Kelangkaan Gas Melon Landa DIY

akurat logo
Ridwan Anshori
Rabu, 13 September 2017 17:39 WIB
Share
 
Kelangkaan Gas Melon Landa DIY
Sejumlah warga menitipkan tabung gas 3 Kg yang kosong di salah satu pangkalan gas di Yogyakarta. Dalam beberapa hari terakhir, gas bersubsidi tersebut langka di pasaran.. Foto: AKURAT.CO/Ridwan Anshori

AKURAT.CO, Warga DIY dalam beberapa hari terkahir mengeluhkan kesulitan mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg). Sejumlah pangkalan dan pengecer mayoritas tidak memiliki stok dan menampangkan tulisan 'Gas Habis' di kiosnya. Kelangkaan terjadi merata di Provinsi DIY.

Sumartini, 55, warga Pandes II, Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul mengaku sudah mencari kios pengecer dan pangkalan membeli gas melon. Namun, tidak ada stok yang tersedia. "Susah banget beli gas 3 kilo. Semua kios tertulis 'Gas Habis'," katanya, Rabu (13/9).

Pengelola pangkalan di bilangan Jalan Imogiri Timur Yogyakarta, Wahyudi, 40, mengungkapkan, sebenarnya di tingkat pangkalan tidak ada masalah. Pasokan dari agen rutin dilakukan. Namun, memang jumlahnya dikurangi.

"Awalnya didrop 100 tabung, kini hanya 90 tabung," ungkapnya.

Menurut dia, begitu mendapat pasokan, dalam sekejap sudah ludes dibeli.
"Informasi dari agen, pasokan ditambah. Tapi memang belum ada penambahan," akunya.

Kepala Dinas Perdagangan Kulonprogo Niken Probolaras mengatakan, kuota gas melon di Kabupaten Kulonprogo pada 2017 ini sebanyak 11.200 tabung per bulan. Dia mengakui, meski pasokannya lumayan banyak, namun banyak pula keluhan masyarakat terjadi kelangkaan.

Dia menegaskan sudah mengomunikasikan dengan Hiswana Migas dan UPP Pertamina di Rewulu Yogyakarta untuk meminta penambahan 10%. Sejak Senin (11/9/2017) informasinya sudah ada penambahan, tapi faktanya warga masih mengeluh sulit mendapatkan gas bersubsidi tersebut.

Sementara itu, melalui siaran pers, Area Manager Comm & Relations PT Pertamina (Persero) Jawa Bagian Tengah (Jateng dan DIY), Andar Titi Lestari membantah terjadi kelangkaan gas melon di pasaran. Bahkan, Pertamina menglaim sudah menambah pasokan di area DIY. "Kami sudah menambah 33.760 tabung di DIY," tegasnya.

Menurut dia, tambahan pasokan 33.760 tabung gas melon tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi DIY. Kabupaten Bantul mendapatkan 4.600 tabung, Gunungkidul 7.040 tabung, Kulonprogo 5.040 tabung, Sleman 9.840 tabung dan Kota Yogyakarta 7.240 tabung. Tambahan pasokan ini untuk mencukupi kebutuhan normal warga DIY yang rata-rata mencapai 1 juta tabung per bulan.

Andar juga menegaskan, proses distribusi ke sejumlah tempat juga sesuai jadwal dan permintaan. Pertamina memastikan tidak ada keterlambatan pengiriman.




Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Status Gunung Agung Siaga, Gubernur Bali Bentuk Tim Tanggap Darurat

Selasa, 19 September 2017 22:20 WIB

Pastika meminta kepada masyarakat untuk mendengarkan dan mematuhi informasi resmi yang disampaikan oleh pemerintah


MU Selidiki Dugaan Yel-Yel Rasisme Terhadap Lukaku

Selasa, 19 September 2017 22:05 WIB

"Lirik yang dinyanyikan dalam yel-yel tersebut menyerang dan diskriminatif," kata juru bicara Kick It Out.


Satlantas Polres Merauke Bagikan Stiker kepada Pengendara Motor

Selasa, 19 September 2017 22:03 WIB

Stiker yang bertuliskan 'Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan' itu dibagikan di tiga titik


Pembongkaran Kawasan Puncak Ditunda, ini Alasannya

Selasa, 19 September 2017 21:29 WIB

Salah satu alasan belum dilakukannya pembongkaran karena belum dilayangkan surat penyegelan


Ketua Forikan Kota Bogor Terima Bantuan CSR

Selasa, 19 September 2017 21:24 WIB

Bantuan yang diterima sebagian akan digunakan untuk acara Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan


Gandeng Singapura, Mahasiswa UMM Sempurnakan Alat Produksi Peningkatan UMKM

Selasa, 19 September 2017 21:13 WIB

Alat yang diciptakan sesuai jenis usaha UMKM itu akan disempurnakan di Singapura dan diproduksi sesuai kebutuhan.


Buktikan Tulisan di Label, Wanita Ini Gunakan Cat Poster Sebagai Masker

Selasa, 19 September 2017 20:52 WIB

Dalam label cat poster tersebut bertuliskan "mudah dibersihkan dari kulit dan beberapa kain" namun ini hasilnya.


Ilmuwan Rusia Uji Bahan Baru untuk Neurokomputer

Selasa, 19 September 2017 20:41 WIB

Bahan ini bisa menjadi dasar pengembangan komputer berdasarkan memristor yang dapat menyimpan dan mengolah data dengan cara yang mirip otak.


Pemprov Perlu Bentuk Tim Monitoring Pantau Penyaluran KUR

Selasa, 19 September 2017 20:40 WIB

Pemerintah pusat melalui APBN pada 2017 mengucurkan dana kredit usaha rakyat Rp9 triliun


Suzuki, Aprilia, dan Ducati Bersiap untuk Tikungan Sirkuit Aragon

Selasa, 19 September 2017 20:33 WIB

"Ada banyak belokan juga di mana belokan dibuat saat pebalap berada di throttle (area udara tambahan), "lkata Manuel Cazeaux.


Ini Penyebab Banyaknya Kepala Daerah Ditangkap KPK Menurut PAN

Selasa, 19 September 2017 20:28 WIB

Salah satu penyebab maraknya penangkapan kepala daerah karena mahalnya biaya politik


Soroti Masalah Obat-obatan, Seniman Ben Kurstin Kumpulkan 8.000 Kantong Obat

Selasa, 19 September 2017 20:27 WIB

Ben Kurstin kumpulkan 8.816 kantong obat di apartemennya, tapi dia bukan pengedar narkoba.


Mau Berwisata Ala Kampung Indian? Ke sini Aja!

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

Sedang berjalan-jalan ke Kediri? Jangan lewatkan untuk mampir ke Kampung Indian.


Teco: Fitra Ridwan Bagus dalam Menyerang

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

"Fitra sudah bekerja keras dalam latihan."


Sumbar Siapkan Linggai Jadi Wisata Halal

Selasa, 19 September 2017 20:19 WIB

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyiapkan objek wisata Linggai yang berada di Kecamatan Tanjung Raya.