Sekretaris KEIN Kritik Tim Ekonomi Kabinet Kerja

akurat logo
Aji Nurmansyah
Rabu, 14 Februari 2018 10:14 WIB
Share
 
Sekretaris KEIN Kritik Tim Ekonomi Kabinet Kerja
Sekretaris Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Putri K Wardhani (kedua dari kanan) dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) terkait dengan rencana perumusan upaya "Mewujudkan Ekonomi Indonesia Berdasar Pancasila" di Jakarta, Selasa (13/2). . AKURAT.CO/Aji Nurmansyah

AKURAT.CO, Sekretaris Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Putri K Wardhani menyampaikan permasalahan perekonomian Indonesia mulai sedikit melenceng dari garis yang ditetapkan Presiden.

Ia mengkritik tim ekonomi kabinet kerja yang terkesan lamban. Karena pertumbuhan ekonomi tidak sesuai dengan ekspektasi. Selain itu, banyaknya target yang tidak tercapai. Sebut saja ekspor yang meskipun diklaim meningkatkan 17% tahun lalu, tapi masih jauh dari negara-negara sekawasan. Disisi lain target penerimaan pajak juga tidak tercapai.

"Selaku pelaku ekonomi banyak sekali akhir-akhir ini peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Ekonomi yang tidak pas. Sekarang dalam berbangsa dan benar PR kita bagaimana melakukan sinkronisasi dari kebijakan-kebijakan yang ada," ujar Putri di Jakarta, Selasa (13/2).

Secara khusus ia meminta kepada tim ekonomi Presiden Jokowi untuk memperhatikan unsur-unsur ekonomi Pancasila. Dimana di dalamnya ada pemerataan, keadilan dan demokratisasi. Sehingga kebijakan yang dikeluarkan bisa memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Setiap kali kabinet atau Menteri ingin mengeluarkan kebijakan apakah sesuai dengan ekonomi Pancasila? atau semangat dari ekonomi Pancasila melalui unsur pemerataan keadilan dan demokrasi ekonomi itu ada tidaknya," tambah dia.

Menurut dia saat ini, Kebijakan yang dikeluarkan semakin jauh kuat dari jalur yang di haruskan Presiden. Ke depan KEIN bersama 4 Lembaga terkait seperti LIPI, KPPU, UKP-PIP dan Lemhanas. Akan melakukan kajian dan memberikan usulan kepada Presiden terkait dengan hasil kajian itu.

"Sebelum siapapun Menteri ekonomi itu mengeluarkan kebijakan harus ada kata kuncinya. Sejak reformasi ini rel dari kebijakan kita semakin jauh mungkin juga ada perubahan politik dan ada perundang-undangan yang berubah dan menjadi abu-abu. Ini yang kita coba luruskan kembali," tandasnya.[]


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Hadiri Penandatanganan, Bakamla RI Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Senin, 26 Februari 2018 03:51 WIB

Rapat koordinasi dan supervisi pemberantasan korupsi terintegrasi itu digelar untuk mensosialisasikan upaya pencegahan.


Babak I: Alot, Roma dan Milan Masih Imbang Tanpa Gol

Senin, 26 Februari 2018 03:44 WIB

Berdasarkan statistik, AC Milan bahkan gagal menciptakan satu pun tendangan ke arah gawang Roma.


Kompany Terpilih Sebagai Man of the Match

Senin, 26 Februari 2018 03:31 WIB

"(Kemenangan) ini setara dengan setiap menit kerja keras memulihkan cedera," ucap Vincent Kompany.


BNPB Nyatakan Status Gunung Sinabung di Level Awas

Senin, 26 Februari 2018 03:26 WIB

Sekitar 2,5 jam sebelum itu, BNPB mengamati adanya asap putih tebal dengan tinggi 100-300 meter dari puncak Sinabung.


Nasihat Sule Kepada Iki: Panjang Umur, Sehat Selalu, Jauhi Narkoba!

Senin, 26 Februari 2018 03:10 WIB

Sule tidak ingin anaknya yang kini baru merintis di dunia hiburan masuk dalam jebakan Narkoba.


Gara-gara Deodorant Jatuh di Sungai, Dua Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

Senin, 26 Februari 2018 03:01 WIB

Diduga mereka tidak bisa berenang, dan kemungkinan mereka tidak tahu di lokasi itu ada palung.


Hadapi Roma, Gattuso Pertahankan 'The Winning Team'

Senin, 26 Februari 2018 02:21 WIB

AS Roma butuh tambahan tiga poin untuk kembali ke peringkat ketiga usai digusur oleh Lazio dan Inter Milan.


Black Panther Siap Jadi Film Keempat yang Raih 100 juta Dollar AS di Pekan Kedua

Senin, 26 Februari 2018 02:10 WIB

Debut Black Panther dimulai dengan memecahkan rekor penayangan perdana di akhir pekan di box office dan terus berlanjut.


Warga Sukabumi Digegerkan Benda Kardus yang Diduga Bom

Senin, 26 Februari 2018 02:05 WIB

Setelah dibongkar kardus berbentuk kotak yang tersimpan di depan rumah warga, ternyata sampah.


Tumbangkan Atlet Tuan Rumah, Karen Kachanov Rebut Gelar Kedua

Senin, 26 Februari 2018 01:38 WIB

"Saya hanya perlu tetap bekerja dan tetap bergerak," kata Karen Kachanov.


Panglima TNI: Kemandirian Industri Pertahanan Dalam Negeri untuk Penuhi Kebutuhan Alutsista TNI

Senin, 26 Februari 2018 01:34 WIB

Akademisi merupakan sumber daya intelektual yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, yang dapat diterapkan dalam industri pertahanan.


Benamkan Arsenal, Man City Gondol Trofi Piala Liga

Senin, 26 Februari 2018 01:33 WIB

Manchester City menjuarai Piala Liga Inggris setelah di final menang telak 3-0 atas Arsenal.


Rizky Mendapatkan Kejutan Dari Keluarga Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Senin, 26 Februari 2018 01:20 WIB

Kejutan datang di jam 00.00 WIB.


Cacing Pita Lebih dari 2 Meter Ditemukan di Tubuh Pasien di Medan

Senin, 26 Februari 2018 01:05 WIB

Dari tubuh seorang pasien wanita yang mengalami infeksi, ditemukan cacing pita (Taeniasis) sepanjang 2,17 Meter.


Dua Mahasiswa Tenggelam di Sungai, IPB Sampaikan Belasungkawa

Senin, 26 Februari 2018 01:03 WIB

Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya, tentu kejadian ini sudah jadi takdir, dan kita tidak bisa menghindarinya.