Agam Terus Genjot Produksi Kopi

akurat logo
Rizal Mahmuddhin
Kamis, 15 Maret 2018 15:10 WIB
Share
 
Agam Terus Genjot Produksi Kopi
Bupati Agam Sumatera Barat, Indra Catri ketika memberikan keterangan pers kepada sejulah awak media dalam acara Ngopi Bareng Senator: Kopi Daerah Indonesia, Kopi Dunia, di Gedung Nusantara V, DPR RI, Jakarta, (15/3). AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Memiliki kondisi topografi yang sangat ideal terhadap pengembangan kopi, mulai dari iklim, ketinggian, suhu dan jenis tanah, tak pelak bila kemudian Kabupaten Agam menjadi daerah penghasil kopi potensial yang perlu diperhitungkan di Indonesia.

Jangan heran pula bila kemudian wilayah di Kabupaten Sumatera Barat tersebut sebagian besar merupakan produsen penghasil kopi Nasional.

"Separuh dari wilayah Agam adalah penghasil kopi dan kopi bagi kami buka barang barang baru, sebab sudah ada bahkan jauh sebelum Belanda datang," kata Bupati Agam Indra Catri dalam acara Ngopi Bareng Senator di Gedung Nusantara V DPR RI, Rabu sore(14/3).

Dikatakannya, terdapat 2 jenis kopi yang dikembangkan di Kabupaten Agam yakni varietas arabika dan robusta. di mana keduanya terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Dinas Pertanian Kabupaten Agam mencatat, bila pada tahun 2012 produksi kopi jenis arabika hanya sebesar 291.762 ton, maka di tahun 2017 angka tersebut meningkat menjadi 349.050 ton.

Hal yang sama juga terjadi untuk produksi kopi varietas robusta, yang semula sebesar 575.362 di tahun 2012, mengalami peningkatan hingga mencapai 709.848 pada tahun 2017.

Selain memproduksi kopi biasa, kata Indra melanjutkan, kabupaten Agam juga memproduksi kopi spesial, yakni kopi luwak yang terkenal sebagai kopi termahal di dunia.

"Kopi ini diekstrasi dari biji kopi yang telah melalui sistem pencernaan, BAB (Buang Air Besar) musang luwak," kata dia.

Disebabkan proses fermentasi khusus di dalam perut luwak, mampu menimbulkan kepercayaan bahwa kopi tersebut memiliki rasa yang lebih kaya. Proses produksinya yang memerlukan banyak tenaga kerja dan kelangkaannya di pasar internasional juga menjadi alasan kenapa harga kopi luwak menjadi terbilang paling tinggi.

"Terlebih karena fakta bahwa luwak bisa memilih buah kopi yang paling juicy. Ini yang membuat kopi luwak mahal," kata Indra.

Lebih lanjut ia menambahkan, kopi merupakan salah satu sektor penyumbang devisa negara yang cukup signifikan. Dari data Asosiasi Ekspor dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), nilai ekspor komoditi yang satu itu pada 2015 sebesar 350.000 ton atau setara dengan USD 1,19 miliar. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Megawati Dukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara

Jumat, 27 April 2018 03:35 WIB

Megawati Soekarnoputri, sangat mendukung Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara yang akan digagas oleh DPP Ikhwanul Muballighin.


Indonesia Berpotensi Jadi Anggota Pasific Alliance

Jumat, 27 April 2018 03:30 WIB

Indonesia berpotensi menjadi negara anggota (associate member) blok perdagangan Pacific Alliance, yang digagas empat negara Amerika Latin.


Babak I: Sepuluh Pemain Atletico Tahan Imbang The Gunners

Jumat, 27 April 2018 03:10 WIB

Meski bermain dengan 11 pemain, Arsenal kontra Atletico masih sama kuat


Wilayah India Disambar 36.749 Petir dalam 13 Jam

Jumat, 27 April 2018 03:05 WIB

Negara bagian Andhra Pradesh, India, disambar 36.749 petir hanya dalam waktu 13 jam.


Gelar Try Out, PDIP Bantu Siswa Tak Grogi Hadapi Soal SBMPTN

Jumat, 27 April 2018 02:30 WIB

DPP PDI Perjuangan (PDIP) kembali menggelar Program 'Try Out' Nasional Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


Susunan Pemain Arsenal Vs Atletico: Tim Tamu Minus Costa

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

Arsene Wenger pasang Danny Welbeck, dan Alexandre Lacazette demi membobol gawang tim tamu yang dijaga Jan Oblak.


Kemendikbud: UU Nomor 5 Tahun 2017 Ciptakan Penguatan Ekosistem Kebudayaan

Jumat, 27 April 2018 02:05 WIB

UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan melibatkan masyarakat dalam memajukan kebudayaannya.


Petani Dukung Pasangan Gus Ipul-Puti di Pilgub Jatim

Jumat, 27 April 2018 01:55 WIB

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jawa Timur mendukung pasangan Gus Ipul-Puti di Pilkda 2018.


Tak Ingin Sejarah Dimanipulasi, Pena 98 Gelar Acara Peringatan 20 Tahun Reformasi

Jumat, 27 April 2018 01:45 WIB

Pena 98 tidak mau kembali seperti zaman Orde Baru


Komdis PSSI Bersidang, Hargianto dan Basith Dilarang Main Dua Laga

Jumat, 27 April 2018 01:25 WIB

Kasus pemukulan gelandang Bhayangkara FC, Muhammad Hargianto, terhadap Ahmad Subagja Basith menjadi perhatian Komdis PSSI.


Pangdam Tegaskan akan Usut Tuntas Prajurit TNI Terlibat Pengeboran Minyak Ilegal

Jumat, 27 April 2018 01:05 WIB

Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi dan tindakan tegas terhadap prajurit terlibat pengeboran minyak.


Gelar Pertemuan, PDIP Gandeng Ikhwanul Mubalighin Wujudkan Islam Nusantara

Jumat, 27 April 2018 00:30 WIB

Megawati menerima kunjungan dari Ketua Umum Ikhwanul Muballighin Mudjib Khudori beserta jajaran pengurusnya di Kantor DPP PDIP.


59 Jadi Korban Ledakan Sumur Minyak, Walhi: Negara Gagal Lindungi Warganya

Jumat, 27 April 2018 00:25 WIB

Walhi menilai, negara telah gagal dalam melindungi rakyat untuk memanfaatkan sumber daya alam (SDA).


Hilman Mattauch Mengaku Dimarahi Ajudan Novanto Karena Kecelakaan

Jumat, 27 April 2018 00:20 WIB

Hilman Mattauch mengaku dimarahi saat mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto masuk ruang perawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau(RSMPH).


Ketua DPR Bangga Wanita Indonesia Berperan Jadi Ibu Bangsa

Jumat, 27 April 2018 00:05 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bangga wanita Indonesia selalu berperan menjadi Ibu Bangsa yang menumbuhkembangkan semangat kebangsaan