Pemerintah Pusat dan Daerah Harus Bersinergi Hadapi Tantangan Ekonomi Global

akurat logo
Denny Iswanto
Kamis, 14 September 2017 17:17 WIB
Share
 
Pemerintah Pusat dan Daerah Harus Bersinergi Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) saat memeberikan keterangan pers kepada para awak media pasca membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 bertajuk "Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Negara untuk Indonesia Sejahtera" di gedung Dhanapala Kemenkeu Jakarta, Kamis (14/9).. Foto: AKURAT.CO/Denny Iswanto.

AKURAT.CO, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajak seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dan melaksanakan anggaran daerah secara tepat dan benar untuk pengembangan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

"Kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian dan mampu mempengaruhi ekonomi nasional. Termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dan APBD. Saya ingin memberikan background perkembangan ekonomi ini ke semua daerah," kata Sri Mulyani di acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2017 di Gedung Dhanapala Kemenkeu Jakarta, Kamis (14/9).

Sri Mulyani menuturkan, ekonomi Indonesia hingga saat ini masih dipengaruhi perkembangan ekonomi dunia sehingga banyak risiko-risiko yang harus diwaspadai bersama. Ada tiga risiko utama yang dijelaskan olehnya agar pemerintah pusat dan daerah bisa terus bersinergi.

Pertama Sri Mulyani mengatakan bahwa perlu mewaspadai perubahan kebijakan negara-negara maju akan berdampak ke emerging market termasuk Indonesia, seperti kebijakan suku bunga The Fed di Amerika.

Risiko selanjutnya yang perlu diwaspadai secara bersama adalah terkait dengan ketegangan regional, mulai dari laut China Selatan, ketegangan Korea Utara, hingga geopolitik. 

Selanjutnya, yang memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia juga terkait dengan perkembangan politik di belahan dunia lain, seperti adanya pemilihan umum (pemilu) di Amerika Serikat yang telah memilih Donald Trump sebagai Presiden apalagi pada negara-negara di Eropa. Pengaruh terjadi mengenai arah kebijakan pimpinan yang baru.

"Dengan demikian, saya meminta kepada pemerintah daerah dan pusat agar tetap bersinergi yakni dengan harmonisasinya kebijakan agar ekonomi tingkat nasional itu punya daya tahan tinggi. Makanya perlu meningkatkan laporan dan perencanaan, pelaksanaan penggunaan anggaran, itupun kita harus fokus tidak membebani proses dengan berbagai macam ketentuan dari birokrasi yang malah nambah beban birokrasi," harapnya.

Namun Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan bahwa pengelolaan anggaran harus benar-benar memberikan hasil nyata bagi masyarakat. Karena APBN ataupun APBD merupakan instrumen fiskal yang sangat penting untuk menjaga perekonomian daerah.

"Kita semua tahu seluruh laporan keuangan pemerintah telah mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tapi masyarakat juga ingin melihat anggaran atau keuangan ini memiliki arti bahwa kesejahteraan dan keadilan semakin terlihat di kehidupan sehari-hari," pungkasnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

MU Selidiki Dugaan Yel-Yel Rasisme Terhadap Lukaku

Selasa, 19 September 2017 22:05 WIB

"Lirik yang dinyanyikan dalam yel-yel tersebut menyerang dan diskriminatif," kata juru bicara Kick It Out.


Satlantas Polres Merauke Bagikan Stiker kepada Pengendara Motor

Selasa, 19 September 2017 22:03 WIB

Stiker yang bertuliskan 'Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan' itu dibagikan di tiga titik


Pembongkaran Kawasan Puncak Ditunda, ini Alasannya

Selasa, 19 September 2017 21:29 WIB

Salah satu alasan belum dilakukannya pembongkaran karena belum dilayangkan surat penyegelan


Ketua Forikan Kota Bogor Terima Bantuan CSR

Selasa, 19 September 2017 21:24 WIB

Bantuan yang diterima sebagian akan digunakan untuk acara Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan


Gandeng Singapura, Mahasiswa UMM Sempurnakan Alat Produksi Peningkatan UMKM

Selasa, 19 September 2017 21:13 WIB

Alat yang diciptakan sesuai jenis usaha UMKM itu akan disempurnakan di Singapura dan diproduksi sesuai kebutuhan.


Buktikan Tulisan di Label, Wanita Ini Gunakan Cat Poster Sebagai Masker

Selasa, 19 September 2017 20:52 WIB

Dalam label cat poster tersebut bertuliskan "mudah dibersihkan dari kulit dan beberapa kain" namun ini hasilnya.


Ilmuwan Rusia Uji Bahan Baru untuk Neurokomputer

Selasa, 19 September 2017 20:41 WIB

Bahan ini bisa menjadi dasar pengembangan komputer berdasarkan memristor yang dapat menyimpan dan mengolah data dengan cara yang mirip otak.


Pemprov Perlu Bentuk Tim Monitoring Pantau Penyaluran KUR

Selasa, 19 September 2017 20:40 WIB

Pemerintah pusat melalui APBN pada 2017 mengucurkan dana kredit usaha rakyat Rp9 triliun


Suzuki, Aprilia, dan Ducati Bersiap untuk Tikungan Sirkuit Aragon

Selasa, 19 September 2017 20:33 WIB

"Ada banyak belokan juga di mana belokan dibuat saat pebalap berada di throttle (area udara tambahan), "lkata Manuel Cazeaux.


Ini Penyebab Banyaknya Kepala Daerah Ditangkap KPK Menurut PAN

Selasa, 19 September 2017 20:28 WIB

Salah satu penyebab maraknya penangkapan kepala daerah karena mahalnya biaya politik


Soroti Masalah Obat-obatan, Seniman Ben Kurstin Kumpulkan 8.000 Kantong Obat

Selasa, 19 September 2017 20:27 WIB

Ben Kurstin kumpulkan 8.816 kantong obat di apartemennya, tapi dia bukan pengedar narkoba.


Mau Berwisata Ala Kampung Indian? Ke sini Aja!

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

Sedang berjalan-jalan ke Kediri? Jangan lewatkan untuk mampir ke Kampung Indian.


Teco: Fitra Ridwan Bagus dalam Menyerang

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

"Fitra sudah bekerja keras dalam latihan."


Sumbar Siapkan Linggai Jadi Wisata Halal

Selasa, 19 September 2017 20:19 WIB

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyiapkan objek wisata Linggai yang berada di Kecamatan Tanjung Raya.


Semangat David Maulana Membelah Ancaman Pelatih Thailand

Selasa, 19 September 2017 20:13 WIB

Besok, Indonesia akan menghadapi Thailand