Perubahan Cuaca Pengaruhi Produksi dan Distribusi Pangan

akurat logo
Rizal Mahmuddhin
Minggu, 07 Januari 2018 08:52 WIB
Share
 
Perubahan Cuaca Pengaruhi Produksi dan Distribusi Pangan
Pedagang menunjukkan beras di salah satu agen beras di Pasar Baru, Bekasi, Jumat (22/12). Menurut pedagang, harga beras saat ini cenderung naik yang berada pada angka Rp12.800. Dia juga tidak bisa meragukan stok beras akan bertahan hingga awal tahun depan atau tidak. Walau Kementan menyatakan bahwa stok beras aman hingga akhir tahun.. AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Pemerintah perlu lebih menyoroti dampak dari musim hujan yang saat ini sedang melanda berbagai wilayah Nusantara kepada produksi sektor pangan di Tanah Air.

Anggota Komisi IV DPR Andi Akmal Pasluddin dalam rilis, diterima Sabtu (6/1), di Jakarta, mengemukakan bahwa dirinya meyakini pemerintah saat ini sudah menyadari bahwa musim hujan yang sangat intens akan menimbulkan dampak serius sekaligus mempengaruhi kondisi baik produksi, distribusi, maupun tata niaga pangan.

"Perhatikan secara serius pada perubahan cuaca dan mulai intensifnya turun hujan yang berakibat langsung pada produksi dan distribusi pangan," ucapnya.

Ia mengingatkan bahwa beberapa fenomena seperti angin puting beliung di berbagai wilayah serta tanda-tanda bencana seperti longsor saat menghadapi pergantian musim kemarau menuju musim hujan mulai tampak di beberapa titik di Indonesia.

Menurut dia, pada produksi pangan seperti beras sangat dipengaruhi kondisi musim hujan yang memberikan dampak pada kualitas gabah yang rendah karena kandungan air yang tinggi, hingga pada kegagalan panen akibat hama penyakit yang semakin pesat pertumbuhannya.

Andi memaparkan, kandungan air pada gabah dapat diatasi dengan teknologi pasca panen, namun gagal panen dapat menimbulkan rentetan masalah dimulai dari manajemen stock hingga tata niaga yang berujung pada keresahan masyarakat baik petani sebagai produsen maupun masyarakat umum sebagai konsumen.

Sejumlah pemda seperti Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta telah mengimbau para petani memilih benih padi dengan varietas yang tepat untuk meminimalkan potensi gagal panen menghadapi puncak musim hujan.

"Agar memilih benih padi yang lebih tahan terhadap genangan air untuk mendukung produksi padi," kata Kepala Dinas Pertanian (Distan) DIY Sasongko di Yogyakarta, Rabu (20/12).

Menurut dia, pada dasarnya tanaman padi merupakan jenis tanaman yang tahan terhadap air. Namun, ada benih dengan varietas tertentu yang memiliki daya tahan lebih besar terhadap air.

Sementara ada pula lahan di sejumlah daerah yang diwartakan mengalami panen, seperti 500 hektare lahan perkebunan jagung yang sudah siap panen milik masyarakat Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, gagal panen karena rusak dihantam banjir.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Cut Syazalisma kepada wartawan di Tapaktuan, Jumat (15/12) menyatakan, pihaknya baru mendata seluas 500 hektare lahan jagung di Desa Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah.

Bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Trumon Raya beberapa waktu lalu tidak hanya merendam ratusan rumah penduduk tapi juga melumpuhkan perekonomian masyarakat yang mayoritasnya bekerja sebagai petani.[]


Editor. Juaz

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Mangkir dari Panggilan Polisi, Sandiaga Klaim Pihaknya Kooperatif Hukum

Rabu, 17 Januari 2018 11:58 WIB

Sandiaga menjelaskan bahwa segala urusan yang menyangkut dirinya dengan hukum akan diproses oleh Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


Valentino Rossi dan Barcelona Bersaing Raih Gelar Comeback Terbaik 2017

Rabu, 17 Januari 2018 11:52 WIB

Rossi juga bersaing dengan olahragawan top dunia lainnya


4 Pasang Kontestan Pilkada Kota Bogor Lolos Uji Kesehatan

Rabu, 17 Januari 2018 11:45 WIB

Semua para calon dinyatakan mampu secara jasmani dan rohani serta bebas dari penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.



Soal Video Mesum Mirip Marion Jola, Ini Komentar Maia Estianty

Rabu, 17 Januari 2018 11:44 WIB

Maia Estianty mengaku sudah mengetahui isu video mesum mirip kontestan Indonesian Idol bernama Marion Jola


Ronaldinho Ingin Akhiri Karier dengan Tur Keliling Dunia

Rabu, 17 Januari 2018 11:43 WIB

Ronaldo salah satu ikon sepakbola dunia


Kebijakannya Dikritik DPRD, Sandiaga Pilih Dengarkan Saran Menteri Rini

Rabu, 17 Januari 2018 11:42 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyebut bahwa pagar itu dicabut karena terlihat tidak bagus.


Nekat Jambret di Tempat Umum, Pria Ini Diamankan Polisi

Rabu, 17 Januari 2018 11:41 WIB

Polisi sigap mendengar teriakan dua siswa yang akan dijambret.


Sandiaga Ngaku Bakal Tunaikan Semua Kontrak Politiknya

Rabu, 17 Januari 2018 11:32 WIB

Keberadaan becak adalah kontrak politik gubernur sebelumnya.


Pelaku Pelecehan Seksual di Depok Mengaku Stres

Rabu, 17 Januari 2018 11:25 WIB

Amanda mengaku trauma untuk keluar rumah.


Selama Dini Hari Tadi, 19 Kali Guguran Warnai Gunung Sinabung

Rabu, 17 Januari 2018 11:25 WIB

Sementara itu, aktifitas kegempaan juga masih terus berlangsung. Tercatat gempa terjadi sebanyak 37 kali sepanjang subuh.


Tiga Hari Hilang, Saat Ditemukan Purnawiraman TNI Ini Luka di Kepala

Rabu, 17 Januari 2018 11:20 WIB

Ia ditemukan Polisi di kawasan Jalur Bus TransJakarta di Tanjung Priok.


Soal Perceraiannya, Ahok Hingga Kini Belum Dapat Panggilan dari PN Jakut

Rabu, 17 Januari 2018 11:11 WIB

Josefina tetap menunggu surat pemanggilan tersebut. Bahkan hal ini sudah dilaporkan ke kliennya pada Jumat (12/1) lalu.


Kaesang Pangarep Buktikan Kakaknya Mirip Personel Meteor Garden

Rabu, 17 Januari 2018 11:10 WIB

Kaesang Pangarep posting foto Gibran Rakabuming Raka yang buat warganet ngakak.


Anggaran FORMI Surabaya 2018 Capai Rp1,1 Miliar

Rabu, 17 Januari 2018 11:08 WIB

Anggaran FORMI yang dianggarkan dari APBD Kota Surabaya untuk kegiatan selama 2018 mencapai Rp1,1 miliar.