Anggota DPR Desak Presiden Evaluasi Menterinya yang Paksakan Impor Beras

akurat logo
Denny Iswanto
Jumat, 12 Januari 2018 19:26 WIB
Share
 
Anggota DPR Desak Presiden Evaluasi Menterinya yang Paksakan Impor Beras
Petugas Bulog memeriksa stok beras medium di gudang beras Perum Bulog Lhokseumawe, Aceh, Rabu (17/5). Bulog setempat mensiagakan 2.400 ton beras medium seharga Rp8000 per kilogram atau Rp120.000 per sak 15 kilogram untuk kebutuhan beras tiga bulan ke depan dan penyaluran program beras Bantuan Sosial (pengganti beras Rakyat Sejahtera/Rastra) mencakup distribusi tiga kabupaten/kota di Aceh untuk meredam gejolak harga beras medium yang melambung di pasaran.. ANTARA FOTO/Rahmad/foc/18.

AKURAT.CO, Pemerintah melalui Menteri Perdagangan memutuskan untuk melakukan impor beras sebanyak 500.000 ton untuk memperkuat stok di Bulog. Hal ini membuat anggota DPR geram dan meminta Presiden segera mengevaluasi menterinya ini.

“keputusan ini memang merupakan pil pahit dari kurangnya antisipasi pemerintah dalam analisa kondisi perberasan nasional sejak akhir tahun 2017,” kata Ichsan Firdaus, Anggota komisi IV DPR dari partai Golkar.

kurangnya antisipasi ini sebagai akibat dari permasalahan produksi beras nasional khususnya data produksi beras yang kurang akurat. Jika memang benar, data produksi gabah nasional tahun 2017 sebesar 77 juta ton GKG atau setara dengan 38.5 juta ton beras, dan konsumsi beras nasional sekitar 31.5 jt ton, seharusnya kita mengalami surplus sekitar 7 juta ton beras.

Tetapi kenyataannya per awal januari 2018, terjadi kenaikan harga beras yang cukup mengkhawatirkan dan meluas hampir seluruh Indonesia.

“Jika memakai logika ekonomi, supply-demand, salah satu persoalan gejolak harga karena supply ke pasar bermasalah. bahkan pak Jusuf Kalla juga mengakui mengakui stok beras kita memang kurang” tambah Ichsan.

Ia mendetailkan lagi, jika surplus 7 juta ton beras, gejolak harganya seharusnya tidak mungkin terjadi seperti ini, ditambah lagi stok beras di bulog yang berada di bawah 1 juta ton, juga menunjukkan posisi stok yang mengkhawatirkan.

Untuk itu Pemerintah, khususnya Presiden harus memberikan evaluasi dan perhatian khusus tentang produksi beras ini, apakah benar produksi beras kita ini mengalami kenaikan atau surplus.

Menurut Anggota DPR ini, jangan sampai Presiden Joko Widodo mendapatkan informasi yang keliru tentang data produksi beras ini, sehingga pemerintah gagal mengantisipasi gejolak beras ini.

“Pemerintah, khususnya pihak yang bertanggung jawab dalam produksi beras nasional, harus melakukan evaluasi secara serius tentang persoalan produksi pangan nasional khususnya beras,” tambah Ichsan.

Sebenarnya, kebijakan impor ini sedikit terlambat, karena jika keputusan impor ini ditetapkan hari ini, biasanya beras baru datang sekitar 30-40 hari ke depan, dan jika lihat siklus masa panen, bulan maret 2018, sudah mulai berlangsung panen.

“Pemerintah harus mengantisipasi, jika beras impor masuk akhir bulan februari - maret 2018, jangan sampai merusak harga di tingkat petani, mengingat masa panen maret 2018,” lanjut Ichsan.

Selain itu, terkait dengan kebijakan impor ini, Ichsan mengingatkan pemerintah untuk melibatkan Bulog dalam pelaksanaan impor, sesuai Permendag 74/2017, menyebutkan bahwa impor beras khusus hanya dapat dilakukan oleh Bulog. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Gelar Undian dengan Hadiah Utama 2 Unit Mobil, Adira Finance Manjakan Konsumen

Rabu, 17 Januari 2018 16:18 WIB

Hapid berharap perusahaan pembiayaan ini mampu terus memanjakan pelanggan setia Adira Finance.


Tak Menyerah Kejar City, MU Belajar dari Kegagalan Musim 2011-2012

Rabu, 17 Januari 2018 16:17 WIB

MU tertinggal 12 poin dari sang pemuncak klasemen.


OSO Tak Mau Ungkap Konflik Hanura, Ini Alasannya

Rabu, 17 Januari 2018 16:17 WIB

OSO mengklaim Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto, mendukung kepemimpinannya.


MUI: Putusan MK Soal Penghayat Kepercayaan Lukai Perasaan Umat Beragama

Rabu, 17 Januari 2018 16:15 WIB

Karena putusan tersebut berarti telah menyejajarkan kedudukan agama dengan aliran kepercayaan.


Kecerdasan Buatan Pembaca Usia Sel Tubuh Bantu Perpanjang Umur

Rabu, 17 Januari 2018 16:14 WIB

Artificial Intelligence mampu memprediksi usia seseorang hanya dengan melihat fotonya


Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria 42 Tahun Terjun dari Lantai 6 RS Sumber Waras

Rabu, 17 Januari 2018 16:14 WIB

Tjong Bu Fen (42) nekat terjun dari lantai 6 di rumah sakit Sumber Waras, Rabu dini hari


Ini Branchmark Tahun-Tahun Gencarnya Pembentukan Holding Company BUMN

Rabu, 17 Januari 2018 16:12 WIB

Toto: Diperlukan suatu implementasi dari gagasan pembentukan induk perusahaan atau holding company pada beberapa BUMN.


Pimpinan DPR Nilai Idrus Sosok yang Tepat Gantikan Khofifah di Kabinet

Rabu, 17 Januari 2018 16:07 WIB

Dia pun berharap, Idrus mampu menjalankan amanah dengan baik meskipun jabatan itu hanya dalam waktu hingga 2019 nanti.


Pasca Avengers 4, Chris Hemsworth Pensiun Jadi Thor ?

Rabu, 17 Januari 2018 16:07 WIB

Pemeran Thor dalam film Avenger, Chris Hemsworth, nampaknya akan menyudahi aksinya sebagai Dewa petir setelah film Avenger 4.


Investasi Rp 76 Triliun Pabrik Smelter Korsel Dibangun di Konawe

Rabu, 17 Januari 2018 16:04 WIB

Kemenperin mencatat, sejauh ini diproyeksi terdapat 32 proyek smelter logam yang tumbuh dengan perkiraan nilai investasi sebesar USD18 M


Dubes Jepang: Indonesia Miliki Sejarah Olahraga yang Serupa dengan Jepang

Rabu, 17 Januari 2018 16:04 WIB

Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ke-4 pada 1962 silam. Sebelumnya, negara asal tokoh kartun "Captain Tsubasa" itu menjadi tuan rumah


64 Barang Antik Terbakar, Pemrov akan Gantikan dengan Replika

Rabu, 17 Januari 2018 16:02 WIB

Atas kejadian tersebut, Pemprov segera membuat replika barang antik yang terbakar


Inspirasi Liverpool dan Jadwal Sulit Berpeluang Jatuhkan City

Rabu, 17 Januari 2018 15:58 WIB

Manchester City akan menghadapi Arsenal dan Chelsea secara beruntun pada akhir Februari dan awal Maret.


KPU Riau Nyatakan Empat Bapaslon Gubernur Lolos Tes Kesehatan

Rabu, 17 Januari 2018 15:57 WIB

Ilham menambahkan, bagi paslon yang merasa ragu atas kekurangan syarat administrasi, diminta agar segera datang ke KPU.


Menggali Budaya Melayu di Festival Pulau Penyengat

Rabu, 17 Januari 2018 15:54 WIB

Festival ini menarik minat wisatawan Malaysia dan Singapura