Kadin Fasilitasi Pelaku Usaha Kreatif dan UMKM Pasarkan Produk

akurat logo
Rizal Mahmuddhin
Kamis, 01 Februari 2018 17:39 WIB
Share
 
Kadin Fasilitasi Pelaku Usaha Kreatif dan UMKM Pasarkan Produk
Kerajinan perhiasan pameran kerajinan bertajuk Kriyanusa 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (29/9).. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Kamar Dagang dan Industri Kota Bekasi, Jawa Barat, memfasilitasi pelaku usaha industri kreatif dan produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah ini untuk pemasaran hingga ke luar negeri.

"Banyak produk yang dihasilkan pelaku UMKM Kota Bekasi yang berpotensi membuka peluang pasar luar neger, seperti produk garmen, batik, aksesoris sampai tas," kata Ketua Kadin Kota Bekasi, Choiril Astari, di Bekasi, Kamis (1/2).

Menurut dia, peluang pemasaran produk Kota Bekasi hingga ke luar negeri tengah terbuka lebar, sebab produk yang dihasilkan oleh UMKM di wilayah itu diklaim sangat bagus.

Pernyataan tersebut disampaikan Choiril dalam acara 'Coffee Morning' di Graha Wulan Sari, Kota Bekasi, Kamis pagi.

Dalam acara itu, praktisi UMKM dari perwakilan pengusaha, pemerintah daerah, Kadin di Kota Bekasi dikumpulkan untuk diberikan pemahaman seputar proses ekspor barang ke luar negeri.

Menurut pria yang karib disapa Oing, nilai ekspor barang di Kota Bekasi setiap tahunnya mengalami fluktuasi, namun mengalami tren penurunan sejak 2014.

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, nilai ekspor pada 2012 mencapai sebesar USD983.515.065,83, 2013 USD570.698.208.03.

Namun pada periode 2014 nilai ekspor menurun USD526.331.378,12, 2015 USD427.797.043,12, dan 2016 sebesar USD357.984.953.

oing mengatakan, pelatihan kepada pelaku UMKM Kota Bekasi itu diharapkan bisa mendongkrak nilai ekspor barang dari kawasan setempat mulai 2018.

"Pelatihan ini menjadi kesempatan yang besar untuk pelaku UMKM memasuki pasar luar negeri dan mendongkrak nilai ekspor," katanya.

Peserta kegiatan tersebut dibekali pembekalan materi seputar keterampilan serta pemahaman yang mendalam terkait prosedur ekspor secara terpadu.

"Diklat ini untuk memfasilitasi pelaku usaha menjadi eskportir handal bagi produknya," katanya.

Oing menambahkan, sampai dengan saat ini belum banyak produk UMKM yang bisa diekspor ke luar dikarenakan kurangnya pengetahuan mereka mengenai pemasaran global.

"Kadin sebagai organiasi yang menaungi pelaku usaha hanya sebatas memfasilitasi diklat dan akses permodalan ke perbankan, tidak sampai membantu membiayai untuk ekspor produk, sebab biayanya memang tidak sedikit," katanya.[]


Editor. Juaz

Sumber. Antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Pengakuan Bocah Polos yang Perutnya Dipasangi Bom Bunuh Diri

Senin, 21 Mei 2018 15:38 WIB

Bocah bernama Uday terlihat polos. Dia mengikuti semua arahan tentara yang hendak menyelamatkan nyawanya.


Wacana Salat Tarawih di Monas, Pemprov Belum Berkoordinasi dengan Polisi

Senin, 21 Mei 2018 15:33 WIB

"Saya sampaikan tadi belum ada. Kita tunggu saja,"


Potensi Ziswaf Rp287 Triliun, Dompet Dhuafa: Ada 1.000 Kompetitor Makin Baik

Senin, 21 Mei 2018 15:32 WIB

Bambang mengaku tak khawatir dengan bermunculan kompetitor-kompetitor baru Dompet Dhuafa


HMI dan Ikhtiar Reformasi

Senin, 21 Mei 2018 15:31 WIB

Setiap kali memasuki tanggal 21 Mei selalu membuat ingatan kita terpental jauh ke 20 tahun yang lalu


20 Tahun Reformasi, Bamsoet: Pemerintah Belum Bisa Sejahterakan Rakyat

Senin, 21 Mei 2018 15:27 WIB

Pemerintah dinilai belum bisa menyejahterakan rakyatnya


Sampai Di Mana Olahraga Kita Setelah 20 Tahun Reformasi?

Senin, 21 Mei 2018 15:22 WIB

Tahun 1998 menjadi momen terbukanya seluruh sentimen yang membuat Indonesia seperti bangunan besar yang runtuh karena keropos.


PBB Prihatin dengan Bentrokan di Darfur

Senin, 21 Mei 2018 15:19 WIB

Mamabolo memuji PBB yang dengan cepat menanggapi dan membantu mereka yang terkena dampak konflik.


RUU Antiterorisme, Bamsoet: Minggu Ini Titik Terang

Senin, 21 Mei 2018 15:19 WIB

"Saya mendapat laporan bahwa tidak ada lagi hal yang krusial soal definisi,"


Mentan: Jangan Melulu Soal Beras, Komoditas Pangan Masih Ada 400 Jenis

Senin, 21 Mei 2018 15:15 WIB

Menteri Amran tekankan, tidak ada lagi alasan kenaikan harga pangan saat ramadan hingga lebaran nanti


4 Tim Tearatas PUBG Garuda Cup 2018 Berangkat ke SEA Championship di Thailand

Senin, 21 Mei 2018 15:15 WIB

Perhelatan ini diklaim sebagai turnamen offline game PUBG pertama di Indonesia.


Perayaan Scudetto Juventus Sulut Amarah Napoli

Senin, 21 Mei 2018 15:14 WIB

Juventus meraih gelar juara tujuh kali beruntun


Lima Tentara Libya Meninggal Kena Ranjau Darat

Senin, 21 Mei 2018 15:13 WIB

Tentara Libya menuduh kelompok bersenjata tersebut setia kepada Al-Qaeda.


Arab Saudi Bebaskan 690 Warga Ethiopia dari Penjara

Senin, 21 Mei 2018 15:05 WIB

MoFA mengatakan sekitar 690 warga diberi fasilitas transportasi gratis dari Arab Saudi ke Ethiopia.


Pertamina Ambil Alih Pengelolaan WK Ogan Komering

Senin, 21 Mei 2018 15:05 WIB

Penyerahan WK Terminasi Tuban dan Ogan Komering merupakan langkah strategis perusahaan dalam amankan pasokan produksi migas nasional


Harga Daging Sapi Mulai Naik

Senin, 21 Mei 2018 15:01 WIB

Saat ini harga daging sapi naik lagi dari Rp112 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp115 ribu per kg