Ada Perbudakan di Industri Penangkapan Ikan Thailand

akurat logo
Anggi Dwifiani
Rabu, 14 Februari 2018 14:34 WIB
Share
 
Ada Perbudakan di Industri Penangkapan Ikan Thailand
Buruh migran mengurutkan ikan dan makanan laut yang diturunkan dari kapal penangkap ikan di pelabuhan di provinsi Samut Sakhon, Thailand, 22 Januari 2018. Gambar diambil 22 Januari 2018.. REUTERS

AKURAT.CO, Perusahaan Thailand disorot mempekerjakan nelayan secara tidak manusiawi pada usaha penangkapan ikan. Laporan Issara Institute, organisasi anti perdagangan manusia yang berpusat di Bangkok menunjukkan bahwa pekerjaan pemancingan di kapal Thailand termasuk dalam kategori kerja paksa.

Dilaporkan juga, bahwa banyak petugas mengetahui adanya penyeludupan orang yang melewati perbatasan dan memaksa mereka untuk bekerja di laut dalam jangka waktu yang lama.

Modus yang dilancarkan kepada para pekerja paksa itu adalah dengan memberikan pinjaman, yang seumur hidup mereka tak mungkin sanggup membayarnya.

Dilansir dari Reuters, perusahaan makanan laut yang memiliki kekayaan miliaran dolar milik orang Thailand menjadi target pemeriksaan. Perusahaan di sektor ini juga sudah bertahun-tahun diteliti oleh tim investigasi, yang ternyata ditemukan praktik perbudakan, perdagangan, dan kekerasan pada perahu nelayan dan fasilitas pengolahan di darat.

“Pemilik kapal mengeksploitasi nelayan, namun mereka mengklaim diri sebagai pelindung yang baik hati,” begitu disebutkan laporan Issara Institute, berdasarkan hasil wawancara dengan 75 nahkoda Thailand dan pemilik kapal besar nelayan.

Dibutuhkan usaha yang lebih kuat untuk merubah praktik perdagangan manusia pada usaha penangkapan ikan di Thailand.

“Semua pengungkapan ini diarahkan untuk penegakan hukum,” kata Brat Adams, selaku direktur Asia di Human Right Watch dikutip dari Reuters.

Human Right Watch dalam laporannya juga menyebutkan bahwa Militer Thailand sebenarnya telah mengeluarkan reformasi industri penangkapan ikan, sejak 2015 Uni Eropa memberlakukan pelarangan impor dari Thailand.

Sebagai informasi, Thailand merupakan eksportir makanan laut terbesar ketiga di dunia. Industri penangkapan ikan Thailand memperkerjakan lebih dari 300.000 orang.

International Labour Organization (ILO) menyebut sepanjang 2016 ada sekitar 25 juta orang yang diperkirakan menjadi tenaga kerja paksa industri penangkapan ikan Thailand, dan terperangkap dalam sistem kerja paksa yang tidak manusiawi. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Dijadikan Tersangka Dugaan Korupsi, Kadis PU Papua Siap Diproses Hukum

Senin, 21 Mei 2018 17:45 WIB

Kadis PU Provinsi Papua, Djuli Mambaya, jadi tersangka korupsi pembangunan Terminal Nabire tahun 2016 yang merugikan negara sebesar Rp 1,7 M


Menteri LHK dan KPK Bahas Konflik Lahan di Trenggalek dan Teluk Jambe

Senin, 21 Mei 2018 17:38 WIB

Sengekta tanah ini memang belakangan sempat mencuat hingga ke depan istana



DPR Minta Pemerintah Transparan Terkait Impor Beras

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Bam Soesatyo sayangkan perbedaan data ketersediaan pangan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan


Lulus dari Indonesian Idol, Bianca Jodie dan Marion Jola Kompak Tolak Tawaran Main Film

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Keduanya kompak ingin fokus berkarier di dunia musik.


Angkatan Udara Kerajaan Saudi Berhasil Cegat Rudal yang Diluncurkan Milisi Houthi

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Iran dinilai sudah melanggar Resolusi 2216 dan 2231 yang dikeluarkan PBB.


Jangan Lewatkan Konsumsi Alpukat Ya Busui, Ini Manfaatnya

Senin, 21 Mei 2018 17:35 WIB

Bayi Anda sangat sehat dari kebiasaan ini.


TeenSafe, Aplikasi Pemantau Ponsel Berpotensi Langgar Privasi

Senin, 21 Mei 2018 17:35 WIB

Peneliti keamanan yang berbasis di Inggris, Robert Wiggins, menemukan pelanggaran data.


Ormas RKIH Targetkan Restoran dan Dispenda Terkoneksi Sistem IT

Senin, 21 Mei 2018 17:26 WIB

RKIH sangat mendukung pengembangan ekonomi berbasis IT.


Southgate: Kemenangan Liverpool di Liga Champions Positif untuk Inggris di Piala Dunia

Senin, 21 Mei 2018 17:23 WIB

"Pemain seperti Jordan Henderson, Alex Oxlade-Chamberlain, Adam Lallana, dan Trent Alexander-Arnold akan mendapat pengalaman penting."


Tuding Mantan Teroris Sebagai Intel, Rizieq Shihab Bakal Dipolisikan

Senin, 21 Mei 2018 17:22 WIB

Sofyan meminta FPI terutama Rizieq segera menarik pernyataan kalau dirinya bukanlah intel Kepolisian


29 Kabupaten dan Kota di Papua Diminta Perketat Pengawasan Pendatang

Senin, 21 Mei 2018 17:18 WIB

Kapolda menegaskan wajib lapor untuk mendeteksi adanya potensi kerawanan.


Sutriyadi Terpilih sebagai Formatur Ketum HMI Cabang Malang 2018-2019

Senin, 21 Mei 2018 17:15 WIB

"Semoga amanah dan tetap dalam semangat visi dan misi yang ada dengan menakar politik nilai untuk masa depan"


Gregoria Bawa Indonesia Berbalik Ungguli Malaysia

Senin, 21 Mei 2018 17:12 WIB

Fitriani gagal menyumbang angka di partai perdana.