Stok Beras Masyarakat Badui Melimpah

akurat logo
Aji Nurmansyah
Minggu, 14 Januari 2018 18:13 WIB
Share
 
Stok Beras Masyarakat Badui Melimpah
Pedagang menunjukkan beras di salah satu agen beras di Pasar . AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Ditengah Ke khawatiran terhadap stok beras nasional. Persediaan beras masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, hingga kini melimpah karena mereka memiliki ketahanan pangan dari hasil panen padi huma.


"Semua padi huma hasil panen itu disimpan di rumah pangan atau "leuit" sehingga mencukupi untuk kebutuhan hidup keluarga," kata Santa (45) seorang petani Badui saat dihubungi di Lebak, Minggu (14/1).

Selama ini, kenaikkan harga beras di pasaran tidak berdampak terhadap masyarakat Badui. Masyarakat Badui hingga kini belum pernah mengalami kerawanan pangan. Hasil panen padi huma mereka tidak dijual karena untuk memenuhi kebutuhan guna konsumsi pangan keluarga. Petani mengembangkan lahan pertanian padi huma sekitar Kecamatan Gunungkencana, Cileles, Leuwidamar, Bojongmanik, Cirinten, Sobang, dan Cimarga.

Lahan pertanian ladang huma itu dengan sistem sewa maupun bagi hasil dengan pemilik lahan. Selain itu banyak masyarakat Badui menanam di lahan milik Perum Perhutani.

"Kami berharap panen padi huma tiga bulan ke depan bisa dipanen dengan bagus tanpa serangan hama," kata Santa.

Pulung (50) warga Badui mengaku dirinya hingga kini belum pernah membeli beras di pasaran karena persedian pangan melimpah.

Bahkan panen padi huma tahun lalu masih banyak hingga memadati rumah pangan. Selain itu dirinya mendapat bantuan program beras untuk masyarakat sejahtera atau rastra.

"Kami sebulan sekali mendapat rastra dari desa setempat," katanya.

Kepala adat yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Saija, mengatakan, saat ini masyarakat Badui belum pernah mengalami kerawanan pangan karena setiap panen padi huma disimpan di lumbung-lumbung pangan atau leuit.

Saat ini, jumlah lumbung pangan tercatat 405 lumbung dan setiap lumbung dapat menampung gabah antara empat sampai lima ton.

Di samping itu, masyarakat Badui menerima program beras untuk masyarakat miskin atau rastra.

Karena itu, masyarakat Badui yang berpenduduk 11.620 jiwa dan terdiri dari 5.870 laki-laki dan 5.570 perempuan terpenuhi kebutuhan pangannya.

"Kami tidak berdampak kenaikkan harga beras di pasaran itu karena persedian pangan cukup dan surplus," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Dede Supriatna mengatakan prinsip masyarakat Badui yang diwariskan dari nenek moyang selama ini bisa menata produksi pangan cukup baik.

Selama ini, masyarakat Badui belum pernah mengalami krisis pangan. Mereka mempertahankan pangan dengan bercocok tanam padi gogo di lahan darat tanpa menggunakan pupuk kimia. Bahkan, produksi pangan di kawasan Badui surplus dan melimpah karena sebagian gabah mereka disimpan di lumbung pangan. []


Editor. Juaz

Sumber. antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Menteri Jonan Sindir Pejabat Kementerian BUMN Spesialis 'Ganti Direksi'

Rabu, 25 April 2018 11:42 WIB

Menteri Jonan sindir Fajar Harry Sampurno lantaran dalam setahun Pertamina berkali-kali berganti direksi.


Bursa Efek Buka Suspensi Steady Safe

Rabu, 25 April 2018 11:36 WIB

Saham SAFE disuspensi sejak sesi I perdagangan efek tanggal 31 Juli 2017 yang lalu.


Bamsoet Dorong ARDIN Berperan Gerakkan Ekonomi Rakyat

Rabu, 25 April 2018 11:34 WIB

Kehadiran ARDIN Indonesia di berbagai daerah memberikan kesempatan bagi siapapun untuk melebarkan usahanya


Tarik Wisatawan, Saudi Bangun Theme Park

Rabu, 25 April 2018 11:29 WIB

Saudi berharap taman yang dikenal dengan Qiddiya itu akan menjadi pusat hiburan, olahraga, dan budaya.


Duh, Notifikasi Google Kalender Tak Berfungsi

Rabu, 25 April 2018 11:25 WIB

Hal ini diungkapkan oleh Android Police Fitur.


Rayakan Hari Otda, Pjs Walikota Bekasi: Pemda Jangan Takut Berinovasi

Rabu, 25 April 2018 11:24 WIB

Transparansi mengambil kebijakan agar bisa dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Pemda Jangan takut berinovasi karena dilindungi hukum.


Ini Alasan Febby Rastanty Suka 'The Avengers: Infinity War'

Rabu, 25 April 2018 11:21 WIB

Febby menyiapkan waktu khusus tuk menyaksikan gala premiere The Avengers: Infinity War.


Diduga Sekap Penumpang, Pengemudi Taksi Online Jadi Buronan Polisi

Rabu, 25 April 2018 11:17 WIB

Salah satu keluarga dihubungi pelaku meminta uang tebusan.


Menipisnya Stok Pemain Senior di Timnas Softball Indonesia

Rabu, 25 April 2018 11:11 WIB

Salah satu atlet softball paling senior yang kini berada di skuat Timnas Softball Indonesia memutuskan untuk pensiun dalam waktu dekat.


Gandeng Hanung Bramantyo, Salman Aristo Garap Film Adaptasi Novel 'Bumi Manusia'

Rabu, 25 April 2018 11:10 WIB

Sineas senior Salman Aristo terus berkarya hingga saat ini.


Diet Vegeterian Sama Efektifnya dengan Diet Mediterania

Rabu, 25 April 2018 11:05 WIB

Diet Mediterania dianggap sebagai salah satu diet paling sehat, tapi diet vegetarian juga kok!


Duh! Gatot Brajamusti Hipnotis dan Cium Korbannya

Rabu, 25 April 2018 10:59 WIB

Alkisah, Gatot pernah menjanjikan CTP untuk menjadi backing vokal di bandnya.


Diramal Amien Rais Bakal Jadi Penyelamat Bangsa, Anies Bilang Amin

Rabu, 25 April 2018 10:57 WIB

"Siapapun yang mendoakan, saya amini."


Pelindo III Kampanyekan Aplikasi Home Terminal di TOC Asia

Rabu, 25 April 2018 10:50 WIB

HomeTerminal merupakan aplikasi yang diciptakan untuk mempercepat dan mempermudah proses pemesanan layanan jasa kepelabuhanan.


Ini Liburan Tak Biasa di Berlin, Nonton Orkrestra Terbaik di Dunia

Rabu, 25 April 2018 10:47 WIB

Kamu bisa datang langsung menikmati konser orchestra di The Berliner Philharmonie di Berlin.