Ekspor Cakalang NTT Terbanyak ke Jepang Mencapai 157 Ton

akurat logo
Siti Nurfaizah
Sabtu, 13 Januari 2018 14:03 WIB
Share
 
Ekspor Cakalang NTT Terbanyak ke Jepang Mencapai 157 Ton
Ilustrasi Nelayan dengan hasil tangkapan ikan cakalangnya. . RAYAPOS.COM

AKURAT.CO, Kepala Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (KIPM) Kelas 1 Kupang Edi Santoso mengatakan ekspor ikan cakalang dari Nusa Tenggara Timur sebanyak 157 ton pada 2017 umumnya ke Jepang.

"Ekspor ikan cakalang dari NTT terbanyak ke Jepang, negara itu menjadi satu-satunya tujuan ekspor cakalang pada tahun 2017," kata Edi Santoso saat dihubungi Antara di Kupang, Sabtu (13/1).

Ekspor ikan cakalang ke negeri Sakura itu di antaranya cakalang beku sebanyak 25 ton dan cakalang asap 132 ton lebih.

Seperti dilansir dari Kantor Berita Antara, Edi mengatakan, Jepang menjadi satu-satunya negara yang meminati ikan cakalang dari Nusa Tenggara Timur, selain Brunai Darusalam, Singapura, Malaysia, Australia, Timor Leste, Hongkong, dan Amerika.

Meskipun demikian, KIPM Kupang mencatat jumlah ekspor ikan cakalang pada 2017 mengalami penurunan dibanding pada tahun 2016 yakni cakalang beku sebanyaj 449 ton dan cakalang asap 201 ton lebih.

Edi mengatakan, penurunan jumlah eskpor ikan tersebut disebabkan juga akibat faktor cuaca buruk dalam tahun bersangkutan yang berdampak pada penurunan produktivitas tangkapan nelayan.

Namun, menurut Abdul Wahab Sidin, Humas HNSI Kota Kupang, ekspor ikan cakalang dari Nusa Tenggara Timur turun disebabkan banyak nelayan dari Bali datang menangkap ikan di wilayah perairan selatan NTT.

Dalam akun facebooknya, Wahab mengatakan nelayan "pole and line" di NTT sangat kecewa dengan maraknya kapal purse seine dari Bali yang memasang rumpon di perairan selatan Pulau Timor dan di Laut Sawu.

"Mereka menggunakan kapal purse seine besar tapi anehnya tidak pernah ditangkap. Sementara nelayan pole and line di NTT yang terlambat mengurus izin penangkapan saja, di bola kesana kemari seperti layaknya orang asing,"ujarnya.

"Apakah ini bentuk pelayanan yang patut diberikan kepada kami sebagai nelayan kecil? Kondisi inilah yang sering membuat sebagian nelayan kecil putus asa," ujarnya.

Edi mengatakan, secara keseluruhan jumlah hasil laut dari provinsi dengan luas wilayah laut mencapai 200.000 kilometer persegi itu, sebanyak 689 ton yang diekspor pada 2017 dengan nilai 3,4 juta dolar AS.

Jumlah hasil laut yang ekspor tersebut mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan pada 2016 yang tercatat di KIPM Kupang sebanyak 1.200 ton lebih dengan nilai mencapai 4 juta dolar AS.

Edi menyebut berbagai hasil laut yang diekspor pada 2017 di antaranya, ikan cakalang, tuna loin, skipjack loin, demersal, anggoli, kakap beku, tenggiri beku.

Selain itu, ada pula produksi gurita beku, ikan kering, ikan sardine, udang putih beku, dan ikan air tawar beku.

Ia mengatakan, dari semua hasil laut yang diekspor itu, produksi ikan kering berada pada urutan pertama terbanyak yang diekspor ke Timor Leste mencapai 245,9 ton lebih dengan nilai ekspor lebih dari 759.000 dolar AS.[] 


Editor. Juaz

Sumber. Antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Bangladesh Tampung Lebih dari Sejuta Pengungsi dari Rohingya

Rabu, 17 Januari 2018 16:24 WIB

Militer Bangladesh memulai pendataan biometrik pengungsi tahun lalu setelah gelombang pengungsi Rohingya masuk dari Myanmar.


Pengamat: Lebih Baik Becak Dioperasikan di Kawasan Wisata

Rabu, 17 Januari 2018 16:24 WIB

Syafuan Rozi yang merupakan peneliti dari LIPI menilai operasinal becak akan menimbulkan masalah baru


Kemenperin Gencarkan Program E-Smart IKM

Rabu, 17 Januari 2018 16:23 WIB

Kemenperin menargetkan 4.000 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) agar bisa memasarkan produk secara online


Sstt...Ini Rahasia Badan Indah dan Wajah Cantik Katy Perry

Rabu, 17 Januari 2018 16:22 WIB

Katy Perry akui tak pernah operasi plastik dan ia suka makan. Oh yaa?


Gelar Undian dengan Hadiah Utama 2 Unit Mobil, Adira Finance Manjakan Konsumen

Rabu, 17 Januari 2018 16:18 WIB

Hapid berharap perusahaan pembiayaan ini mampu terus memanjakan pelanggan setia Adira Finance.


Tak Menyerah Kejar City, MU Belajar dari Kegagalan Musim 2011-2012

Rabu, 17 Januari 2018 16:17 WIB

MU tertinggal 12 poin dari sang pemuncak klasemen.


OSO Tak Mau Ungkap Konflik Hanura, Ini Alasannya

Rabu, 17 Januari 2018 16:17 WIB

OSO mengklaim Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto, mendukung kepemimpinannya.


MUI: Putusan MK Soal Penghayat Kepercayaan Lukai Perasaan Umat Beragama

Rabu, 17 Januari 2018 16:15 WIB

Karena putusan tersebut berarti telah menyejajarkan kedudukan agama dengan aliran kepercayaan.


Kecerdasan Buatan Pembaca Usia Sel Tubuh Bantu Perpanjang Umur

Rabu, 17 Januari 2018 16:14 WIB

Artificial Intelligence mampu memprediksi usia seseorang hanya dengan melihat fotonya


Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria 42 Tahun Terjun dari Lantai 6 RS Sumber Waras

Rabu, 17 Januari 2018 16:14 WIB

Tjong Bu Fen (42) nekat terjun dari lantai 6 di rumah sakit Sumber Waras, Rabu dini hari


Benchmark BUMN Menapaki Tahun-Tahun Gencarnya Pembentukan Holding Company BUMN

Rabu, 17 Januari 2018 16:12 WIB

Toto: Diperlukan suatu implementasi dari gagasan pembentukan induk perusahaan atau holding company pada beberapa BUMN.


Pimpinan DPR Nilai Idrus Sosok yang Tepat Gantikan Khofifah di Kabinet

Rabu, 17 Januari 2018 16:07 WIB

Dia pun berharap, Idrus mampu menjalankan amanah dengan baik meskipun jabatan itu hanya dalam waktu hingga 2019 nanti.


Pasca Avengers 4, Chris Hemsworth Pensiun Jadi Thor ?

Rabu, 17 Januari 2018 16:07 WIB

Pemeran Thor dalam film Avenger, Chris Hemsworth, nampaknya akan menyudahi aksinya sebagai Dewa petir setelah film Avenger 4.


Investasi Rp 76 Triliun Pabrik Smelter Korsel Dibangun di Konawe

Rabu, 17 Januari 2018 16:04 WIB

Kemenperin mencatat, sejauh ini diproyeksi terdapat 32 proyek smelter logam yang tumbuh dengan perkiraan nilai investasi sebesar USD18 M


Dubes Jepang: Indonesia Miliki Sejarah Olahraga yang Serupa dengan Jepang

Rabu, 17 Januari 2018 16:04 WIB

Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ke-4 pada 1962 silam. Sebelumnya, negara asal tokoh kartun "Captain Tsubasa" itu menjadi tuan rumah