Wejangan Kementan untuk Petani Soal Impor Beras

akurat logo
Prabawati Sriningrum
Minggu, 14 Januari 2018 12:25 WIB
Share
 
Wejangan Kementan untuk Petani Soal Impor Beras
Pekerja memanggul sekarung gula di salah satu agen gula di Pasar Baru, Bekasi, Jumat (22/12). Harga gula saat ini mengalami kenaikan dari harga Rp9.500 menjadi Rp11 ribu per kg.. AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Kementerian Pertanian mengimbau petani agar tidak terombang-ambing dengan adanya kebijakan impor beras, kata Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan Siti Munifah.

"Kita bersyukur, setiap saat ada panen dan setiap saat juga melakukan pertanaman. Kita tidak perlu terombang-ambing dengan ketetapan bahwa tetap ada impor (beras) masuk, tetapi kita tetap menunjukkan prestasi bahwasanya terbukti hari ini panen, di sebelah sana juga ada yang memulai tanam," katanya di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah, mengutip dari Antara, Minggu (14/1).

Munifah mengatakan hal itu kepada wartawan usai panen perdana dalam program upaya khusus Kementan berupa percepatan masa tanam di lahan seluas 42,5 hektare milik Kelompok Tani Bumi Jaya, Desa Tinggarjaya.

Menurut dia, keberhasilan petani dalam program percepatan masa tanam itu tidak lepas dari peran aktif bintara pembina desa (Babinsa) dan penyuluh dalam menggerakkan masyarakat untuk bisa terus bersama-sama melakukan pertanaman.

"Ini kita bisa lihat buktinya, hari ini walaupun hujan, walaupun kemarin cuaca tidak bagus, tetapi di sini tetap ada panen raya seluas 350 hektare (luas lahan sawah di Desa Tinggarjaya, red.)," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Andriko Noto Susanto mengatakan pihaknya ingin memastikan bahwa percepatan tanam tidak masalah.

"Buktinya, kita majukan satu bulan dan (saat) ini panen. Panennya bagus," ucapnya.

Selain itu, kata dia, Desa Tinggarjaya merupakan daerah endemis wereng batang cokelat (WBC) sehingga pihaknya memasukkan teknologi jarwo WBC yang salah satu komponen pentingnya menggunakan varietas Inpari 33.

Ia mengatakan beberapa waktu lalu, ada serangan WBC terhadap 70.000 hektare tanaman padi di seluruh Indonesia.

Menurut dia, serangan WBC terhadap sekitar 0,4 persen dari total luasan tanaman padi di seluruh Indonesia itu dinilai oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman merugikan petani.

Oleh karena itu, kata dia, Menteri Pertanian mengambil langkah cepat dengan menjadikan area yang terserang WBC tersebut sebagai lahan demonstrasi area (demarea).

"Kemudian Badan Litbang Pertanian memperkenalkan teknologi jarwo super WBC, salah satu komponennya Inpari 33. Ini kita buktikan bersama, bisa kita lihat, hasilnya bagus dan tidak ada serangan WBC di Banyumas untuk musim tanam ini," jelasnya.

Ia mengharapkan varietas Inpari 33 dapat dijadikan sebagai rekomendasi utama untuk daerah-daerah endemis WBC.

Berdasarkan hasil penghitungan secara ubinan, hasil panen padi Inpari 33 di lahan tersebut mencapai 9 ton gabah kering panen per hektare.[]


Editor. Juaz

Sumber. Antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Valentino Rossi dan Barcelona Bersaing Raih Gelar Comeback Terbaik 2017

Rabu, 17 Januari 2018 11:52 WIB

Rossi juga bersaing dengan olahragawan top dunia lainnya


4 Pasang Kontestan Pilkada Kota Bogor Lolos Uji Kesehatan

Rabu, 17 Januari 2018 11:45 WIB

Semua para calon dinyatakan mampu secara jasmani dan rohani serta bebas dari penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.



Soal Video Mesum Mirip Marion Jola, Ini Komentar Maia Estianty

Rabu, 17 Januari 2018 11:44 WIB

Maia Estianty mengaku sudah mengetahui isu video mesum mirip kontestan Indonesian Idol bernama Marion Jola


Ronaldinho Ingin Akhiri Karier dengan Tur Keliling Dunia

Rabu, 17 Januari 2018 11:43 WIB

Ronaldo salah satu ikon sepakbola dunia


Kebijakannya Dikritik DPRD, Sandiaga Pilih Dengarkan Saran Menteri Rini

Rabu, 17 Januari 2018 11:42 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyebut bahwa pagar itu dicabut karena terlihat tidak bagus.


Nekat Jambret di Tempat Umum, Pria Ini Diamankan Polisi

Rabu, 17 Januari 2018 11:41 WIB

Polisi sigap mendengar teriakan dua siswa yang akan dijambret.


Sandiaga Ngaku Bakal Tunaikan Semua Kontrak Politiknya

Rabu, 17 Januari 2018 11:32 WIB

Keberadaan becak adalah kontrak politik gubernur sebelumnya.


Pelaku Pelecehan Seksual di Depok Mengaku Stres

Rabu, 17 Januari 2018 11:25 WIB

Amanda mengaku trauma untuk keluar rumah.


Selama Dini Hari Tadi, 19 Kali Guguran Warnai Gunung Sinabung

Rabu, 17 Januari 2018 11:25 WIB

Sementara itu, aktifitas kegempaan juga masih terus berlangsung. Tercatat gempa terjadi sebanyak 37 kali sepanjang subuh.


Tiga Hari Hilang, Saat Ditemukan Purnawiraman TNI Ini Luka di Kepala

Rabu, 17 Januari 2018 11:20 WIB

Ia ditemukan Polisi di kawasan Jalur Bus TransJakarta di Tanjung Priok.


Soal Perceraiannya, Ahok Hingga Kini Belum Dapat Panggilan dari PN Jakut

Rabu, 17 Januari 2018 11:11 WIB

Josefina tetap menunggu surat pemanggilan tersebut. Bahkan hal ini sudah dilaporkan ke kliennya pada Jumat (12/1) lalu.


Kaesang Pangarep Buktikan Kakaknya Mirip Personel Meteor Garden

Rabu, 17 Januari 2018 11:10 WIB

Kaesang Pangarep posting foto Gibran Rakabuming Raka yang buat warganet ngakak.


Anggaran FORMI Surabaya 2018 Capai Rp1,1 Miliar

Rabu, 17 Januari 2018 11:08 WIB

Anggaran FORMI yang dianggarkan dari APBD Kota Surabaya untuk kegiatan selama 2018 mencapai Rp1,1 miliar.


Dominasi Laga, Persija Justru Terima Kekecewaan dari Tim Malaysia

Rabu, 17 Januari 2018 11:04 WIB

Gol ke gawang Persija justru dicetak oleh sang mantan