Pembentukan 4 Anak Usaha Baru BTN Tunggu Realisasi Holding BUMN

akurat logo
Denny Iswanto
Rabu, 14 Februari 2018 10:50 WIB
Share
 
 Pembentukan 4 Anak Usaha Baru BTN Tunggu Realisasi Holding BUMN
Konferensi Pers Paparan Kinerja Perseroan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk di Jakarta, Selasa (13/2).. AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN menunggu kajian dan pembentukan induk usaha (holding) jasa keuangan BUMN sebelum melanjutkan proses pembentukan empat anak usaha baru dengan investasi yang disiapkan sebesar Rp700 miliar.

Direktur Strategi, Risiko, dan Kepatuhan BTN R Mahelan Prabantarikso, usai pemaparan kinerja perseroan di Jakarta, Selasa (13/2) menjelaskan perseroan masih melanjutkan proses pembentukkan perusahaan asuransi jiwa, asuransi umum, perusahaan manajer investasi dan pembiayaan (multifinance).

Untuk pembentukan asuransi jiwa, BTN bersama-sama dengan perusahaan asuransi umum PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) sudah memfinalisasi rencana anorganik itu. Namun perseroan masih menunggu kajian dan penataan induk usaha bidang asuransi milik BUMN.

"Di holding asuransi BUMN, saya dengar induknya Jasindo. Kami masih menunggu kebijakan untuk penataan asuransi tersebut," ujar dia.

Jika merujuk rencana anorganik BTN sebelumnya, untuk perusahaan asuransi umum, BTN berencana bekerja sama dengan PT Asuransi Binagriya Upkara.

Sedangkan untuk proses akuisisi perusahaah pembiayaan dan pembentukan perusahaan manajer investasi, permohonannya sudah disampaikan ke kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BTN juga sedang bersiap melakukan uji tuntas (due dilligence).

Mirip dengan anak usaha, BTN juga masih menunda pemisahan atau "spin off" unit usaha syariah (UUS) karena menunggu kajian Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan Kementerian BUMN sedang mengatur perbankan syariah milik bank-bank BUMN. Hal itu sejalan dengan pembentukkan induk usaha jasa keuangan. Dengan begitu, BTN masih mematangkan rencana strategis UUS BTN sembari menunggu perusahaan induk (holding) keuangan selesai dibentuk.

Jika bergabung dalam perusahaan induk yang dibentuk Kementerian BUMN, maka BTN harus melepas UUS dan membentuk Bank Syariah sebelum digabung dengan Bank Syariah BUMN lain.

Selain itu, BTN akan melihat bank syariah BUMN lain yang akan bergabung dalam induk usaha jasa keuangan. Hingga saat ini belum ada kajian dan pendalaman mengenai penggabungan bank syariah tersebut.

"Dari tiga bank syariah, yang dekat bisa jadi BNI Syariah yang sama-sama bisnis perumahan," ujar Mahelan.

Seperti diketahui hingga 2017, aset UUS BTN mencapai Rp23,39 triliun di akhir 2017. Sejauh ini, pertumbuhan UUS BTN di kisaran 29%. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Manfaatkan Situasi Tawuran, Anwar Curi Sepeda Motor

Minggu, 25 Februari 2018 16:46 WIB

Motor tersebut dijual seharga Rp 2,3 Juta ke tetangganya


BNPB: Baru Tujuh Orang Korban Longsor di Brebes yang Sudah Teridentifikasi

Minggu, 25 Februari 2018 16:40 WIB

Hingga H+4 kejadian atau Minggu, pencarian korban masih terus dilakukan dengan melibatkan 750 anggota tim pencarian dan penyelamatan (SAR).


Fakta Menarik MU Bentrok Chelsea: Ajang Balas Dendam Antonio Conte

Minggu, 25 Februari 2018 16:39 WIB

Di laga sebelumnya, Chelsea harus menelan kebobolan dua gol tanpa balas saat berhadapan dengan Manchester United.


Buku Nutrisi Anak Penderita Kanker Sudah Diterbitkan

Minggu, 25 Februari 2018 16:37 WIB

Supaya anak penderita kanker tak kekuarangan nutrisi.


Sekjen PDIP Sebut Cawapres Jokowi Akan Diumumkan Agustus 2018

Minggu, 25 Februari 2018 16:36 WIB

Semua nama-nama yang beredar akan didengarkan.


Zulhas Ucapkan Selamat kepada PDIP yang Usung Jokowi sebagai Capres

Minggu, 25 Februari 2018 16:33 WIB

PAN nanti tunggu tanggal main usung capres di Pilpres 2019.


[INFOGRAFIS] Mengejar Trofi Perdana

Minggu, 25 Februari 2018 16:25 WIB


Gempa Bumi Berkekuatan 3 SR di Gorontalo Utara Tak Dirasakan Warga

Minggu, 25 Februari 2018 16:25 WIB

Gempa berlokasi di 0.98 Lintang Utara (LU) dan 122.67 Bujur Timur (BT) itu, terjadi di Kecamatan Anggrek.


Ini Pesan Saddam Al Jihad Nahkoda Baru PB HMI

Minggu, 25 Februari 2018 16:23 WIB

"Ini adalah kemenangan bersama, bukan hanya Saddam. Kita semua telah berhasil dalam Kongres terbesar di Indonesia ini,"


Diduga Mabuk, Mobilio Tabrak Dua Bocah Satu di Antaranya Tewas

Minggu, 25 Februari 2018 16:21 WIB

Sopir diduga dalam keadaan mabuk dan masih diperiksa aparat kepolisian.


Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Siap Menangkan Firdaus-Rusli

Minggu, 25 Februari 2018 16:20 WIB

Firdaus menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas kunjungan para tokoh.



Jadi Duta Peduli Kanker Anak, Indra Bekti Ingin Hidupnya Lebih Berguna

Minggu, 25 Februari 2018 16:18 WIB

Donasi tak hanya soal uang.


Benarkah Pizza Baik untuk Sarapan Pagi?

Minggu, 25 Februari 2018 16:11 WIB

Anda pasti kaget dengan perbandingan ini.


Gempa Kembali Guncang Tapanuli Utara

Minggu, 25 Februari 2018 16:06 WIB

Sehari sebelumnya, Senin (24/2), gempa mengguncang kabupaten ini dengan kekuatan 5,0 Skala Richter