Wika Kembali Lakukan Ekspansi Bisnis, Bangun Infrastruktur di Afghanistan

akurat logo
Siti Nurfaizah
Selasa, 13 Maret 2018 21:26 WIB
Share
 
Wika Kembali Lakukan Ekspansi Bisnis, Bangun Infrastruktur di Afghanistan
Gedung Wijaya Karya, Jakarta.. WIKA.CO.ID

AKURAT.CO, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (Wika) siap mengembangkan bisnis ke Afghanistan untuk berpartisipasi dalam membangun proyek infrastruktur di negara tersebut.

"Selain bermanfaat bagi hubungan bilateral Indonesia dan Afghanistan, prospek pembangunan infrastruktur di Afghanistan juga akan mampu memberikan manfaat bagi perseroan," kata Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (13/3).

Keyakinan Bintang bahwa Wika siap masuk ke Afghanistan setelah menerima delegasi bisnis Afghanistan pada Senin (12/3) di Kantor Wika, Jakarta.

Dalam kunjungan itu delegasi bisnis Afghanistan dipimpin oleh Director General of First Political Division, Ministry of Foreign Affair Islamic Republic of Afghanistan Musa Arefi, yang didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Afghanistan Arief Rachman MD.

Pada pertemuan tersebut Wika dan perusahaan konstruksi Afghanistan Haji Khalil Construction Ltd. menandatangani nota kesepahaman kerja sama pengerjaan proyek infrastruktur di Afghanistan, antara General Manager Departemen Luar Negeri Wika Yulianto dengan Presiden Direktur Haji Khalil Construction Ltd. Khalil Samar Gul.

Bintang Perbowo mengungkapkan, pertemuan tersebut membuka peluang bagi Wika sebagai BUMN Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Afghanistan.

Ia menjelaskan, Wika merupakan satu-satunya BUMN Karya yang memiliki bisnis luar negeri dengan menghasilkan laba tanpa membawa kerugian.

Wika juga telah dipercaya membangun berbagai proyek infrastruktur di Aljazair, Dubai - Uni Emirat Arab, Jeddah - Kerajaan Saudi Arabia, Malaysia, Myanmar hingga Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Ke depan, perseroan mulai mempelajari berbagai proyek potensial terutama di bidang infrastruktur dan perumahan yang pembangunanya menggunakan dana dari pemerintah Afghanistan.

Sementara itu, Director General of First Political Division, Ministry of Foreign Affair Islamic Republic of Afghanistan Musa Arefi mengatakan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum untuk saling mengenal antara Wika dengan Afghanistan dan perusahaan asal Afghanistan.

"Wika memiliki kapasitas dan pengalaman sehingga dapat berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Afghanistan," kata Musa.

Sebagai catatan, pada akhir Januari 2017 Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kenegaraan ke Afghanistan membuka peluang kerja sama bilateral antar kedua negara, meskipun kondisi negara itu kurang kondusif terkait keamanan.

Selanjutnya, Wapres Jusuf Kalla juga berkunjung ke Afghanistan dalam misi menggaungkan perdamaian di kawasan itu.[] 


Editor. Juaz

Sumber. Antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Habiburokhman Beretorika Soal 20 Tahun Reformasi, Malah Dibully

Senin, 21 Mei 2018 18:20 WIB

Cuitan Habiburokhman bukannya diapresiasi followersnya, sebagian besar malah mencelanya.


Jimly Asshiddiqie: Indonesia Sudah 20 Tahun, Malaysia Baru Rasakan Reformasi Sekarang

Senin, 21 Mei 2018 18:13 WIB

Apa yang terjadi 20 tahun di Indonesia, hari ini terjadi di negara tentangga Malaysia yang saat ini gencar mendorong reformasi



Diduga Cemarkan Nama Baiknya, Paslon Josua Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 21 Mei 2018 18:10 WIB

Melaporkan kasus ini bukan karena dendam, ini adik-adik saya. Hanya dia sudah menuding saya yang tidak-tidak, tuk pembuktiannya dengan Hukum


Mau Umrah, Wartawan Tanyakan Rencana Ketemu Rizieq, Begini Jawaban Sandiaga

Senin, 21 Mei 2018 18:02 WIB

"Umrah itu ibadah. Tapi saya ingin gunakan kesempatan umrah dengan istri."


Masih Ragu Memberi Daging pada si Kecil?

Senin, 21 Mei 2018 17:54 WIB

Ingat, daging lebih hebat ketimbang sayur dan buah loh!


Deretan Artis Muda Inspiratif yang Berhasil Raih Gelar Master

Senin, 21 Mei 2018 17:51 WIB

Tak hanya sampai pada jenjang sarjana, beberapa artis berikut ini bahkan telah berhasil meraih gelar master.


Kelanjutan Holding BUMN Migas, PGN dan Pertagas Integrasikan Bisnis

Senin, 21 Mei 2018 17:51 WIB

Pertamina dan PGN tengah melakukan finalisasi mekanisme integrasi yang paling baik bagi kedua perusahaan.


Politikus PSI Mempetisi Kabareskrim: Jangan Penjarakan Raja Juli Antoni

Senin, 21 Mei 2018 17:50 WIB

Tokoh politik muda Raja Juli Antoni terancam dipenjara.


Dijadikan Tersangka Dugaan Korupsi, Kadis PU Papua Siap Diproses Hukum

Senin, 21 Mei 2018 17:45 WIB

Kadis PU Provinsi Papua, Djuli Mambaya, jadi tersangka korupsi pembangunan Terminal Nabire tahun 2016 yang merugikan negara sebesar Rp 1,7 M


Menteri LHK dan KPK Bahas Konflik Lahan di Trenggalek dan Teluk Jambe

Senin, 21 Mei 2018 17:38 WIB

Sengekta tanah ini memang belakangan sempat mencuat hingga ke depan istana



DPR Minta Pemerintah Transparan Terkait Impor Beras

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Bam Soesatyo sayangkan perbedaan data ketersediaan pangan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan


Lulus dari Indonesian Idol, Bianca Jodie dan Marion Jola Kompak Tolak Tawaran Main Film

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Keduanya kompak ingin fokus berkarier di dunia musik.


Angkatan Udara Kerajaan Saudi Berhasil Cegat Rudal yang Diluncurkan Milisi Houthi

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Iran dinilai sudah melanggar Resolusi 2216 dan 2231 yang dikeluarkan PBB.