Lelang Dini 2018 Kementerian PUPR Lebih Rendah, Ini Alasannya

akurat logo
Rizal Mahmuddhin
Kamis, 04 Januari 2018 18:04 WIB
Share
 
Lelang Dini 2018 Kementerian PUPR Lebih Rendah, Ini Alasannya
Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Syarif Burhanuddin, meninggalkan ruangan setelah memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media, di gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (4/1).. AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, pada awal tahun 2018 telah melakukan belanja sebesar Rp 13,82 triliun.

Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin menyebutkan, salah satu rincian belanja pihaknya tersebut terdiri dari 2.266 paket yang telah dilelang sejak Oktober 2017 lalu, atau sekitar 34% dari target 6.554 paket terkontrak pada Januari 2018.

"Belanja Rp13,82 triliun itu masing-masing terdiri dari 1.014 paket senilai Rp 3,56 triliun dari Ditjen Sumber Daya Alam, 934 paket senilai Rp 9,04 triliun dari Ditjen Bina Marga, 279 paket senilai Rp 1,14 triliun dari Ditjen Cipta Karya, dan 9 paket senilai Rp 26 miliar dari Ditjen Penyediaan Perumahan," ujarnya di gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (4/1).

Dikatakannya, dibanding tahun lalu, progres lelang dini tahun 2018 boleh dikata lebih rendah dari tahun sebelumnya, di mana pada lelang dini 2017 nilainya sebesar Rp 6,4 triliun.

Hal ini lantaran terdapat perubahan tata kelola pengadaan barang dan jasa di Kementerian PUPR, yakni, perubahan kelembagaan Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan perubahan mekanisme usulan penetapan Pokja ULP.

Ia menjelaskan, mengenai kelembagaan unit layanan pengadaan, sesuai dengan Kepmen 1011 Tahun 2017, salah satu poinnya, dibandingkan dengan Kepmen 602 Tahun 2016, yaitu Kepala ULP dapat membentuk tim peneliti untuk membantu mengawasi seluruh tahapan proses pemilihan/seleksi di ULP dan melaporkan apabila ada penyimpangan dana atau indikasi penyimpangan kepada Kepala ULP.

Selain itu, perubahan penting terjadi dalam hal mekanisme usulan penetapan Pokja ULP. Usulan anggota Pokja tidak lagi datang dari satker-satker pemilik proyek, tetapi disampaikan oleh Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR. Mekanisme ini berarti memperkuat independensi ULP di Kementerian PUPR dalam menyelenggarakan pengadaan barang atau jasa.

"Tentunya, dengan perubahan ini, proses pengadaan barang dan jasa di Kementerian PUPR jadi lebih berkualitas untuk mendukung percepatan pembangunan Infrastruktur," tukasnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Beda Penilaian Pengamat tentang Perry Warjiyo Calon Gubernur BI

Minggu, 25 Februari 2018 08:25 WIB

Duh... ini mau dikocok kemana posisi Bank Sentral...


Jokowi Ingatkan Rakyat Tidak Retak Karena Pilkada

Minggu, 25 Februari 2018 08:02 WIB

"Silakan dipilih pemimpin-pemimpin yang paling baik. Berbeda pilihan boleh-boleh saja, silakan. Tetapi setelah itu, marilah kita rukun,"


Juara di Dubai, Svitolina Samai Henin dan Williams

Minggu, 25 Februari 2018 08:00 WIB

Elina Svitolina mengalahkan Daria Kasatkina dalam laga dua set dengan skor 6-4 dan 6-0.


Petugas Medis Meninggal Saat Menolong Korban Gas Beracun

Minggu, 25 Februari 2018 07:47 WIB

BK kapal MV Sumiei sudah memperingatkan agar para pekerja tidak melakukan pembongkaran sebelum 3 jam karena dari kapal tercium bau amumisi


Maret 2018 Pemkot Tomohon Realisasikan Transaksi Nontunai ASN

Minggu, 25 Februari 2018 07:30 WIB

Pemberlakuan kebijakan transaksi nontunai berdasar pada surat edaran Mendagri Nomor 910/1867/SJ tentang Implementasi Transaksi Nontunai


Nilai Ahok Bakal Ikut Pilpres, Alumni 212: Jadi Gubernur Saja Meresahkan

Minggu, 25 Februari 2018 07:30 WIB

Al-Khathath mengatakan sekira 5.000 orang bakal kawal sidang PK Ahok di PN Jakarta Utara.


Dipolisikan, Anies: Ketika Berjuang Tegakkan Keadilan Tentu Akan Banyak Masalah

Minggu, 25 Februari 2018 07:00 WIB

Hadapi itu dan tunjukkan kepada semua bahwa kebijakan yang dilakukan untuk menghadirkan keadilan.


Spaletti: Tensi Pertandingan Memengaruhi Pemain Saya

Minggu, 25 Februari 2018 06:53 WIB

"Sudah jelas sejak kick-off, kami kehilangan tempo permainan," kata Luciano Spaletti.


Inflasi Kota Palu 2017 Rangking Kedua Nasional

Minggu, 25 Februari 2018 06:45 WIB

Inflasi bulan Desember tahun 2017 telah menempatkan Kota Palu pada posisi kedua di wilayah Sulawesi, Maluku Papua (Sulamampua) dan Nasional


Besok, 5.000 Orang Kawal Sidang PK Ahok

Minggu, 25 Februari 2018 06:30 WIB

Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Al-Khathath mengatakan sekira 5.000 orang bakal kawal sidang PK Ahok.


BI Ramal Inflasi Februari Akan Sentuh 0,19 Persen Karena Harga Pangan

Minggu, 25 Februari 2018 06:05 WIB

Salah satu sumber tekanan inflasi nasional, kata Agus, berasal dari kelompok harga barang pangan bergejolak di Jawa dan Sumatera.


Ancam Korban Pakai Golok, 2 Pelajar Rampas Motor di Karawang

Minggu, 25 Februari 2018 05:59 WIB

Dua remaja yang masih kelas 3 SMA di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor.


Bamsoet: Peran Orang Tua Tanamkan Nilai Moral Anak

Minggu, 25 Februari 2018 05:30 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan pentingnya peran orang tua menanamkan nilai-nilai moral kepada anak untuk meraih keberhasilan.


Untuk Asian Games, Milla Butuh Pemain Senior yang Memimpin

Minggu, 25 Februari 2018 05:25 WIB

"Pendekatan pemain senior dengan pemain muda pasti berbeda dengan para pelatih," kata Luis Milla.


Suarez, Messi, dan Coutinho Menggelar "Persembahan" untuk Camp Nou

Minggu, 25 Februari 2018 05:08 WIB

Kemenangan ini mengokohkan Barcelona di puncak klasemen sementara La Liga Spanyol dengan 65 angka.