Menhub Berharap Kemacetan Dapat Diatasi dengan Konsep Perumahan TOD

akurat logo
Siti Nurfaizah
Rabu, 14 Februari 2018 13:25 WIB
Share
 
Menhub Berharap Kemacetan Dapat Diatasi dengan Konsep Perumahan TOD
Tampak rumah susun dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). PPDPP.ID

AKURAT.CO, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan konsep TOD yang mengandalkan transportasi masal diharapkan dapat mengatasi kemacetan.

Hal itu dikatakannya dalam seminar International Urban Development Association (INTA) bekerjasama dengan Real Estate Indonesia (REI) dan Urban and Regional Development Institute (URDI) mengenalkan konsep Transit Oriented Development (TOD).

"TOD adalah suatu konsep kota masa depan dimana mass traffic, transportasi masal itu menjadi andalan sehingga diharapkan kemacetan teratasi," ujarnya di Jakarta, Rabu (15/2).

Menhub Budi memberi apresiasi kepada INTA karena menurutnya tema dalam seminar nasional mengenai TOD ini strategis memberi pembelajaran kepada masyarakat Indonesia di tengah pembangunan.

"Saya apresiasi kepada INTA yg memberi perhatian kepada kita. Yang kedua saya pikir tema yang disampaikan cukup strategic karna ditengah-tengah kita membangun ditengah kita belum terlalu tau dengan TOD, ada suatu pmbelajaran ada suatu seminar yg baik tentang Tod," ungkapnya dalam seminar nasional dengan tema Infrastructure Ied Large Scale Development "TOD, New Town and Affordable Housing" digelar di Ballroom Raffles Hotel Jakarta, 11th Floor, Ciputra World 1, Kuningan, Jakarta Selatan.

Meskipun menurutnya, Indonesia kurang beruntung karena membangun saat sudah terbangun namun Indonesia masih memiliki waktu dengan menyatukan para stakeholder serta mengajak universitas terlibat dalam membuat suatu format untuk menerapkan konsep TOD.

"Kita memang kurang beruntung karena membangun saat sudah terbangun. Kita masih punya waktu, semua stakeholder harus berusaha bersama-sama mencari suatu format tertentu dan format ini menjadi hal yang baik. Jakarta menjadi titik yang memiliki nilai komersial tinggi, kepentingan-kepentingan sangat banyak, butuh suatu bahasan yang relevan. Kita juga meminta universitas masuk disini agar fungsi-funsgi itu dapat dilakukan," jelasnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Mentan Copot 1.295 Pegawai Karena Tak Penuhi Target

Senin, 21 Mei 2018 16:01 WIB

Menteri Amran tegaskan tidak akan berhenti mencopot para pegawainya yang kinerja nya tidak sesuai harapan.


Petrucci Yakin Ducati Pilih Antara Dirinya atau Miller

Senin, 21 Mei 2018 15:59 WIB

Faktor gaji jadi pertimbangan Ducati memilih di antara dua pembalap ini


Ramadan Jadi Ajang Promosi Kuliner Lokal Bengkulu

Senin, 21 Mei 2018 15:58 WIB

Bengkulu punya deretan kudapan lezat yang hanya ada saat Ramadan.


Batal di Monas, Salat Tarawih Akbar Diselenggarakan di Istiqlal

Senin, 21 Mei 2018 15:57 WIB

"Para ulama sudah menyampaikan bahwa lebih banyak manfaat untuk salat (tarawih) di masjid."


Menlu RI Ajak Negara G20 Lawan Terorisme dan Radikalisme

Senin, 21 Mei 2018 15:54 WIB

"G20 harus menunjukkan kepemimpinan dan berkontribusi kongkrit dalam melawan terorisme untuk menjaga keamanan dan perdamaian dunia"


Viral Sobekan Al Quran Berserakan di Gunawarman, Bamsoet: Itu Upaya Adu Domba

Senin, 21 Mei 2018 15:51 WIB

Bambang Soesatyo menilai bahwa sobekan kertas Alquran hanya upaya adu domba antar sesama umat muslim


Aji Santoso: Saya Tak Mau Komentari Kontroversi Gol Assis

Senin, 21 Mei 2018 15:51 WIB

"Kecuali kalau kita hanya menang 1-0, tapi kita menang 2-0," kata Aji Santoso.


Duet Curry & Durant Bawa Warriors Unggul Atas Rockets

Senin, 21 Mei 2018 15:50 WIB

Bentrok kedua tim selanjutnya akan kembali tersaji di Oracle Arena, Oackland, Selasa (22/5)



Pengakuan Bocah Polos yang Perutnya Dipasangi Bom Bunuh Diri

Senin, 21 Mei 2018 15:38 WIB

Bocah bernama Uday terlihat polos. Dia mengikuti semua arahan tentara yang hendak menyelamatkan nyawanya.


Wacana Salat Tarawih di Monas, Pemprov Belum Berkoordinasi dengan Polisi

Senin, 21 Mei 2018 15:33 WIB

"Saya sampaikan tadi belum ada. Kita tunggu saja,"


Potensi Ziswaf Rp287 Triliun, Dompet Dhuafa: Ada 1.000 Kompetitor Makin Baik

Senin, 21 Mei 2018 15:32 WIB

Bambang mengaku tak khawatir dengan bermunculan kompetitor-kompetitor baru Dompet Dhuafa


HMI dan Ikhtiar Reformasi

Senin, 21 Mei 2018 15:31 WIB

Setiap kali memasuki tanggal 21 Mei selalu membuat ingatan kita terpental jauh ke 20 tahun yang lalu


20 Tahun Reformasi, Bamsoet: Pemerintah Belum Bisa Sejahterakan Rakyat

Senin, 21 Mei 2018 15:27 WIB

Pemerintah dinilai belum bisa menyejahterakan rakyatnya


Sampai di Mana Olahraga Kita Setelah 20 Tahun Reformasi?

Senin, 21 Mei 2018 15:22 WIB

Tahun 1998 menjadi momen terbukanya seluruh sentimen yang membuat Indonesia seperti bangunan besar yang runtuh karena keropos.