Struktur Ekonomi Telah Bergeser ke Jasa dan Teknologi, Industri Harus Adaptasi

akurat logo
Denny Iswanto
Jumat, 12 Januari 2018 12:01 WIB
Share
 
Struktur Ekonomi Telah Bergeser ke Jasa dan Teknologi, Industri Harus Adaptasi
Ilustrasi Teknologi. GHANALIVE.TV

AKURAT.CO, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, menyatakan bahwa struktur ekonomi di Indonesia telah berubah ke arah pelayanan atau jasa pada masa sekarang ini.

Sehingga menurut dia semua bisnis atau industri harus segera mengikuti agar lambat laun proses bisnisnya tidak redup dan kemudian mati begitu saja. Hal ini sangat penting untuk menjaga asa di 2030 bahwa Indonesia diprediksi akan masuk dalam jajaran 5 besar ekonomi terbesar di dunia.

"Sekarang Indonesia udah mulai shift (berpindah) dari bisnis yang berbasis komoditas ke pelayanan atau jasa. Dan pertumbuhan bisnis yang konstan di atas 10% itu adalah media dan komunikasi. Dulu perbankan yang seperti itu tapi sekarang tumbuh cuma 7%. Dari 2014 media dan komunikasi 9% dan 2017 dibatas 10%," ungkap Rudiantara saat memberikan sambutan di acara CEO Gathering, di Jakarta, Kamis (11/1).

Dia juga menegaskan bahwa kultur masyarakat Indonesia juga mengalami pergeseran posisi dari yang suka berbelanja sekarang semua larinya ke leisure atau kegiatan untuk refreshing bersama keluarga, teman atau sahabat.

"Makanya anak muda sekarang mikirnya tidak ada masalah bila mereka tidak beli baju baru yang penting jalan leisure. Dengan cara backpacker pun tidak apa-apa yang penting jalan terus misal ke Labuan Bajo Nusa tenggara. Ini harus diantisipasi dan ditangkap sebagai suatu model bisnis yang baru," tutur Rudiantara.

Dia menegaskan anak muda saat ini harus banyak mencari peluang yang baru dengan mendirikan start up untuk bisnis pelayanan atau jasa yang disesuaikan dengan struktur ekonomi pada saat ini.

"Saya banyak melihat anak muda yang masih berumur di bawah 30 tahun. Mereka bekerja sebagai pegawai bank, di posisi consumer banking. Kalau pendapat saya lebih baik mereka cepat keluar dari Bank dan bikin Teknologi finansial (fintech). Mereka kan tahu bagaimana konsep dasar pembiayaan dan lain-lain. Itu cukup," seru dia.

Rudiantara selalu percaya juga pada patokan ramalan ekonomi Indonesia di tahun 2030. Hal ini karena jumlah penduduk Indonesia yang produktif akan berjumlah dua kali lipat dari yang tidak produktif. Sehingga generasi zaman now menurut dia perlu digenjot untuk menjadi wirausaha, sehingga dapat mencapai ramalan untuk menjadi Negara yang mempunyai ekonomi peringkat 5 terbesar di dunia.

"Bayangkan ada 170 juta orang nantinya di 2030 yang tidak mikir lagi gue makan apa hari ini, tapi mikirnya gue belanja apa nih buat hari ini dan besok. Itu semua bisa terjadi kalau pertumbuhan ekonomi kita terus tumbuh di angka 6-7%. Makanya dari pemerintah sangat menjaga itu," tegasnya.

Rudiantara ingin anak muda saat ini mencontoh Jackma, pendiri konsep bisnis digital Alibaba. Pasalnya dia memiliki visi ke depan yang sangat luar biasa besar dan itu diraihnya dengan memaksimalkan pergeseran struktur ekonomi ke arah teknologi seperti saat ini.

"Bahkan kalau melihat visinya, di 2030 Jackma ingin Alibaba menjadi bisnis usaha yang mampu tumbuh besar dan masuk top five perekonomian terbesar di dunia. Bayangkan ini cuma satu industri kok bisa ya nantinya dapat mengalahkan suatu negara. Maka kita juga harus berfikir kesitu," pungkasnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Kreasikan Barang Bekas Kamu dengan 5 Ide Kreatif Ini

Jumat, 19 Januari 2018 18:31 WIB

Kamu pasti menyesal telah membuang barang-barang bekasmu, setelah tau kiat ini.


Nippon Paint Gandeng Bekraf Selenggarakan Kompetisi AYDA

Jumat, 19 Januari 2018 18:30 WIB

Jon Tan: Kompetisi AYDA bertujuan untuk membangun platform bagi mahasiswa, khususnya jurusan arsitektur dan desain Indonesia.


Rebutan Perempuan, Sopir Angkot Meregang Nyawa di Tangan Pengamen

Jumat, 19 Januari 2018 18:28 WIB

Rian Nanda meregang nyawa setelah dikeroyok empat orang pengamen


[INFOGRAFIS] Sadisnya Minuman Manis

Jumat, 19 Januari 2018 18:26 WIB


Pelatih Pelita Jaya dan Satya Wacana Komentari Performa Wasit IBL

Jumat, 19 Januari 2018 18:23 WIB

Wasit IBL dinilai harus lebih jeli dalam mengambil keputusan.


Kemenhub Alokasikan Rp1 Triliun Untuk Pengembangan Bandara di Kaltara

Jumat, 19 Januari 2018 18:20 WIB

Kedua bandara yang mendapatkan alokasi adalah Bandara Long Bawan dan Bandara Long Nawang.


Tingkatkan Pelayanan, PDAM Tirta Asasta Bakal Pasang Pipa di Sepanjang Jalan Margonda

Jumat, 19 Januari 2018 18:19 WIB

PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan melakukan pemasangan jaringan pipa baru di sepanjang Jalan Margonda Raya


Kocak! Penumpang Menangis Minta Turun dari Pesawat, Begini Reaksi Pramugari

Jumat, 19 Januari 2018 18:17 WIB

eisi pesawat heboh karena penumpang ini meronta dan menangis minta turun.


KPU Jabar Paparkan Tujuan Gerakan Coklit dalam Rangkaian Pilkada 2018

Jumat, 19 Januari 2018 18:14 WIB

KPU menargetkan sebanyak 1.928.955 rumah yang dicoklit serentak pada 20 Januari 2018.


Ini Fokus Utama Jokowi Berkunjung ke Asia Tengah dan Asia Selatan

Jumat, 19 Januari 2018 18:13 WIB

Jokowi dijadwalkan akan berkunjung ke lima negara yakni, Srilangka, Bangledesh, India, Pakistan, dan Afaganistan


Bahas Isu-isu Krusial, Bamsoet Bakal Gelar Rapat Rutin Lintas Fraksi

Jumat, 19 Januari 2018 18:11 WIB

Catat! Rapat ini akan digelar setiap hari Senin siang.


Bahas Isu-isu Krusial, Bamsoet Bakal Gelar Rapat Rutin Lintas Fraksi

Jumat, 19 Januari 2018 18:11 WIB

Catat! Rapat ini akan digelar setiap hari Senin siang.


Indonesia Butuh 3,7 Juta Ton Garam Industri, Skema Impor Disiapkan

Jumat, 19 Januari 2018 18:08 WIB

Pemerintah menetapkan kebutuhan garam untuk industri sebanyak lebih kurang 3,7 juta ton untuk tahun 2018.


Dengan Hijab Simpel, Deretan Artis Ini tetap Fashionable

Jumat, 19 Januari 2018 18:07 WIB

Intip gaya beberapa artis ini, untuk style berhijab kamu


Sah! Schalke Lepas Bintang Muda Jerman ke Muenchen

Jumat, 19 Januari 2018 18:06 WIB

Kehilangan Goretzka tentu merupakan sebuah kerugian yang sangat besar untuk Schalke.