Pentingnya Asuransi Jiwa Bagi Coach Indra Sjafri

akurat logo
Prabawati Sriningrum
Selasa, 09 Januari 2018 14:35 WIB
Share
 
Pentingnya Asuransi Jiwa Bagi Coach Indra Sjafri
Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri hadir pada diskusi Mengejar Pentas Dunia di Jakarta, Rabu (18/10). Dalam diskusi ini, para pelatih banyak menekankan pada pembinaan bibit muda Indonesia. Menurut mereka, pembinaan yang baik itu harus ada sebuah kompetisi untuk menilainya. AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Ingin selalu merasa terlindungi, nampaknya memang menjadi sifat naluriah dari makhluk hidup. Terlebih setiap individu manusia pasti menginginkan adanya perlindungan bagi dirinya hingga penghujung usia.

Hal itu kerap dilakukan guna mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan, maka seseroang diyakini harus memiliki produk asuransi guna memproteksi dirinya dari kondisi bahaya.

Pentingnya memiliki asuransi juga disadari oleh salah satu pelatih sepakbola nasional Indra Sjafri yang juga mengakui, memiliki sejumlah produk asuransi untuk menunjang keberlangsungan hidupnya. Diantaranya asuransi jiwa dan kesehatan.

"10 tahun terakhir saya punya tidak hanya jiwa tapi kesehatan, pelajar, investasi saya ikut. Mungkin tidak hanya AIA ada yang lain juga," ujar Indra dalam acara AIA Championship di Hotel Atlet Century Park Jakarta, Selasa (9/1).

Menurut Indra, sebagai seorang pelatih yang juga mengawali karir sebagai pemain sepakbola sangat membutuhkan perlindungan terhadap kesehatan maupun jiwa. Apalagi karakteristik atlet yang sangat rentan menderita cedera akibat kecelakaan di lapangan hijau.

"Seperti saya pernah ada sakit di kaki, karena saya kan enggak orang kaya. Kalau orang kaya bisa pakai duit atau orang kantoran kan bisa dari kantor cc klaim," kata mantan pelatih tim nasional U-19 Indonesia ini.

Sementara itu, lanjut dia, dengan adanya asuransi pembayarannya juga akan terasa lebih hemat. Disamping mampu memberikan sedikit ketenangan bagi para penggunanya termasuk para penggunanya.

"Saya pribadi waktu jadi pegawai kan dulu kantor yang bayar. Sekarang saya kan punya kantor, tapi saya enggak pernah memanfaatkan itu lebih bagus kantor untuk orang lain," pungkasnya.

Sekadar informasi, berdasarkan hasil survei AIA Healthly Living Index 2016 hanya sekitar 63% masyarakat Indonesia yang rutin melakukan olahraga. Sedangkan, rata-rata di Asia Pasifik mencapai 71%.

Dalam survei yang sama disebutkan pula 47% masyarakat Indonesia mengalami pre-obesitas atau obesitas. Selain itu, 78% masyarakat menyatakan kondisi kesehatannya sebaik lima tahun lalu.[]


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Jasa Marga Sediakan Program Magang Bersertifikat Bagi Semua Mahasiswanya

Senin, 21 Mei 2018 18:24 WIB

Jasa Marga sebagai bagian dari FHCI, turut menyukseskan salah satu program unggulan FHCI yakni Program Magang Mahasiswa Bersertifikat.


Habiburokhman Beretorika Soal 20 Tahun Reformasi, Malah Dibully

Senin, 21 Mei 2018 18:20 WIB

Cuitan Habiburokhman bukannya diapresiasi followersnya, sebagian besar malah mencelanya.


Jimly Asshiddiqie: Indonesia Sudah 20 Tahun, Malaysia Baru Rasakan Reformasi Sekarang

Senin, 21 Mei 2018 18:13 WIB

Apa yang terjadi 20 tahun di Indonesia, hari ini terjadi di negara tentangga Malaysia yang saat ini gencar mendorong reformasi



Diduga Cemarkan Nama Baiknya, Paslon Josua Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 21 Mei 2018 18:10 WIB

Melaporkan kasus ini bukan karena dendam, ini adik-adik saya. Hanya dia sudah menuding saya yang tidak-tidak, tuk pembuktiannya dengan Hukum


Mau Umrah, Wartawan Tanyakan Rencana Ketemu Rizieq, Begini Jawaban Sandiaga

Senin, 21 Mei 2018 18:02 WIB

"Umrah itu ibadah. Tapi saya ingin gunakan kesempatan umrah dengan istri."


Masih Ragu Memberi Daging pada si Kecil?

Senin, 21 Mei 2018 17:54 WIB

Ingat, daging lebih hebat ketimbang sayur dan buah loh!


Deretan Artis Muda Inspiratif yang Berhasil Raih Gelar Master

Senin, 21 Mei 2018 17:51 WIB

Tak hanya sampai pada jenjang sarjana, beberapa artis berikut ini bahkan telah berhasil meraih gelar master.


Kelanjutan Holding BUMN Migas, PGN dan Pertagas Integrasikan Bisnis

Senin, 21 Mei 2018 17:51 WIB

Pertamina dan PGN tengah melakukan finalisasi mekanisme integrasi yang paling baik bagi kedua perusahaan.


Politikus PSI Mempetisi Kabareskrim: Jangan Penjarakan Raja Juli Antoni

Senin, 21 Mei 2018 17:50 WIB

Tokoh politik muda Raja Juli Antoni terancam dipenjara.


Dijadikan Tersangka Dugaan Korupsi, Kadis PU Papua Siap Diproses Hukum

Senin, 21 Mei 2018 17:45 WIB

Kadis PU Provinsi Papua, Djuli Mambaya, jadi tersangka korupsi pembangunan Terminal Nabire tahun 2016 yang merugikan negara sebesar Rp 1,7 M


Menteri LHK dan KPK Bahas Konflik Lahan di Trenggalek dan Teluk Jambe

Senin, 21 Mei 2018 17:38 WIB

Sengekta tanah ini memang belakangan sempat mencuat hingga ke depan istana



DPR Minta Pemerintah Transparan Terkait Impor Beras

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Bam Soesatyo sayangkan perbedaan data ketersediaan pangan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan


Lulus dari Indonesian Idol, Bianca Jodie dan Marion Jola Kompak Tolak Tawaran Main Film

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Keduanya kompak ingin fokus berkarier di dunia musik.