KKP-BUMN Sepakati Kerjasama Budi Daya Perikanan Tangkap Berbasis Budidaya

akurat logo
Aji Nurmansyah
Kamis, 14 September 2017 16:49 WIB
Share
 
KKP-BUMN Sepakati Kerjasama Budi Daya Perikanan Tangkap Berbasis Budidaya
Ilustrasi budidaya perikanan. Foto: Humas BPPP Tegal

AKURAT.CO, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diwakili oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri BUMN Rini Sumarno menyaksikan langsung nota kesepahaman antara Perum Jasa Tirta II Jatiluhur dengan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Kerja sama ini sebetulnya sudah dimulai lama dengan perusahaan di bawah menteri BUMN, tempo hari sudah dengan PLN, BRI, BMI, ini  untuk mempercepat akselarsi rencana program pembangunan yang sudah dicanangkan dalam pemerintahan kita. Disisi lain kita melihat tanpa kerja sama kita tidak mungkin memperbesar skup yang sudah kita programkan dengan sinergi ini persoalan-persoalan itu tidak ada lagi," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat ditemui

Kerja sama kedua badan di bawah kedua kementerian berbeda tersebut dilakukan untuk mengembangkan riset perikanan tangkap berbasis budi daya. Di perairan waduk Ir. H‎ Juanda di Kabupaten Purwakarta. Kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh kepala BRSDM Zulficar Mochtar dan Direktur Utama PT Jasa Tirta II Djoko Saputro.

Nantinya kerja sama ini akan meliputi pelaksanaan riset dan pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan waduk sebagai sumber penghasilan dari usaha perikanan. Selain itu diharapkan kualitas produksi perikanan bisa terus meningkat meski tidak menjadikan keramba sebagai fasilitas utama.

Waduk tersebut rencananya akan digunakan untuk perikanan tangkap dan budi daya ikan non keramba. Pola penangkapan ikan di waduk Jatiluhur tersebut dengan menggunakan jaring insang, jala dan pancing diharapkan rata-raata hasil tangkapan mencapai 118.875 kilogram pertahunnya. Atau budidaya sebesar 1.359.439 ton per tahun.

"Tadi dikatakan bagaimana melakukan research menjaga lingkungan dari waduk itu. Karena waduk itu memberikan air bersih terutama untuk Jakarta masyarakat itu tidak perlu bikin keramba mereka bisa langsung menangkap. Jadi kotoran yang disebabkan pakan ikan dan lain-lain di keramba tidak merusak lingkungan,"kata menteri BUMN Rini Sumarno saat ditemui di Jakarta, Kamis (14/9). 

Ke depan kerja sama kedua Kementerian akan terus ditingkatkan sehingga program-program strategis dari kedua kementerian tersebut bisa lebih cepat di selesaikan. Selain itu diharapkan bisa membantu masyarakat sekitar.[]


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Status Gunung Agung Siaga, Gubernur Bali Bentuk Tim Tanggap Darurat

Selasa, 19 September 2017 22:20 WIB

Pastika meminta kepada masyarakat untuk mendengarkan dan mematuhi informasi resmi yang disampaikan oleh pemerintah


MU Selidiki Dugaan Yel-Yel Rasisme Terhadap Lukaku

Selasa, 19 September 2017 22:05 WIB

"Lirik yang dinyanyikan dalam yel-yel tersebut menyerang dan diskriminatif," kata juru bicara Kick It Out.


Satlantas Polres Merauke Bagikan Stiker kepada Pengendara Motor

Selasa, 19 September 2017 22:03 WIB

Stiker yang bertuliskan 'Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan' itu dibagikan di tiga titik


Pembongkaran Kawasan Puncak Ditunda, ini Alasannya

Selasa, 19 September 2017 21:29 WIB

Salah satu alasan belum dilakukannya pembongkaran karena belum dilayangkan surat penyegelan


Ketua Forikan Kota Bogor Terima Bantuan CSR

Selasa, 19 September 2017 21:24 WIB

Bantuan yang diterima sebagian akan digunakan untuk acara Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan


Gandeng Singapura, Mahasiswa UMM Sempurnakan Alat Produksi Peningkatan UMKM

Selasa, 19 September 2017 21:13 WIB

Alat yang diciptakan sesuai jenis usaha UMKM itu akan disempurnakan di Singapura dan diproduksi sesuai kebutuhan.


Buktikan Tulisan di Label, Wanita Ini Gunakan Cat Poster Sebagai Masker

Selasa, 19 September 2017 20:52 WIB

Dalam label cat poster tersebut bertuliskan "mudah dibersihkan dari kulit dan beberapa kain" namun ini hasilnya.


Ilmuwan Rusia Uji Bahan Baru untuk Neurokomputer

Selasa, 19 September 2017 20:41 WIB

Bahan ini bisa menjadi dasar pengembangan komputer berdasarkan memristor yang dapat menyimpan dan mengolah data dengan cara yang mirip otak.


Pemprov Perlu Bentuk Tim Monitoring Pantau Penyaluran KUR

Selasa, 19 September 2017 20:40 WIB

Pemerintah pusat melalui APBN pada 2017 mengucurkan dana kredit usaha rakyat Rp9 triliun


Suzuki, Aprilia, dan Ducati Bersiap untuk Tikungan Sirkuit Aragon

Selasa, 19 September 2017 20:33 WIB

"Ada banyak belokan juga di mana belokan dibuat saat pebalap berada di throttle (area udara tambahan), "lkata Manuel Cazeaux.


Ini Penyebab Banyaknya Kepala Daerah Ditangkap KPK Menurut PAN

Selasa, 19 September 2017 20:28 WIB

Salah satu penyebab maraknya penangkapan kepala daerah karena mahalnya biaya politik


Soroti Masalah Obat-obatan, Seniman Ben Kurstin Kumpulkan 8.000 Kantong Obat

Selasa, 19 September 2017 20:27 WIB

Ben Kurstin kumpulkan 8.816 kantong obat di apartemennya, tapi dia bukan pengedar narkoba.


Mau Berwisata Ala Kampung Indian? Ke sini Aja!

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

Sedang berjalan-jalan ke Kediri? Jangan lewatkan untuk mampir ke Kampung Indian.


Teco: Fitra Ridwan Bagus dalam Menyerang

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

"Fitra sudah bekerja keras dalam latihan."


Sumbar Siapkan Linggai Jadi Wisata Halal

Selasa, 19 September 2017 20:19 WIB

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyiapkan objek wisata Linggai yang berada di Kecamatan Tanjung Raya.