Kementerian PUPR Bakal Tambah Tipe 45 dalam Jajaran Rumah Sederhana Sehat

akurat logo
Rizal Mahmuddhin
Selasa, 03 April 2018 13:10 WIB
Share
 
Kementerian PUPR Bakal Tambah Tipe 45 dalam Jajaran Rumah Sederhana Sehat
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal menambah sejumlah kriteria standar layak huni sebuah rumah sederhana sehat. . ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/ama/18.

AKURAT.CO, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal menambah sejumlah kriteria standar layak huni sebuah rumah sederhana sehat. Wacana tersebut nantinya akan tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 403/KPTS/M/2002 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat yang saat ini sedang direvisi.

Direktur Rumah Umum dan Komersial, Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dadang Rukmana menuturkan, jika sebelumnya standar ukuran rumah layak huni hanya memiliki tipe 35 maka nantinya akan terdapat pula tipe 45.

"Rumah sejahtera itu selain 36 juga nanti ada 45 dengan luas tanah yang lebih luas. Tapi bukan berarti yang ada sekarang dihapuskan. Tetap ada. Jadi tipe 45 itu visi rumah sejahtera, idealnya seperti itu. Tapi dengan kemampuan keterbatasan ruang dan lain-lain, yang ada ya tetap jalan," ujar Dadang.

Lebih jauh ia menjelaskan, saat ini standar kebutuhan luas minimum bangunan dan lahan untuk rumah sederhana sehat adalah 9 meter persegi per orang. Padahal menurut standar internasional kebutuhan ruang per orang adalah 11 meter persegi dengan perhitungan ketinggian rata-rata langit-langit 2,8 meter. Hal itu yang mendasari pihaknya bakal melakukan penambahan rumah sederhana sehat tipe 45.

"Standarnya kan selama ini orang itu per orangnya 9 m2, padahal di luar negeri 11 m2. Artinya yang ideal itu seperti itu. Jadi dalam revisi Kepmen ini, visi kita membangun rumah sejahtera. Tapi aturan subsidi dan lain-lain tidak ada perubahan. Jadi yang tipe 36 tetap ada, di bawahnya juga ada. Sepanjang memenuhi kriteria teknis yang berlaku," imbuhnya.

Dadang mengungkapkan, dalam revisi Kepmen Nomor 403/KPTS/M/2002 ini akan lebih ke aturan teknis mengenai spek dan material bangunan rumah mengikuti perkembangan pembangunan hunian rakyat sejauh ini. Dalam waktu dua minggu ke depan akan kembali diadakan konsultasi publik untuk sosialisasi menuju penetapan Kepmen yang baru.

"Kepmen itu yang diatur tidak hanya keandalan bangunan, keamanan dan keselamatan. Tapi juga kenyamanan. Bahwa lingkungannya harus lengkap, sistem pendukung lingkungannya harus berfungsi. Minimal PSU seperti apa. Dan standar-standar lainnya," kata Dadang.[]


Editor. Sunardi Panjaitan

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Megawati Dukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara

Jumat, 27 April 2018 03:35 WIB

Megawati Soekarnoputri, sangat mendukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara yang akan digagas oleh DPP Ikhwanul Muballighin.


Indonesia Berpotensi Jadi Anggota Pasific Alliance

Jumat, 27 April 2018 03:30 WIB

Indonesia berpotensi menjadi negara anggota (associate member) blok perdagangan Pacific Alliance, yang digagas empat negara Amerika Latin.


Babak I: Sepuluh Pemain Atletico Tahan Imbang The Gunners

Jumat, 27 April 2018 03:10 WIB

Meski bermain dengan 11 pemain, Arsenal kontra Atletico masih sama kuat


Wilayah India Disambar 36.749 Petir dalam 13 Jam

Jumat, 27 April 2018 03:05 WIB

Negara bagian Andhra Pradesh, India, disambar 36.749 petir hanya dalam waktu 13 jam.


Gelar Try Out, PDIP Bantu Siswa Tak Grogi Hadapi Soal SBMPTN

Jumat, 27 April 2018 02:30 WIB

DPP PDI Perjuangan (PDIP) kembali menggelar Program 'Try Out' Nasional Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


Susunan Pemain Arsenal Vs Atletico: Tim Tamu Minus Costa

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

Arsene Wenger pasang Danny Welbeck, dan Alexandre Lacazette demi membobol gawang tim tamu yang dijaga Jan Oblak.


Kemendikbud: UU Nomor 5 Tahun 2017 Ciptakan Penguatan Ekosistem Kebudayaan

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan melibatkan masyarakat dalam memajukan kebudayaannya.


Petani Dukung Pasangan Gus Ipul-Puti di Pilgub Jatim

Jumat, 27 April 2018 01:55 WIB

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jawa Timur mendukung pasangan Gus Ipul-Puti di Pilkda 2018.


Tak Ingin Sejarah Dimanipulasi, Pena 98 Gelar Acara Peringatan 20 Tahun Reformasi

Jumat, 27 April 2018 01:45 WIB

Pena 98 tidak mau kembali seperti zaman Orde Baru


Komdis PSSI Bersidang, Hargianto dan Basith Dilarang Main Dua Laga

Jumat, 27 April 2018 01:25 WIB

Kasus pemukulan gelandang Bhayangkara FC, Muhammad Hargianto, terhadap Ahmad Subagja Basith menjadi perhatian Komdis PSSI.


Pangdam Tegaskan akan Usut Tuntas Prajurit TNI Terlibat Pengeboran Minyak Ilegal

Jumat, 27 April 2018 01:05 WIB

Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi dan tindakan tegas terhadap prajurit terlibat pengeboran minyak.


Gelar Pertemuan, PDIP Gandeng Ikhwanul Mubalighin Wujudkan Islam Nusantara

Jumat, 27 April 2018 00:30 WIB

Megawati menerima kunjungan dari Ketua Umum Ikhwanul Muballighin Mudjib Khudori beserta jajaran pengurusnya di Kantor DPP PDIP.


59 Jadi Korban Ledakan Sumur Minyak, Walhi: Negara Gagal Lindungi Warganya

Jumat, 27 April 2018 00:25 WIB

Walhi menilai, negara telah gagal dalam melindungi rakyat untuk memanfaatkan sumber daya alam (SDA).


Hilman Mattauch Mengaku Dimarahi Ajudan Novanto Karena Kecelakaan

Jumat, 27 April 2018 00:20 WIB

Hilman Mattauch mengaku dimarahi saat mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto masuk ruang perawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau(RSMPH).


Ketua DPR Bangga Wanita Indonesia Berperan Jadi Ibu Bangsa

Jumat, 27 April 2018 00:05 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga wanita Indonesia selalu berperan menjadi Ibu Bangsa yang menumbuhkembangkan semangat kebangsaan