saat bertemu Menteri Basuki, Gubernur Papua Barat D. Mandacan mengajak untuk mencoba jalan Segmen II dari Manokwari-Wasior hingga perbatasan dengan Provinsi Papua dan menginap di Wasior sesudah Lebaran mendatang.

Sementara itu Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVII Papua Barat, Yohanis Tulak Todingrara saat ditemui di Sorong, mengatakan Jalan Trans Papua Barat terbagi menjadi dua segmen/ruas yaitu segmen I Sorong-Maybrat-Manokwari (594,81 km) yang menghubungkan dua pusat ekonomi di Papua Barat yakni Kota Sorong dan Manokwari yang kini dapat ditempuh dalam waktu 14 jam.

Ruas jalan ini juga terhubung dengan Pelabuhan Arar sebagai pelabuhan tol laut yang merupakan bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong. Kondisinya hingga akhir 2017 adalah 81,6 persen sudah beraspal, perkerasan tanah sepanjang 109,24 km dan diperlukan perbaikan geometrik jalan sepanjang 13,5 km.

Sementara segmen II Manokwari-Mameh-Wasior-Batas Provinsi Papua telah berhasil tembus pada Desember 2017. Dari panjang 475,81 km, kondisi beraspal sepanjang 145,41 km, perkerasan tanah 330,41 km dan perlu perbaikan geometrik jalan sepanjang 38,24 km.

Tantangan dalam pembangunan jalan Trans baik di Papua dan Papua Barat adalah kondisi alam yang masih berupa hutan, pegunungan dan cuaca. Disamping itu ketersediaan material konstruksi juga terbatas di Papua, namun pihaknya tetap berupaya keras mengutamakan pemanfaatan material yang tersedia di Pulau Papua.

Tahun 2018, anggaran jalan di Papua Barat sebesar Rp 1,6 triliun. Dana tersebut untuk perbaikan geometri jalan dan pembangunan 125 jembatan. Ditargetkan akhir tahun 2018, 60,14% jalan trans papua barat sudah beraspal dan terus meningkat menjadi 64,56% jalan beraspal pada akhir tahun 2019.[]


Editor. Denny Iswanto

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Megawati Dukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara

Jumat, 27 April 2018 03:35 WIB

Megawati Soekarnoputri, sangat mendukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara yang akan digagas oleh DPP Ikhwanul Muballighin.


Indonesia Berpotensi Jadi Anggota Pasific Alliance

Jumat, 27 April 2018 03:30 WIB

Indonesia berpotensi menjadi negara anggota (associate member) blok perdagangan Pacific Alliance, yang digagas empat negara Amerika Latin.


Babak I: Sepuluh Pemain Atletico Tahan Imbang The Gunners

Jumat, 27 April 2018 03:10 WIB

Meski bermain dengan 11 pemain, Arsenal kontra Atletico masih sama kuat


Wilayah India Disambar 36.749 Petir dalam 13 Jam

Jumat, 27 April 2018 03:05 WIB

Negara bagian Andhra Pradesh, India, disambar 36.749 petir hanya dalam waktu 13 jam.


Gelar Try Out, PDIP Bantu Siswa Tak Grogi Hadapi Soal SBMPTN

Jumat, 27 April 2018 02:30 WIB

DPP PDI Perjuangan (PDIP) kembali menggelar Program 'Try Out' Nasional Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


Susunan Pemain Arsenal Vs Atletico: Tim Tamu Minus Costa

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

Arsene Wenger pasang Danny Welbeck, dan Alexandre Lacazette demi membobol gawang tim tamu yang dijaga Jan Oblak.


Kemendikbud: UU Nomor 5 Tahun 2017 Ciptakan Penguatan Ekosistem Kebudayaan

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan melibatkan masyarakat dalam memajukan kebudayaannya.


Petani Dukung Pasangan Gus Ipul-Puti di Pilgub Jatim

Jumat, 27 April 2018 01:55 WIB

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jawa Timur mendukung pasangan Gus Ipul-Puti di Pilkda 2018.


Tak Ingin Sejarah Dimanipulasi, Pena 98 Gelar Acara Peringatan 20 Tahun Reformasi

Jumat, 27 April 2018 01:45 WIB

Pena 98 tidak mau kembali seperti zaman Orde Baru


Komdis PSSI Bersidang, Hargianto dan Basith Dilarang Main Dua Laga

Jumat, 27 April 2018 01:25 WIB

Kasus pemukulan gelandang Bhayangkara FC, Muhammad Hargianto, terhadap Ahmad Subagja Basith menjadi perhatian Komdis PSSI.


Pangdam Tegaskan akan Usut Tuntas Prajurit TNI Terlibat Pengeboran Minyak Ilegal

Jumat, 27 April 2018 01:05 WIB

Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi dan tindakan tegas terhadap prajurit terlibat pengeboran minyak.


Gelar Pertemuan, PDIP Gandeng Ikhwanul Mubalighin Wujudkan Islam Nusantara

Jumat, 27 April 2018 00:30 WIB

Megawati menerima kunjungan dari Ketua Umum Ikhwanul Muballighin Mudjib Khudori beserta jajaran pengurusnya di Kantor DPP PDIP.


59 Jadi Korban Ledakan Sumur Minyak, Walhi: Negara Gagal Lindungi Warganya

Jumat, 27 April 2018 00:25 WIB

Walhi menilai, negara telah gagal dalam melindungi rakyat untuk memanfaatkan sumber daya alam (SDA).


Hilman Mattauch Mengaku Dimarahi Ajudan Novanto Karena Kecelakaan

Jumat, 27 April 2018 00:20 WIB

Hilman Mattauch mengaku dimarahi saat mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto masuk ruang perawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau(RSMPH).


Ketua DPR Bangga Wanita Indonesia Berperan Jadi Ibu Bangsa

Jumat, 27 April 2018 00:05 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga wanita Indonesia selalu berperan menjadi Ibu Bangsa yang menumbuhkembangkan semangat kebangsaan