Sistem TOD Dongkrak Harga Properti di Bogor

akurat logo
Herman Syahara
Kamis, 11 Januari 2018 11:06 WIB
Share
 
 Sistem TOD Dongkrak Harga Properti di Bogor
Perumahan Permata Bogor-Cilebut laris manis berkat dekat dengan Stasiun KA Cilebut. . AKURAT.CO/Herman Syahara

AKURAT.CO, Sistem TOD (Transit Operation Development) yang diterapkan pemerintah di sejumlah titik stasiun kereta api dijadikan selling point sejumlah pengembang properti hunian perumahan dan apartemen yang sedang dipasarkan di Bogor.

Sistem TOD adalah salah satu pendekatan pengembangan kota yang mengadopsi tata ruang campuran dan maksimalisasi penggunaan angkutan massal seperti Busway/BRT, kereta api kota (Mass Rapid Transportation), dan Kereta Api Ringan (Light Rail Transportation).

Di dalam kawasan proyek TOD ini akan terdapat apartemen, perbelanjaan, perkantoran, dan fasilitas lain yang didukung sistem transportasi terpadu.

Survei yang dilakukan AKURAT.CO pada Selasa (10/1) dan Rabu (11/1) di beberapa perumahan yang lokasinya berdekatan dengan stasiun kereta api di Bogor menunjukkan, stasiun kereta api atau commuter line dijadikan selling point utama properti perumahan dan apartemen yang sedang dipasarkan pengembang swasta.

Perumahan Pesona Intiland yang berlokas di Sukaresmi, Tanah Sereal, Kota Bogor, misalnya, menjadikan rencana pembangunan TOD yang telah ditandatangani oleh konsorsium Perum Perumas, PT KAI, dan Kementerian BUMN pada September 2017 lalu, dijadikan sebagai tempat pemasaran.

Menurut Koko Widjonarko, Marketing Manager perumahan yang dikembangkan oleh PT Kembar Intiland itu, rencana proyek TOD yang akan dikembangkan pemerintah persis berada di depan proyek perumahannya, telah mendongkrak penjualan karena menjadi salah satu daya tarik konsumen.

"Proyek kami sangat diuntungkan dengan adanya rencana proyek TOD di seberang lokasi perumahan ini, " katanya.

Sejak dikembangkan pada 2013, proyek seluas 17 ha itu telah memasuki pembangunan tahap ketiga dengan total luas lahan yang telah dibangun mencapai 7 ha.

Pada tahap ketiga ini PT Bersama Intiland sedang memasarkan Cluster Villa Pesona sebanyak 30-an unit yang terdiri dari Tipe 40/80 yang dibandrol Rp 614 juta dengan KPR dan Rp 599 juta dengan tunai keras; Tipe 45/90 Rp 656 juta dengan KPR dan Rp 641 juta dengan tunai keras; dan Tipe 66/75 Rp 800 juta dengan tunai keras dan jika dengan KPR Rp 785 juta.

Fasilitas yang disiapkan antara lain mesjid, Kampus BSI, dan keamanan 24 jam yang berada di dalam lokasi. Sedangkan fasilitas yang ada di luar lokasi meliputi rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan fasilitas pendidikan mulai SD sampai SMU.

"Lokasi kami hanya lima menit dari pintu tol Sentul Selatan, dan kendaraan angkutan 24 jam," tambah Koko.

Dengan adanya rencana proyek TOD di depan gerbang perumahannya, ujar Koko, sisa lahan seluas 8 ha Pesona Intiland kemungkinan besar akan dimanfaatkan untuk meng-up grade performance kawasan proyek huniannya.

Selain diproyeksikan akan membangun apartemen, pihaknya juga akan meluncurkan 20-an unit cluster perumahan menengah atas yang harga per unitnya di kisaran Rp1,5 juta.

"Konsep ini sedang kami godok sambil meninggu realisasi TOD. Mungkin bulan Februari akan kami launching. Luas bangunannya 120 m2 dan luas lahan 120 m2," kata Koko.

Dari luas lahan 17 ha yang dimiliki pengembang, yang boleh dibangun hanya 40 persen dan sisanya dijadikan ruang terbuka hijau dalam bentuk taman-taman dan hutan kota. Sehingga pengembangnya menjamin lingkungan di permukiman ini akan nampak asri dan teduh.

Koko mengatakan, dengan aksesibilitas yang dimilikinya rencana proyek TOD, dan konsep pengembangkan ke depan, Koko juga merekomendasikan Pesona Intiland sangat dilayak dijadikan pilihan investasi. Capital gainnya cukup tinggi.

Dicontohkannya, pada pembangunan tahap pertama tahun 2013, rumah tipe 36 dilepas dengan harga Rp 250-an juta. Sekarang di pasar sekunder tipe.rumah itu harganya telah mencapai Rp 500-an juta.

Perumahan lain yang juga laku keras karena menjual fasilitas transportasi stasiun commuter line adalah Permata Residence di kawasan Cilebut, Kabupaten Bogor, yang dekat dengan Stasiun Cilebut.

Perumahan yang berdiri di atas lahan 15 ha ini telah memasuki pembangunan tahap II yang meliputi Tipe 31/72 dibandrol Rp 408-an juta dengan KPR dan Rp 404-an juta tunai. Lalu Tipe 39/72 Dibandrol Rp 439-an juta dengan KPR dan Rp 435-an juta dengan tubai; dan Tipe 39/72 dibandrol Rp 483-an juta dengan KPR dan Rp 478-an juta jika tunai.

Tipe lain yang dipasarkan Permata Bogor adalah tipe besar ukuran 47/91 Rp 555-an juta dengan KPR dan tunai Rp 550-an juta; Tipe 45/112 Rp 677-an juta (KPR) dan tunai 670-an juta; Tipe 63/112 Rp790-an juta (KPR) dan tunai Rp 782-an juta; Tipe 103/67,5 Rp 1,320-an miliar (KPR) dan tunai Rp 1,307-an miliar, dan Tipe 117/90 Rp 1,629-an miliar (KPR) dan Rp 1,613-an miliar tunai.

Permata Bogor Residence juga mengunggulkan fasilitas di dalam lokasi berupa taman bermain, kolam renang, dan keamanan 24 jam.

Dari total luas lahan 15 ha perumahan yang mulai dikembangkan 2015 ini telah terbangun 80 persen. Kelak jika sudah selesai seluruhnya akan terbangun sekitar 700-an unit rumah berbagai tipe. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Soal Video Mesum Mirip Marion Jola, Ini Komentar Maia Estianty

Rabu, 17 Januari 2018 11:44 WIB

Maia Estianty mengaku sudah mengetahui isu video mesum mirip kontestan Indonesian Idol bernama Marion Jola


Ronaldinho Ingin Akhiri Karier dengan Tur Keliling Dunia

Rabu, 17 Januari 2018 11:43 WIB

Ronaldo salah satu ikon sepakbola dunia


Kebijakannya Dikritik DPRD, Sandiaga Pilih Dengarkan Saran Menteri Rini

Rabu, 17 Januari 2018 11:42 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyebut bahwa pagar itu dicabut karena terlihat tidak bagus.


Nekat Jambret di Tempat Umum, Pria Ini Diamankan Polisi

Rabu, 17 Januari 2018 11:41 WIB

Polisi sigap mendengar teriakan dua siswa yang akan dijambret.


Sandiaga Ngaku Bakal Tunaikan Semua Kontrak Politiknya

Rabu, 17 Januari 2018 11:32 WIB

Keberadaan becak adalah kontrak politik gubernur sebelumnya.


Pelaku Pelecehan Seksual di Depok Mengaku Stres

Rabu, 17 Januari 2018 11:25 WIB

Amanda mengaku trauma untuk keluar rumah.


Selama Dini Hari Tadi, 19 Kali Guguran Warnai Gunung Sinabung

Rabu, 17 Januari 2018 11:25 WIB

Sementara itu, aktifitas kegempaan juga masih terus berlangsung. Tercatat gempa terjadi sebanyak 37 kali sepanjang subuh.


Tiga Hari Hilang, Saat Ditemukan Purnawiraman TNI Ini Luka di Kepala

Rabu, 17 Januari 2018 11:20 WIB

Ia ditemukan Polisi di kawasan Jalur Bus TransJakarta di Tanjung Priok.


Soal Perceraiannya, Ahok Hingga Kini Belum Dapat Panggilan dari PN Jakut

Rabu, 17 Januari 2018 11:11 WIB

Josefina tetap menunggu surat pemanggilan tersebut. Bahkan hal ini sudah dilaporkan ke kliennya pada Jumat (12/1) lalu.


Kaesang Pangarep Buktikan Kakaknya Mirip Personel Meteor Garden

Rabu, 17 Januari 2018 11:10 WIB

Kaesang Pangarep posting foto Gibran Rakabuming Raka yang buat warganet ngakak.


Anggaran FORMI Surabaya 2018 Capai Rp1,1 Miliar

Rabu, 17 Januari 2018 11:08 WIB

Anggaran FORMI yang dianggarkan dari APBD Kota Surabaya untuk kegiatan selama 2018 mencapai Rp1,1 miliar.


Dominasi Laga, Persija Justru Terima Kekecewaan dari Tim Malaysia

Rabu, 17 Januari 2018 11:04 WIB

Gol ke gawang Persija justru dicetak oleh sang mantan


Yeay... Bulan April, Bus Wisata akan Hadir di Kota Banjarbaru

Rabu, 17 Januari 2018 11:02 WIB

Peluncuran dua unit bus wisata itu direncanakan bertepatan peringatan hari jadi Kota Banjarbaru tanggal 20 April 2018.


PKB: Reshuffle Kabinet untuk Memperkuat Konsolidasi Jelang Pilpres 2019

Rabu, 17 Januari 2018 10:59 WIB

Menurutnya, tahun ini Jokowi mau tidak mau harus mencari dukungan politik terlebih dengan adanya sistem presidential threshold.