Menhub Klaim Ingin Taksi Daring-Konvensional Setara Lewat PM108

akurat logo
Prabawati Sriningrum
Sabtu, 27 Januari 2018 09:06 WIB
Share
 
Menhub Klaim Ingin Taksi Daring-Konvensional Setara Lewat PM108
Ratusan sopir taksi online geruduk Kemenhub. AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 yang akan berlaku efektif mulai 1 Februari mendatang dibuat agar ada kesetaraan antara taksi daring berbasis aplikasi dan konvensional.

Ada pun PM 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang mengatur operasional taksi daring, tersebut kini menuai penolakan dari para pengemudi taksi daring berbasis aplikasi.

"Saya bisa pertanggungjawabkan semua peraturan itu untuk pelanggan. Oleh karenanya saya tidak sakit hati karena pada saat saya membuat peraturan, kita membuat kesetaraan. 'Online' adalah keniscayaan yang harus dijunjung," kata Menhub Budi Karya usai ditemui di Kantor BMKG Jakarta, seperti diberitakan Antara, Sabtu (27/1).

Budi menegaskan ada empat poin penting dalam regulasi tersebut yang mengatur operasional taksi daring agar setara dengan taksi konvensional, yakni kuota, stiker, SIM dan uji kelaikan kendaraan KIR.

Menurut dia, jumlah taksi daring yang beroperasi harus diatur agar bisa seimbang dengan kebutuhan penumpang dan keberadaan taksi konvensional sehingga tidak mematikan perusahaan taksi konvensional.

"Sudikah taksi 'online' itu merajai tanpa batas kuota sehingga semua dikuasai? Kasihan mereka yang punya taksi satu terlibas dengan itu," ungkapnya.

Terkait dengan pengemudi yang mengeluhkan kewajiban penempelan stiker pada kendaraan mereka, Budi menegaskan jika dibandingkan dengan peraturan di Inggris, kendaraan taksi daring justru dicat dengan warna khusus. Menurut dia, tujuan penempelan stiker adalah agar penumpang bisa mengidentifikasi kendaraan tersebut sebagai taksi daring Poin ketiga mengenai kewajiban memiliki SIM. Budi menegaskan bisnis sektor transportasi tentunya mengharuskan pengemudi memiliki SIM sebagai lisensi untuk menjamin keamanan dan keselamatan penumpang.

Poin keempat mengenai uji kelaikan kendaraan KIR, juga untuk menjamin bahwa kendaraan yang dioperasikan sudah layak untuk membawa penumpang.

Budi menambahkan sanksi yang dikenakan jika ada pengemudi taksi daring yang melanggar peraturan tersebut, masih dalam pembahasan. Ia juga bersedia menerima aspirasi dari para pengemudi taksi daring yang rencananya akan berunjuk rasa pada 29 Januari mendatang.

"Sanksi nanti kita bahas. Pokoknya kita tidak mau represif. Kita semua saudara," ungkapnya.[]


Editor. Juaz

Sumber. Antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Menteri LHK dan KPK Bahas Konflik Lahan di Trenggalek dan Teluk Jambe

Senin, 21 Mei 2018 17:38 WIB

Sengekta tanah ini memang belakangan sempat mencuat hingga ke depan istana



DPR Minta Pemerintah Transparan Terkait Impor Beras

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Bam Soesatyo sayangkan perbedaan data ketersediaan pangan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan


Lulus dari Indonesian Idol, Bianca Jodie dan Marion Jola Kompak Tolak Tawaran Main Film

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Keduanya kompak ingin fokus berkarier di dunia musik.


Angkatan Udara Kerajaan Saudi Berhasil Cegat Rudal yang Diluncurkan Milisi Houthi

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Iran dinilai sudah melanggar Resolusi 2216 dan 2231 yang dikeluarkan PBB.


Jangan Lewatkan Konsumsi Alpukat Ya Busui, Ini Manfaatnya

Senin, 21 Mei 2018 17:35 WIB

Bayi Anda sangat sehat dari kebiasaan ini.


TeenSafe, Aplikasi Pemantau Ponsel Berpotensi Langgar Privasi

Senin, 21 Mei 2018 17:35 WIB

Peneliti keamanan yang berbasis di Inggris, Robert Wiggins, menemukan pelanggaran data.


Ormas RKIH Targetkan Restoran dan Dispenda Terkoneksi Sistem IT

Senin, 21 Mei 2018 17:26 WIB

RKIH sangat mendukung pengembangan ekonomi berbasis IT.


Southgate: Kemenangan Liverpool di Liga Champions Positif untuk Inggris di Piala Dunia

Senin, 21 Mei 2018 17:23 WIB

"Pemain seperti Jordan Henderson, Alex Oxlade-Chamberlain, Adam Lallana, dan Trent Alexander-Arnold akan mendapat pengalaman penting."


Tuding Mantan Teroris Sebagai Intel, Rizieq Shihab Bakal Dipolisikan

Senin, 21 Mei 2018 17:22 WIB

Sofyan meminta FPI terutama Rizieq segera menarik pernyataan kalau dirinya bukanlah intel Kepolisian


29 Kabupaten dan Kota di Papua Diminta Perketat Pengawasan Pendatang

Senin, 21 Mei 2018 17:18 WIB

Kapolda menegaskan wajib lapor untuk mendeteksi adanya potensi kerawanan.


Sutriyadi Terpilih sebagai Formatur Ketum HMI Cabang Malang 2018-2019

Senin, 21 Mei 2018 17:15 WIB

"Semoga amanah dan tetap dalam semangat visi dan misi yang ada dengan menakar politik nilai untuk masa depan"


Gregoria Bawa Indonesia Berbalik Ungguli Malaysia

Senin, 21 Mei 2018 17:12 WIB

Fitriani gagal menyumbang angka di partai perdana.



Eks Napi Teroris Sofyan Tsauri Ancam Polisikan Rizieq Shihab Kalau Tak Minta Maaf

Senin, 21 Mei 2018 17:11 WIB

Sofyan tak akan putus asa mencari siapa yang pertamakali memviralkan video itu.