Kementan Genjot Percepatan Tanam Padi

akurat logo
Prabawati Sriningrum
Minggu, 14 Januari 2018 13:33 WIB
Share
 
Kementan Genjot Percepatan Tanam Padi
Petani menabur pupuk daun dan buah pada tanaman padi di Desa Lamceu, Aceh Besar, Aceh, Senin (8/1).. ANTARA FOTO

AKURAT.CO, Percepatan masa tanam padi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menunjukkan hasil sehingga petani bisa panen lebih awal, kata Penanggung Jawab Upaya Khusus Kementerian Pertanian Wilayah Banyumas Apri Handono.

"Saya ucapkan terima kasih terutama kepada petani yang ikut kerja sama, yang tadinya dimulai dari teman-teman Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan penyuluh, yang tadinya tanam bulan November dipercepat menjadi bulan Oktober," katanya di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, seperti diberitakan Antara, Minggu (14/1).

Apri mengatakan hal itu kepada wartawan saat mendampingi Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Siti Munifah menghadiri di lahan seluas 42,5 hektare milik Kelompok Tani Bumi Jaya, Desa Tinggarjaya.

Menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa suatu perubahan berupa percepatan masa tanam padi sudah ada di Kabupaten Banyumas.

"Mudah-mudahan setelah panen ini, tidak lama lagi mereka tanam lagi," kata dia yang juga Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Jawa Timur.

Ia mengatakan dalam program percepatan masa tanam padi tersebut, petani di Desa Tinggarjaya juga didampingi oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah.

Menurut dia, hasil panen padi petani yang mengikuti program percepatan masa tanam itu tergolong cukup baik karena berdasarkan hasil penghitungan secara ubinan, hasilnya diperkirakan mencapai 9 ton gabah kering panen per hektare.

Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer 0701/Banyumas Letnan Kolonel Infanteri Erwin Ekagita Yuana mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh komandan rayon militer dan Babinsa untuk ikut menyukseskan program percepatan masa tanam.

"Khusus yang di Tinggarjaya ini, atas koordinasi dengan berbagai pihak, kita bahkan membuat suatu hal yang di luar kebiasaan namun hasilnya hari ini panen bisa dilaksanakan. Biasanya Tinggarjaya ini panennya bulan Maret," katanya.

Ia mengatakan saat tim dari Kementan datang sebelum percepatan masa tanam, kondisi saat itu sedang ada perbaikan saluran irigasi sehingga tidak ada air dan lahan sawah kering.

Oleh karena itu, dia mengaku langsung mengistruksikan kepada Babinsa jika lahan sawah tersebut tidak bisa diolah dengan air lebih dulu baru menggunakan mesin, mainkan traktor pada saat kering, dan ternyata dampaknya cukup bagus.

Berdasarkan informasi dari pihak-pihak pendamping lainnya, kata dia, telur-telur wereng batang cokelat bisa mati saat lahan masih kering.

Selain itu, lanjut dia, ketika lahan sawah yang sudah ada airnya diolah menggunakan traktor hanya sampai mata kaki, namun jika diolahnya saat masih kering bisa sampai betis.

"Yang jelas lahan waktu itu sudah diolah dan petani akhirnya memaklumi karena waktu itu menunggu air enggak pasti, lebih baik digarap dulu. Waktu itu, kami juga punya alternatif, kalau air belum ada, kami laksanakan program pajale (padi, jagung, dan kedelai) yang lain, mungkin jagung atau kedelai. Namun alhamdulillah, pada bulan Oktober sudah ada air sehingga bisa segera ditanami padi," katanya.[]


Editor. Juaz

Sumber. Antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Hanya Karena Kecoa, Pesawat British Airways Dikandangkan

Rabu, 17 Januari 2018 16:26 WIB

Awak kabin pesawat British Airways menolak menerbangkan pesawat karena menemukan kecoa di dalam pesawat.


Bangladesh Tampung Lebih dari Sejuta Pengungsi dari Rohingya

Rabu, 17 Januari 2018 16:24 WIB

Militer Bangladesh memulai pendataan biometrik pengungsi tahun lalu setelah gelombang pengungsi Rohingya masuk dari Myanmar.


Pengamat: Lebih Baik Becak Dioperasikan di Kawasan Wisata

Rabu, 17 Januari 2018 16:24 WIB

Syafuan Rozi yang merupakan peneliti dari LIPI menilai operasinal becak akan menimbulkan masalah baru


Kemenperin Gencarkan Program E-Smart IKM

Rabu, 17 Januari 2018 16:23 WIB

Kemenperin menargetkan 4.000 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) agar bisa memasarkan produk secara online


Sstt...Ini Rahasia Badan Indah dan Wajah Cantik Katy Perry

Rabu, 17 Januari 2018 16:22 WIB

Katy Perry akui tak pernah operasi plastik dan ia suka makan. Oh yaa?


Gelar Undian dengan Hadiah Utama 2 Unit Mobil, Adira Finance Manjakan Konsumen

Rabu, 17 Januari 2018 16:18 WIB

Hapid berharap perusahaan pembiayaan ini mampu terus memanjakan pelanggan setia Adira Finance.


Tak Menyerah Kejar City, MU Belajar dari Kegagalan Musim 2011-2012

Rabu, 17 Januari 2018 16:17 WIB

MU tertinggal 12 poin dari sang pemuncak klasemen.


OSO Tak Mau Ungkap Konflik Hanura, Ini Alasannya

Rabu, 17 Januari 2018 16:17 WIB

OSO mengklaim Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto, mendukung kepemimpinannya.


MUI: Putusan MK Soal Penghayat Kepercayaan Lukai Perasaan Umat Beragama

Rabu, 17 Januari 2018 16:15 WIB

Karena putusan tersebut berarti telah menyejajarkan kedudukan agama dengan aliran kepercayaan.


Kecerdasan Buatan Pembaca Usia Sel Tubuh Bantu Perpanjang Umur

Rabu, 17 Januari 2018 16:14 WIB

Artificial Intelligence mampu memprediksi usia seseorang hanya dengan melihat fotonya


Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria 42 Tahun Terjun dari Lantai 6 RS Sumber Waras

Rabu, 17 Januari 2018 16:14 WIB

Tjong Bu Fen (42) nekat terjun dari lantai 6 di rumah sakit Sumber Waras, Rabu dini hari


Benchmark BUMN Menapaki Tahun-Tahun Gencarnya Pembentukan Holding Company BUMN

Rabu, 17 Januari 2018 16:12 WIB

Toto: Diperlukan suatu implementasi dari gagasan pembentukan induk perusahaan atau holding company pada beberapa BUMN.


Pimpinan DPR Nilai Idrus Sosok yang Tepat Gantikan Khofifah di Kabinet

Rabu, 17 Januari 2018 16:07 WIB

Dia pun berharap, Idrus mampu menjalankan amanah dengan baik meskipun jabatan itu hanya dalam waktu hingga 2019 nanti.


Pasca Avengers 4, Chris Hemsworth Pensiun Jadi Thor ?

Rabu, 17 Januari 2018 16:07 WIB

Pemeran Thor dalam film Avenger, Chris Hemsworth, nampaknya akan menyudahi aksinya sebagai Dewa petir setelah film Avenger 4.


Investasi Rp 76 Triliun Pabrik Smelter Korsel Dibangun di Konawe

Rabu, 17 Januari 2018 16:04 WIB

Kemenperin mencatat, sejauh ini diproyeksi terdapat 32 proyek smelter logam yang tumbuh dengan perkiraan nilai investasi sebesar USD18 M